Setelah Ditutup 2 Bulan, 50 Negara Bagian AS Siap Dibuka Lagi

Rendy Adrikni Sadikin | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2020 | 08:26 WIB
Setelah Ditutup 2 Bulan, 50 Negara Bagian AS Siap Dibuka Lagi
Bendera Amerika Serikat, foto sebagai ilustrasi [Shutterstock]

Suara.com - Ketika jumlah korban tewas di negara itu melampaui 92 ribu, sebanyak 50 negara bagian Amerika Serikat bersiap melakukan pembukaan kembali setelah sempat ditutup selama dua bulan.

Menyadur BBC News, Connecticut menjadi negara bagian terakhir yang mencabut aturan pembatasan wilayah atau lockdown ketika memberikan lampu hijau ke toko-toko dan restoran untuk membuka kembali.

District of Columbia diperkirakan akan mengumumkan pembukaan kembali minggu depan. Hampir semua negara bagian yang akan membuka kembali aktivitasnya diharuskan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Di Maryland misalnya, penduduk harus sudah rekreasi luar ruangan, seperti mengunjungi lapangan golf, pantai, dan bumi perkemahan. Sedangkan di Oklahoma sekarang mengizinkan penduduk untuk menghadiri upacara keagamaan, mentato, dan bahkan menghabiskan malam di klub malam.

Negara-negara yang terletak di Timur Laut dan Pantai Barat negara Amerika juga telah memulai pembukaan regional. Namun dengan pergerakan yang lebih lambat.

Di California misalnya, beberapa restoran dan lokasi ritel akan diizinkan untuk dibuka kembali, tetapi hanya di negara-negara yang memenuhi standar dan memiliki penurunan kasus positifnya.

Pekan lalu, Wali Kota Distrik Muriel Bowser memperpanjang pembatasan jarak sosial kota hingga setidaknya 8 Juni. Namun, pedoman tersebut dapat dilonggarkan jika DC memenuhi serangkaian syarat untuk dibuka kembali yang ditetapkan oleh Bowser.

Pemerintah Amerika Serikat telah mengeluarkan panduan setebal 60 halaman yang dirilis oleh Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) akhir pekan lalu untuk negara bagian yang akan melonggarkan pembatasa. Pedoman ini memberikan panduan terperinci untuk sektor-sektor tertentu.

Misalnya di sekolah, meja harus ditempatkan dengan jarak sekitar 2 meter dan menghadap ke arah yang sama, dengan pemeriksaan suhu untuk semua staf dan siswa.

Di restoran, CDC menyarankan untuk membatsi jumlah pengunjung dan tetap menerapkan jaga jarak sosial, dan membatasi interaksi pekerja dan pelanggan untuk menghidari risiko tinggi.

Dan negara-negara bagian disarankan untuk melaporkan penurunan kasus dengan "gejala yang mirip Covid-19" dan tes positif selama 14 hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sisi Gelap di Balik Antrean Beli Alkohol Usai Pelonggaran Lockdown India

Sisi Gelap di Balik Antrean Beli Alkohol Usai Pelonggaran Lockdown India

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 23:00 WIB

Di Amerika, Keputusan Pakai Masker Hingga Jaga Jarak Tergantung Parpol

Di Amerika, Keputusan Pakai Masker Hingga Jaga Jarak Tergantung Parpol

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 22:50 WIB

Banjir di Michigan Akibat Dua Bendungan Jebol, 10.000 Warga Diungsikan

Banjir di Michigan Akibat Dua Bendungan Jebol, 10.000 Warga Diungsikan

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 22:03 WIB

Terkini

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:31 WIB

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:28 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:20 WIB

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

News | Kamis, 30 April 2026 | 05:55 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB