Larang Salat Ied di Masjid, Imam Istiqlal: Kasihan Ibu-Bapak Kita Sudah Tua

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Larang Salat Ied di Masjid, Imam Istiqlal: Kasihan Ibu-Bapak Kita Sudah Tua
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang juga Ketua BNPB Doni Monardo (kiri) memberi salam Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kanan) seusai memberikan keterangan pers terkait Fatwa MUI No 14 Tahun 2020 tentang Penyelanggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (20/3). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

"Kasihan bapak ibu kita yang sudah tua, itu daya tahan tubuhnya kurang, mungkin kita sehat tetapi orang tua kita yang jadi korban," ujarnya.

Suara.com - Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Nasaruddin Umar mengimbau kepada seluruh umat Islam untuk tidak memaksa melakukan takbiran keliling dan salat Idul Fitri di lapangan atau masjid saat pandemi virus Corona (Covid-19). Pasalnya, pemerintah pun menganggap virus itu masih dalam level berbahaya.

Nasaruddin bercerita Rasulullah SAW pernah meminta sahabatnya untuk tidak usah pergi ke masjid karena sedang hujan deras di Madinah. Ia pun membandingkan dengan kondisi saat ini di mana masyarakat juga sedang ditimpa 'hujan corona' yang mesti dicegah karena takut menularkan.

"Saya ingin meyakinkan kepada semuanya terutama umat Islam, jangan memaksakan kehendaknya untuk melakukan kegiatan di masjid, misalnya takbir atau mungkin juga ramai-ramai kunjungi masjid untuk salat Ied," kata Nasaruddin dalam pemaparannya yang disiarkan langsung melalui akun YouTube BNPB, Sabtu (23/5/2020).

Sejumlah organisasi masyarakat Islam juga memberikan dalil yang terbaik sebagai pertimbangan untuk penyelenggaraan salat di rumah masing-masing. Dalil-dalil tersebut juga didukung oleh peraturan pemerintah yang meminta masyarakat menghindari kegiatan keagamaan dengan melibatkan kerumunan massa.

Nasaruddin mengungkapkan umat muslim tidak boleh egois dalam beragama. Pasalnya, bagi siapapun yang ingin mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya dengan pergi ke masjid, secara tidak sadar ia justru akan menjadi pembawa virus ketika kembali ke rumah.

"Kasihan bapak ibu kita yang sudah tua, itu daya tahan tubuhnya kurang, mungkin kita sehat tetapi orang tua kita yang jadi korban," ujarnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS