Larang Salat Ied di Masjid, Imam Istiqlal: Kasihan Ibu-Bapak Kita Sudah Tua

Sabtu, 23 Mei 2020 | 15:13 WIB
Larang Salat Ied di Masjid, Imam Istiqlal: Kasihan Ibu-Bapak Kita Sudah Tua
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang juga Ketua BNPB Doni Monardo (kiri) memberi salam Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kanan) seusai memberikan keterangan pers terkait Fatwa MUI No 14 Tahun 2020 tentang Penyelanggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (20/3). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Suara.com - Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Nasaruddin Umar mengimbau kepada seluruh umat Islam untuk tidak memaksa melakukan takbiran keliling dan salat Idul Fitri di lapangan atau masjid saat pandemi virus Corona (Covid-19). Pasalnya, pemerintah pun menganggap virus itu masih dalam level berbahaya.

Nasaruddin bercerita Rasulullah SAW pernah meminta sahabatnya untuk tidak usah pergi ke masjid karena sedang hujan deras di Madinah. Ia pun membandingkan dengan kondisi saat ini di mana masyarakat juga sedang ditimpa 'hujan corona' yang mesti dicegah karena takut menularkan.

"Saya ingin meyakinkan kepada semuanya terutama umat Islam, jangan memaksakan kehendaknya untuk melakukan kegiatan di masjid, misalnya takbir atau mungkin juga ramai-ramai kunjungi masjid untuk salat Ied," kata Nasaruddin dalam pemaparannya yang disiarkan langsung melalui akun YouTube BNPB, Sabtu (23/5/2020).

Sejumlah organisasi masyarakat Islam juga memberikan dalil yang terbaik sebagai pertimbangan untuk penyelenggaraan salat di rumah masing-masing. Dalil-dalil tersebut juga didukung oleh peraturan pemerintah yang meminta masyarakat menghindari kegiatan keagamaan dengan melibatkan kerumunan massa.

Nasaruddin mengungkapkan umat muslim tidak boleh egois dalam beragama. Pasalnya, bagi siapapun yang ingin mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya dengan pergi ke masjid, secara tidak sadar ia justru akan menjadi pembawa virus ketika kembali ke rumah.

"Kasihan bapak ibu kita yang sudah tua, itu daya tahan tubuhnya kurang, mungkin kita sehat tetapi orang tua kita yang jadi korban," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI