Carrie Lam: Sistem Pendidikan Hong Kong yang Liberal Picu Aksi Massa

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 11 Mei 2020 | 22:25 WIB
Carrie Lam: Sistem Pendidikan Hong Kong yang Liberal Picu Aksi Massa

Suara.com - Pemimpin pro-Beijing Hong Kong, Carrie Lam, mengatakan sistem pendidikan di Hong Kong yang memicu semakin maraknya protes. Kurikulum studi liberal membantu memicu protes keras pro-demokrasi yang terjadi tahun lalu.

Menyadur The Guardian, Lam menggambarkan kurikulum sekolah menengah di Hong Kong saat ini sebagai 'kandang ayam tanpa atap'. Dia mengatakan para siswa membutuhkan perlindungan agar tidak 'diracuni' dan diberi makan 'informasi yang salah dan bias'.

Carrie Lam juga telah menyatakan ia akan merombak sistem pendidikan di Hong Kong.

"Dalam hal menangani subjek studi liberal di masa depan, kami pasti akan membuat segalanya menjadi jelas bagi publik dalam tahun ini," ujarnya kepada koran pro-pemerintah Ta Kung Pao, dikutip dari The Guardian.

Lam mencatat tingkat persetujuan ia sebagai pemimpin cukup rendah, sedangkan ia berada di bawah tekanan yang meningkat dari pihak Beijing seiring dengan protes pro-demokrasi yang telah mengepung kota itu sejak Juni.

Beberapa minggu terakhir Beijing terlihat melakukan intervensi yang cukup dalam ke urusan Hong Kong. Bahkan mengeluarkan pernyataan bahwa Beijing tidak akan 'berpangku tangan' selama 'virus politik' pengunjuk rasa masih berlanjut.

Protes terjadi pada akhir pekan kemarin setelah pertemuan di dewan legislatif Hong Kong berubah menjadi kekerasan pada hari Jumat (08/05). Para demonstran kemudian bertemu dengan pasukan polisi anti huru hara.

Pada hari Minggu (10/05) polisi mengejar pengunjuk rasa melalui kompleks perumahan kelas atas dan jalan-jalan Kowloon. Bahkan hingga menyasar ke dalam sebuah pusat perbelanjaan.

Dalam sebuah video memperlihatkan para polisi menembakkan bola merica ke sebuah mal di mana orang-orang berbelanja dan makan bersama keluarga dan menahan dua jurnalis mahasiswa berusia 12 dan 16.

baca juga

Polisi Hong Kong membantah bahwa mereka menangkap kedua anak tersebut untuk ditahan, mengatakan bahwa mereka dibawa ke kantor polisi untuk keselamatan. Dalam aksi tersebut dikabarkan setidaknya 18 orang terluka dan sekitar 200 orang ditangkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Ingin Persentase Siswa Berprestasi Rendah Turun 15 Persen Tahun 2030

Jokowi Ingin Persentase Siswa Berprestasi Rendah Turun 15 Persen Tahun 2030

News | Jum'at, 03 April 2020 | 19:50 WIB

Satu Penumpang PDP Corona, Pesawat dari Hongkong Tertahan di Juanda

Satu Penumpang PDP Corona, Pesawat dari Hongkong Tertahan di Juanda

Jatim | Selasa, 17 Maret 2020 | 22:32 WIB

TKI Curi Masker Dipenjara di Hong Kong, Kemenlu Segera Cek ke KJRI

TKI Curi Masker Dipenjara di Hong Kong, Kemenlu Segera Cek ke KJRI

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 19:40 WIB

Terkini

Menjangkau Pelosok Talaud, Mantri BRI Perkuat Perekonomian Masyarakat Lewat Pendampingan UMKM

Menjangkau Pelosok Talaud, Mantri BRI Perkuat Perekonomian Masyarakat Lewat Pendampingan UMKM

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:01 WIB

1 Agustus Hari Apa? Ini Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional

1 Agustus Hari Apa? Ini Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:00 WIB

WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata

WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:00 WIB

3 Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam yang Cocok Dipakai Sehari-hari

3 Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam yang Cocok Dipakai Sehari-hari

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:59 WIB

UMKM Antre Ajukan KUR Perumahan, Kuota Dinaikkan Jadi Rp50 Triliun

UMKM Antre Ajukan KUR Perumahan, Kuota Dinaikkan Jadi Rp50 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:58 WIB

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:57 WIB

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:56 WIB

Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:55 WIB

Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme

Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:55 WIB

DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat

DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:54 WIB

×