Jokowi Akan Terapkan New Normal, Pakar: yang Tertular Corona Bakal Banyak

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 20 Mei 2020 | 18:47 WIB
Jokowi Akan Terapkan New Normal, Pakar: yang Tertular Corona Bakal Banyak
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan warga saat meninjau proses distribusi sembako tahap ketiga bagi masyarakat kurang mampu dan terdampak COVID-19 di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (18/5). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta masyarakat bersiap menjalani kehidupan era normal baru dalam menghadapi pandemi virus Corona Covid-19.

Terkait itu, pakar epidemiologi Universitas Indonesia Syahrizal Syarif menilai metode itu justru akan meningkatkan kurva kasus Covid-19 setiap harinya.

Syahrizal menuturkan, jika kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) itu dilonggarkan ketika belum memasuki puncak wabah, maka besar kemungkinan orang yang tertular justru akan lebih banyak.

"Setiap pelonggaran PSBB dimana situasi wabah belum mencapai puncak atau transmisi lokal masih berlangsung, pasti akan meningkatkan kurva kasus harian," kata Syahrizal saat dihubungi Suara.com, Rabu (20/5/2020).

Selain itu ia juga tidak sepakat apabila metode kehidupan berdampingan dengan Covid-19 serupa dengan herd immunity. Menurutnya metode herd immunity tidak akan diterapkan karena vaksin Covid-19 yang ditemukan.

Herd immunity ialah suatu keadaan di mana 80 persen populasi yang mempunyai kekebalan terhadap suatu penyakit dapat melindungi sub-populasi yang rentan dari kelompok sub-populasi yang sakit.

Keadaan ini bisa dicapai dengan program vaksinasi terhadap 80 persen populasi. Sehingga mempunyai kekebalan yang didapat atau memang penyakitnya sendiri memberi kekebalan alamiah setelah menginfeksi 80 persen populasi.

Untuk diketahui, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan Presiden Joko Widodo menekankan agar masyarakat siap dalam menghadapi era normal baru virus corona. Kehidupan era normal baru yakni berdamai dengan Covid-19.

"Bapak presiden juga menekankan pentingnya kita harus bersiap siaga untuk menghadapi era normal baru, kehidupan normal baru di mana kita akan berada di dalam situasi yang beda dengan normal sebelumnya. Yaitu kita menghadapi suasana di mana lingkungan kita harus sudah bersama-sama dengan Covid-19 ini," ujar Muhadjir usia rapat terbatas bersama Presiden Jokowi melalui video conference, Senin (18/5/2020).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tutup, Warga Desa di Skotlandia Usir Tamu dengan Plang Buatan Sendiri

Tutup, Warga Desa di Skotlandia Usir Tamu dengan Plang Buatan Sendiri

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 18:34 WIB

Tak Semua Warga Mau PSBB Virus Corona Berakhir

Tak Semua Warga Mau PSBB Virus Corona Berakhir

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 18:11 WIB

Cara Bisnis Kecantikan Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Cara Bisnis Kecantikan Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2020 | 18:30 WIB

Pendapatan Negara Seret Akibat Pandemi Covid-19

Pendapatan Negara Seret Akibat Pandemi Covid-19

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2020 | 17:58 WIB

Kasus Baru Semakin Turun, Spanyol Akan Wajibkan Penggunaan Masker

Kasus Baru Semakin Turun, Spanyol Akan Wajibkan Penggunaan Masker

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 18:15 WIB

Kampung Siaga Pangan Covid-19 di Bogor

Kampung Siaga Pangan Covid-19 di Bogor

Foto | Rabu, 20 Mei 2020 | 18:30 WIB

Terkini

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:35 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

×