Sayonara... Pencipta Hello Kitty Akhirnya Pensiun pada Usia 92 Tahun

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 13 Juni 2020 | 13:25 WIB
Sayonara... Pencipta Hello Kitty Akhirnya Pensiun pada Usia 92 Tahun
Hello Kitty

Suara.com - Pendiri perusahaan Jepang yang menciptakan karakter Hello Kitty mengumumkan pengunduran diri sebagai CEO saat usianya 92 tahun.

Menyadur BBC News Sabtu (13/6/2020), Shintaro Tsuji mengatakan dia akan menyerahkan kendali atas perusahaan bernama Sanrio kepada cucunya yang berusia 31 tahun, Tomokuni Tsuji. Shintaro secara resmi akan meninggalkan jabatannya pada 1 Juli 2020.

Hello Kitty, karakter lucu tanpa mulut yang dihiasi pita rambut, telah menghasilkan miliaran dolar sejak didirikan hampir 50 tahun silam.

Karakter ini telah muncul pada hampir semua barang termasuk pakaian, mainan dan alat tulis.

Sebagian besar ditargetkan untuk anak-anak, tetapi dalam beberapa tahun terakhir Helloo Kitty juga menarik perhatian dan populer di kalangan orang dewasa.

Shintaro Tsuji memulai sebuah perusahaan kado pada tahun 1960-an dan dengan cepat menyadari bahwa produk yang menampilkan desain "imut" adalah kunci kesuksesannya. Sejak saat itu, Hello Kitty menjadi karakter Jepang yang ikonik.

Namun beberapa tahun terakhir, penjualan brand Hello Kitty menurun di Jepang dan Sanrio sekarang bergantung pada bisnis globalnya yang semakin rapuh.

Hello Kitty (shutterstock)
Hello Kitty (shutterstock)

Menurut analisis Celia Hatton, editor BBC Asia Pasisic, keputusan Shintaro untuk mengundurkan diri merupakan titik balik bagi perusahaan.

Ini juga merupakan perubahan pertama dalam sejarah perusahaan Hello Kitty selama enam dekade.

baca juga

Dalam tradisi Jepang, pendiri perusahaan akan memberikan posisi mereka kepada anggota keluarga.

Putra Mr Tsuji meninggal karena serangan jantung pada tahun 2013, dan inilah mengapa perusahaannya diserahkan pada cucunya.

Tomokuni Tsuji berjanji untuk mengubah perusahaan dan membuang ide-ide 'jadul'.

"Saya ingin mengubah perusahaan agar lebih merespon lingkungan bisnis yang cepat berubah saat ini," katanya dalam konferensi pers dikutip dari BBC News.

Tomokuni Tsuji, yang saat ini adalah direktur pelaksana senior di Sanrio, akan menjadi CEO termuda dari sebuah perusahaan yang terdaftar di indeks saham Topix.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adegan Sinetron Hello Kitty Direbus Sempat Viral, Penulis Bongkar Alasannya

Adegan Sinetron Hello Kitty Direbus Sempat Viral, Penulis Bongkar Alasannya

News | Sabtu, 13 Juni 2020 | 07:40 WIB

Kolaborasi Dr Martens dan Hello Kitty, Cocok Buat Kamu yang Edgy

Kolaborasi Dr Martens dan Hello Kitty, Cocok Buat Kamu yang Edgy

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2020 | 17:16 WIB

Mundur dari Dunia Politik, Ini 5 Polemik yang Pernah Dihadapi Roy Suryo

Mundur dari Dunia Politik, Ini 5 Polemik yang Pernah Dihadapi Roy Suryo

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 19:37 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×