Sekolah di Korsel Buka Pekan Depan, Guru dan Murid Wajib Pakai Masker

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Senin, 04 Mei 2020 | 18:27 WIB
Sekolah di Korsel Buka Pekan Depan, Guru dan Murid Wajib Pakai Masker
Ilustrasi sekolah. (Unsplash/Feliphe S)

Suara.com - Pemerintah Korea Selatan akan membuka kembali sekolah mulai 13 Mei. Selama kegiatan belajar mengajar, para guru dan murid diwajibkan memakai masker.

Pembukaan kembali sekolah ini dilakukan setelah melihat angka sebaran kasus Covid-19 di Korsel yang mengalami penurunan bahkan mendekati nol, selama bebrapa hari terakhir.

Melansir dari Channel News Asia, pembukaan kembali sekolah ini akan dilakukan secara bertahap. Pada pekan depan ini, sekolah yang dibuka kembali hanya jenjang sekolah menengah atas (SMA).

Menteri Pendidikan Korsel Yoo Eun-he, dalam jumpa pers mengatakan, para siswa dari jenjang menengah atas yang tengah mempersiapkan diri untuk masuk ke perguruan tinggi, diizinkan menghadiri kelas mulai 13 Mei.

Sementara, untuk jenjang menengah pertama dan sekolah dasar, akan dibuka kembali secara bertahap antara 20 Mei dan 1 Juni.

Para siswa dan guru, sambung Yoo, diwajibkan memakai masker di lingkungan sekolah, kecuali saat makan. Selain itu, siswa juga diharuskan menjaga kebersihan meja dan menerapkan jaga jarak.

Pemerintah juga meminta pihak sekolah untuk secara teratur melakukan desinfeksi. pemeriksaan suhu warga sekolah, dan mengatur tempat duduk dengan pedoman physical distancing.

"Jika seorang siswa ternyata terinfeksi virus, ototritas kesehatan akan mengambil tindakan yang diperlukan dan sekolah akan beralih ke kelas online," ujar Yoo.

Pembukaan kembali sekolah ini diumumkan sehari setelah pemerintah melonggarkan beberapa kebijakan lockdown terkait fasilitas publik seperti museum dan perpustakaan, yang akan dibuka kembali secara bertahap mulai 6 Mei.

Berdasarkan survei yang digelar Kementerian Pendidikan Korsel, mayoritas wali murid dan guru mendukung gagasan dibukanya kembali sekolah secara bertahap.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) mengatakan pada Senin (4/5), ada 8 kasus baru, yang mana semuanya merupakan kasus impor. Sementara, total kasus Covid-19 di Korsel kini mencapai 10.801 dengan 252 kematian.

"Kami tidak meyakini adanya peningkatan infeksi Covid-19 di sekolah setelah sekolah dibuka kembali, namun kami juga tidak boleh mengesampingkan hal itu," kata direktur KCDC Jeong Eun-kyeong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Bulan Libur Akibat COVID-19, Siswa di Vietnam Kembali Masuk Sekolah

Tiga Bulan Libur Akibat COVID-19, Siswa di Vietnam Kembali Masuk Sekolah

News | Senin, 04 Mei 2020 | 15:11 WIB

Kasus Covid-19 di China Menurun, Sekolah Kembali Dibuka

Kasus Covid-19 di China Menurun, Sekolah Kembali Dibuka

News | Rabu, 29 April 2020 | 05:46 WIB

Nilai Anak Tertinggal di Sekolah, Ini Tips Untuk Para Orangtua

Nilai Anak Tertinggal di Sekolah, Ini Tips Untuk Para Orangtua

Health | Selasa, 28 April 2020 | 08:45 WIB

Terkini

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:53 WIB

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:48 WIB

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:41 WIB

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:38 WIB