Video Ibu-ibu Murka Sampai Angkat Pembatas Jalan, Publik: Ngeri Banget!

Sabtu, 23 Mei 2020 | 07:47 WIB
Video Ibu-ibu Murka Sampai Angkat Pembatas Jalan, Publik: Ngeri Banget!
Pedagang ngamuk sampai angkat pembatas di Pasar Payakumbuh, Sumatera Barat. (Instagram/@ndorobeii)

Suara.com - Sebuah video viral di media sosial menampilkan aksi seorang ibu-ibu nekat mengangkat pembatas jalan yang tengah dijaga oleh petugas. Insiden tersebut diduga terjadi karena penerapan aturan PSBB di sebuah pasar di Payakumbuh, Sumatera Barat.

Tampak dari rekaman yang beredar, perempuan bergamis hitam itu menyeret pembatas jalan hingga terjatuh di aspal karena saking emosinya. Ia tak mempedulikan sejumlah petugas yang berjaga di balik pembatas jalan

Tak berselang lama, aksi ibu-ibu tersebut disambut oleh kerumunan massa dari sesama pedagang yang berhamburan ke jalan. Mereka turut menyeret pembatas jalan sembari meneriakkan protes ke petugas.

Sementara warga yang lain di lokasi kejadian tampak mengabadikan kerusuhan tersebut dengan kamera ponsel. Insiden itu salah satunya dibagikan lewat unggahan video akun Instagram @ndorobeii, Jumat (22/5/2020).

Tak pelak, warganet yang menyaksikan video itupun dibuat keheranan. Tak sedikit dari mereka menyoroti ulah ibu-ibu yang nekat mengangkat pembatas jalan hingga memberikan beragam komentar.

"Kelakuan gak sesuai sama pakaian. Emak-emak pakai gamis tapi barbar. Syu*** kejungkal," kata @Iyns.**.

"Ngeri banget," timpal @najwa****.

Sementara akun @dafd*** berkomentar, "Semoga diberi hidayah oleh Tuhan..dah capek liat yang ginian. Cuma nambah dosa".

Pedagang ngamuk sampai angkat pembatas di Pasar Payakumbuh, Sumatera Barat. (Instagram/@ndorobeii)
Pedagang ngamuk sampai angkat pembatas di Pasar Payakumbuh, Sumatera Barat. (Instagram/@ndorobeii)

Klarifikasi Pihak Berwajib

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Department Store Tetap Hadirkan Koleksi Ramadan

Terkait insiden tersebut, Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan memberikan klarifikasi, seperti yang terlihat dalam unggahan akun @infosumbar.

Dony menuturkan, kerusuhan di Pasar Payakumbuh disebabkan oleh adanya miskomunikasi antara pedagang dan petugas Covid-19 yang berjaga di sekitar lokasi.

Bermula dari seorang petugas yang berjaga di depan tugu Adipura melarang pedagang berjualan di bawah kanopi lantaran lokasi tersebut hendak dikhususkan untuk area parkir.

"Hingga akhirnya menyebabkan pedagang kaki lima (PKL) ini mengajak rekan-rekannya mengangkat besi pembatas," kata Dony seperti dikutip Suara.com, Sabtu (23/2/2020).

Sesuai aturan, kata Dony, baik pedagang maupun pembeli diwajibkan melewati check point sebelum memasuki pasar demi mengurangi penyebaran virus corona.

Petugas covid-19 lantas berusaha menertibkan sejumlah titik di area pasar. Namun pada pelaksanaannya karena ada miskomunikasi malah memicu kerusuhan seperti pada Jumat (22/5) pukul 16.30 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI