Sisa Seminggu Lagi, Ferdinand Minta Anies Perpanjang PSBB Jakarta

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Sabtu, 16 Mei 2020 | 11:05 WIB
Sisa Seminggu Lagi, Ferdinand Minta Anies Perpanjang PSBB Jakarta
Ferdinand Hutahaean. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyarankan agar Gubernur DKI Anies Baswedan memperpanjang PSBB Jakarta yang akan berakhir pada 22 Mei mendatang.

Ferdinand juga menanyakan apakah pemerintah sudah membuat keputusan terkait PSBB Jakarta yang hanya tersisa satu minggu ini.

"PSBB di Jakarta akan berakhir 21 Mei 2020. Sudahkah ada keputusan, mengakhiri atau melanjutkan PSBB? Atau pilihannya kepada diri masing-masing? Jika hanya anjuran di rumah, antas kantor sudah boleh beroperasi lagi? Mall, tempat hiburan sudah bisa buka? Tempat Ibadah sudah bisa buka? Jakarta nasibmu nanti!" tulis Ferdinand lewat Twitter, Sabtu (16/5/2020).

Melihat masih tingginya jumlah kasus virus corona di Jakarta, politisi Partai Demokrat ini pun menyarankan agar Gubernur Anies memperpanjang PSBB hingga pertengahan Juni.

"Saya pikir Pak @aniebaswedan sebagai Gubernur perlu memperpanjang PSBB hingga pertengahan Juni. Melakukan pembatasan dan pengawasan lebih ketat terutama di lingkungan-lingkungan warga sering berkerumun. Jakarta masih juara jumlah positif covid-19 harian dan juara total positif. Jangan semakin memburuk," saran Ferdinand.

Ferdinand Hutahaean minta Anies Baswedan perpanjang PSBB. (Twitter/@FerdinandHaean2)
Ferdinand Hutahaean minta Anies Baswedan perpanjang PSBB. (Twitter/@FerdinandHaean2)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara resmi memperpanjang masa penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar alias PSBB di DKI Jakarta hingga 22 Mei 2020 mendatang. Penerapan physical distancing atau jaga jarak tetap digalakkan.

Gubernur Anies menyebut masa perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) merupakan periode kedua. Pada periode ini, ia mengatakan akan menggalakkan penegakan terhadap pelanggaran PSBB.

Anies mengatakan periode pertama sebelum perpanjangan adalah masa pendidikan atau educational bagi masyarakat. Pada fase ini, kata Anies, ia tindakan dari kepolisian atau aparat keamanan masih berupa teguran.

"Hari-hari kemarin, sifatnya masih educational. Diberi peringatan, diimbau, karena banyak dari masyarakat yang masih belum menyadari benar tentang PSBB dan aturan-aturannya," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2020).

Namun Anies mengatakan fase pendidikan PSBB sudah selesai. Ia mengatakan akan melakukan memulai fase penegakan dengan tak lagi memberikan toleransi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Belanja Lahan untuk RTH di Tengah Pandemi, Ketua DPRD: Saya Kaget

Anies Belanja Lahan untuk RTH di Tengah Pandemi, Ketua DPRD: Saya Kaget

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 07:14 WIB

11 Jenis Pekerjaan Ini Kebal dari Aturan Anies soal Larangan Bepergian

11 Jenis Pekerjaan Ini Kebal dari Aturan Anies soal Larangan Bepergian

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2020 | 06:35 WIB

Anies Larang Keras Warga Jakarta Keluar dari Jabodetabek

Anies Larang Keras Warga Jakarta Keluar dari Jabodetabek

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 05:24 WIB

SIKM Jakarta Hanya Diterbitkan Pemprov, Anies: Ada QR Code

SIKM Jakarta Hanya Diterbitkan Pemprov, Anies: Ada QR Code

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 23:59 WIB

Anies Minta Anggaran Rp 700 Miliar untuk Beli Lahan di Tengah Corona

Anies Minta Anggaran Rp 700 Miliar untuk Beli Lahan di Tengah Corona

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 02:10 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB