Hasil Survei: Banyak Warga Tak Puas Terhadap Kinerja Jokowi Tangani Corona

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Sabtu, 30 Mei 2020 | 11:15 WIB
Hasil Survei: Banyak Warga Tak Puas Terhadap Kinerja Jokowi Tangani Corona
M Qodari Direktur Eksekutif Indo Barometer di Rosi. (YouTube/Kompas TV)

Suara.com - Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengeluarkan hasil survei tentang penanganan virus corona oleh Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Hasil survei yang digelar pada 12-18 Mei 2020 itu menyebutkan bahwa tingkat ketidakpuasan masyarakat pada penanganan covid-19 ini cukup tinggi.

M Qodari menyebut bahwa tingkat ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan Presiden Jokowi selama pandemi corona mencapai 53,8 persen.

"Kalau soal tidak puas bukan hanya masalah komunikasi ya, dan memang itu terlihat dari jawaban responden. Jadi yang (tidak) puas 53,8 persen, yang puas 44 persen," kata M. Qodari ketika menjadi narasumber di tayangan Rosi yang ddiunggah kanal YouTube Kompas TV pada Jumat (29/5/2020).

Rincian data tersebut terdiri atas 2 persen masyarakat sangat puas, 43,9 persen puas, 58,5 persen tidak puas, 5,4 persen tidak puas sama sekali, dan 0,3 persen responden tidak tahu atau tidak menjawab.

M Qodari menyebut bahwa ada beberapa alasan yang memengaruhi tingkat ketidakpuasan masyarakat antara lain kebijakan tidak konsisten, lamban mendistribusikan bansos, data penerima bantuan tidak akurat, penanganan secara umum lambat, kebijakan pemerintah dan pembantunya sering berbeda, dan lain-lain.

"Jadi kalau dari jawaban tersebut ini lima besar jawaban maka yang paling banyak disebut adalah soal bansos," kata M Qodari yang kemudian menyebut urutan alasan ketidakpuasan masayarakat selanjutnya adalal soal penanganan umum dan perbedaan komunikasi antara Presiden dan pembantunya.

M Qodari menyimpulkan bahwa hasil survei ini menunjukkan hasil yang kurang bagus.

"Kurang bagus, karena lebih banyak yang tidak puas daripada yang puas," kata M Qodari menyimpulkan.

baca juga

Selain itu, M Qodari juga menyoroti bahwa faktor komunikasi yang berpengaruh pada ketidakpuasan publik adalah ketidakkonsistenan pemerintah dalam menyampaikan kebijakan.

Ia mengambil sorotan ketika Presiden Joko Widodo meninjau persiapan New Normal di Summarecon Mall Bekasi Jawa Barat.

Menurutnya  tindakan yang di ambil Presiden Jokowi itu menunjukkan ketidakkonsistenan, terlebih saat itu pemberlakuakn PSBB masih berlaku.

"Di satu sisi PSBB, di satu sisi kok membuka kegiatan-kegiatan ekonomi begitu," tandas M Qodari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona Covid-19: India Masif Lakukan Tes, China Tinggal 70 Kasus

Update Corona Covid-19: India Masif Lakukan Tes, China Tinggal 70 Kasus

Health | Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:51 WIB

Pandemi Covid-19, Minat Perusahaan Melakukan IPO Berkurang?

Pandemi Covid-19, Minat Perusahaan Melakukan IPO Berkurang?

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2020 | 06:10 WIB

Cerita Dokter Hamil yang Rawat Pasien Covid-19

Cerita Dokter Hamil yang Rawat Pasien Covid-19

Video | Sabtu, 30 Mei 2020 | 10:20 WIB

Belajar dari Tsunami, Jadi Kunci Aceh Sigap Hadapi Pandemi Corona

Belajar dari Tsunami, Jadi Kunci Aceh Sigap Hadapi Pandemi Corona

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 23:05 WIB

Imbas Covid-19, Ribuan Gajah Thailand Pulang Kampung Ratusan Kilometer

Imbas Covid-19, Ribuan Gajah Thailand Pulang Kampung Ratusan Kilometer

Video | Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Tidur Kurang Berkualitas? Fitur Baru Samsung Health Ini Wajib Dicoba!

Tidur Kurang Berkualitas? Fitur Baru Samsung Health Ini Wajib Dicoba!

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21 WIB

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 00:22 WIB

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Bogor | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:55 WIB

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×