Virus corona: Nasib TKI di Inggris saat 'lockdown' - 'Tak bisa kerja, utang untuk makan membengkak'

Reza Gunadha

Senin, 04 Mei 2020 | 13:50 WIB
Virus corona: Nasib TKI di Inggris saat 'lockdown' - 'Tak bisa kerja, utang untuk makan membengkak'
[BBC]

"Masalah makan dan bayar kontrak, untungnya saya punya sedikit simpanan. Kalau tidak bisa bekerja lagi, mungkin satu bulan sudah tidak punya biaya buat makan.

"Soalnya, dulu kerja dan uangnya dikirimkan buat keluarga di Indonesia. Ya mungkin sebulan bisa bertahan, tapi kalau lebih dari sebulan, tidak tahu lagi nanti bagaimana," ungkapnya.

Berbeda dengan Angga, Sri sudah mengantongi izin tinggal di Inggris sehingga lebih leluasa mencari pekerjaan lain seandainya majikan tidak memerlukannya lagi sesudah pandemi berakhir.

KBRI sediakan hotline, pekerja gelap takut lapor

Walaupun Inggris tidak menjadi tujuan pengiriman tenaga kerja Indonesia secara resmi, nyatanya banyak WNI yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga atau di restoran dan toko-toko kecil.

Mereka biasanya masuk ke Inggris dibawa oleh majikan dari negara-negara Timur Tengah dan Asia. Belakangan terdapat sejumlah WNI yang masuk ke negara ini dengan menggunakan visa turis, tetapi bertujuan bekerja.

Data KBRI London menunjukkan jumlah keseluruhan WNI yang terdaftar di Inggris mencapai 9.362 orang.

Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI London, Gulfan Afero, mengatakan dari jumlah itu terdapat sekitar 250 orang yang tercatat bekerja di sektor rumah tangga.

KBRI memperkirakan mereka yang tidak terdaftar berjumlah sekitar 150 orang, meskipun perkiraan-perkiraan lain menempatkan angkanya lebih tinggi.

"Benar, kami telah menerima laporan bahwa beberapa pekerja sektor rumah tangga yang tidak terdaftar telah kehilangan pekerjaan dan kesulitan saat ini.

baca juga

"Namun sementara ini yang berhasil kami data dan mengalami kesulitan berkisar 20-30 orang saja, " kata Gulfan Afero menjawab pertanyaan wartawan BBC News Indonesia, Rohmatin Bonasir.

Ditambahkannya KBRI London telah menurunkan tim untuk memberikan bantuan logistik kepada mereka dan KBRI juga membuka nomor telepon hotline +447881221235 dan +447471495095.

Inggris mulai uji vaksin Covid-19 ke manusia 'Inggris masuki fase berisiko maksimum' Covid-19, kata PM Inggris Boris Johnson Virus corona: Siasat pemerintah Inggris agar warganya berhenti menyentuh wajah sendiri

Nomer tersebut, lanjut Gulfan, dapat dihubungi jika ada WNI yang mengalami kesulitan di Inggris selama pandemi Covid-19.

Akan tetapi beberapa WNI yang bekerja secara ilegal di Inggris mengaku takut meminta bantuan ke KBRI London.

"Saya takut dipaksa pulang ke Indonesia padahal saya ingin cari duit dulu. Jadi sekarang cari pinjaman ke teman-teman untuk makan," ungkap seorang perempuan yang tidak bersedia namanya disebutkan.

Menanggapi kekhawatiran seperti itu, Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI London Gulfan Afero mengatakan prioritas utama di masa pandemi adalah "memberikan bantuan logistik kepada kelompok yang rentan ini."

"Langkah berikutnya, KBRI mengimbau agar mereka segera kembali ke tanah air mengingat keberadaan mereka di UK (United Kingdom) menyalahi ketentuan hukum keimigrasian yang berlaku di UK," tambahnya.

Kendati demikian, menurut Gulfan, KBRI tidak dalam posisi memberitahukan keberadaan WNI yang bekerja secara gelap di Inggris ataupun menyerahkan identitas mereka kepada otoritas setempat.

"Tidak. Kita tidak menyerahkan mereka kepada pihak yang berwenang tetapi adalah kewajiban kita untuk menyatakan kepada mereka bahwa apa yang dilakukan mereka ini tidak benar. Oleh karena itu, mereka harus mematuhi ketentuan hukum yang berlaku di Inggris," tegas Gulfan Afero.

Satu juta pendatang gelap di Inggris

Sejumlah badan amal memperkirakan terdapat sekitar satu juta orang dari berbagai negara yang tinggal di Inggris tanpa dokumen resmi dan berada dalam situasi seperti yang dialami Angga.

Mereka tidak mempunyai akses kesehatan serta akses bantuan pemerintah dan berisiko mengalami kelaparan.

"Konsekuensinya tragis," kata Susan Cueva dari perkumpulan masyarakat Filipina di Inggris, Kanlungan Filipino.

Ditambahkan persoalan yang dihadapi tenaga kerja gelap semakin pelik jika mereka sampai jatuh sakit di masa pandemi.

"Beberapa di antara mereka tidak mau mencari pertolongan walaupun kondisi kesehatannya memburuk," kata Cueva.

Bagi Angga, kekhawatiran akan jatuh sakit ia buang jauh-jauh.

"Kita berdoa agar tidak sampai sakit. Kita harus hati-hati, menjaga kesehatan. Keyakinan harus ada, mentaati rambu-rambu dan berdoa. Saya buang pikiran takut," pungkasnya.

Inggris tercatat sebagai negara Eropa terbesar kedua dari segi jumlah kematian akibat Covid-19, setelah Italia.

Hingga Minggu malam (03/05), 28.446 orang meninggal dunia karena penyakit yang disebabkan oleh virus corona itu, walaupun jumlah yang sebenarnya ditaksir lebih tinggi. Jumlah kasus terkonfirmasi positif virus corona juga terus meningkat, lebih dari 182.000 sejauh ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seperlima Anak-anak di Britania Raya Alami Kelaparan Selama Lockdown Corona

Seperlima Anak-anak di Britania Raya Alami Kelaparan Selama Lockdown Corona

News | Senin, 04 Mei 2020 | 12:10 WIB

Muncul Usulan Liga Inggris 2019/2020 Dilanjutkan di Australia

Muncul Usulan Liga Inggris 2019/2020 Dilanjutkan di Australia

Bola | Senin, 04 Mei 2020 | 10:50 WIB

Bek Liverpool Sebut Lockdown Jadi Medan Pertarungan Mental Pesepakbola

Bek Liverpool Sebut Lockdown Jadi Medan Pertarungan Mental Pesepakbola

Bola | Minggu, 03 Mei 2020 | 22:23 WIB

Inggris Siapkan Skenario Stalin Jika PM Boris Johnson Wafat karena Corona

Inggris Siapkan Skenario Stalin Jika PM Boris Johnson Wafat karena Corona

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 16:41 WIB

Terungkap, Inggris Susun Rencana Darurat Jika PM Johnson Wafat Imbas Corona

Terungkap, Inggris Susun Rencana Darurat Jika PM Johnson Wafat Imbas Corona

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 15:51 WIB

David Beckham Ulang Tahun, Ini Deretan Potret Mudanya yang Tampan Bak Artis

David Beckham Ulang Tahun, Ini Deretan Potret Mudanya yang Tampan Bak Artis

Bola | Minggu, 03 Mei 2020 | 15:00 WIB

Klub-klub Liga Inggris Ingin Selesaikan Musim Ini

Klub-klub Liga Inggris Ingin Selesaikan Musim Ini

Bola | Sabtu, 02 Mei 2020 | 08:43 WIB

Terkini

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

×