Kasus Perkara MA, KPK Cecar Kakak Ipar Menantu Nurhadi

Bangun Santoso | Welly Hidayat | Suara.com

Selasa, 09 Juni 2020 | 14:15 WIB
Kasus Perkara MA, KPK Cecar Kakak Ipar Menantu Nurhadi
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Yogi Dwi Hartiar kakak ipar menantu tersangka eks Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi, dicecar penyidik KPK mengenai sejumlah aliran uang perkara suap dan gratifikasi di MA. Yogi diperiksa sebagai saksi.

Yogi merupakan kakak kandung dari Rezky Herbiyono yang merupakan menantu Nurhadi yang turut menjadi tersangka.

"Yoga Dwi Hartiar (kakak ipar tersangka RHE). Penyidik mengkonfirmasi dugaan adanya dugaan aliran sejumlah uang dari tersangka RHE (Rezky Herbiyono) kepada saksi," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa (9/6/2020).

Rezky dalam kasus ini, diduga mengetahui sejumlah penerimaan uang Nurhadi mencapai Rp 46 miliar.

Selain Yogi, KPK juga menelisik keterangan saksi lain atas nama panitera muda perdata, Asep Adeng Sundana. Asep ditelisik penyidik mengenai sejumlah perkara yang diajukan Hiendra Soenjoto Direktur PT CMI di Pengadilan Jakarta Utara. Hiendra juga tersangka pemberi suap Nurhadi.

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HS (Hiendra Soenjoto). Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dengan adanya pendaftaran permohonan perkara oleh tersangka HS di PN Jakarta Utara," tutup Ali

Untuk diketahui, pelarian buronan Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono akhirnya terhenti setelah ditangkap oleh tim antirasuah di rumah bilangan Simprug, Jakarta Selatan, pada Senin (1/6/2020) malam.
Nurhadi, Rezky serta Hiendra telah ditetapkan buron oleh KPK sejak 13 Februari 2020, dalam perkara suap dan gratifikasi sejumlah perkara di Mahkamah Agung (MA) tahun 2011-2016.

Mereka diduga telah menerima suap dan gratifikasi mencapai total Rp 46 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pengadaan Pesawat, KPK 'Rahasiakan' Status Tersangka Eks Dirut PT DI

Kasus Pengadaan Pesawat, KPK 'Rahasiakan' Status Tersangka Eks Dirut PT DI

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 11:05 WIB

Kasus Suap Lapas Sukamiskin, KPK Periksa Pejabat Kemenkumham Jabar

Kasus Suap Lapas Sukamiskin, KPK Periksa Pejabat Kemenkumham Jabar

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 10:24 WIB

Telisik Tersangka Suap Nurhadi, KPK Periksa Satu Panitera Muda Perdata

Telisik Tersangka Suap Nurhadi, KPK Periksa Satu Panitera Muda Perdata

News | Senin, 08 Juni 2020 | 12:38 WIB

ICW Sebut KPK Tutupi Status Tersangka Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia

ICW Sebut KPK Tutupi Status Tersangka Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 20:14 WIB

KPK Terima 118 Laporan Warga soal Bansos Corona, Keluhan Tertinggi di Jatim

KPK Terima 118 Laporan Warga soal Bansos Corona, Keluhan Tertinggi di Jatim

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 11:22 WIB

Mantan Pimpinan KPK Sebut Nurhadi Otak Mafia Peradilan

Mantan Pimpinan KPK Sebut Nurhadi Otak Mafia Peradilan

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 22:07 WIB

Diperiksa KPK, Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Akui Sudah Jadi Tersangka

Diperiksa KPK, Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Akui Sudah Jadi Tersangka

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 22:05 WIB

Terkini

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:19 WIB

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:41 WIB

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:33 WIB

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:43 WIB

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:24 WIB

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:18 WIB

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:12 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 06:57 WIB