Ngotot Minta COD Lintas Pulau, Pembeli Ini Bikin Admin Olshop Murka

Dany Garjito | Husna Rahmayunita | Suara.com

Rabu, 17 Juni 2020 | 10:30 WIB
Ngotot Minta COD Lintas Pulau, Pembeli Ini Bikin Admin Olshop Murka
Pembeli ngotot bikin admin olshop emosi. (Twitter/@txtdarionlshop)

Suara.com - Transaksi jual beli online seringkali meninggalkan cerita menggelitik. Seperti kejadian kali ini, seorang pelanggan membuat kesal admin online shop gegara permintaannya meminta pembayaran di tempat atau COD di Madura.

Kisah itu baru-baru ini viral di Twitter, setelah dibagikan oleh pemilik akun @txtdarionlshop. Sejak diunggah telah mendapat 14,1 retweets dan 46,8 likes.

Dalam unggahan tersebut, tampak bidikan layar percakapan antar pembeli dan admin olshop via aplikasi WhatsApp.

Pembeli awalnya memastikan apakah barang pilihannya bisa dibayar secara COD atau tidak. Tak berselang lama, admin olshop menjawab pelayanan COD bisa dilakukan di area Semarang, Jawa Tengah.

Mendapat jawaban itu, pembeli mencoba melakukan negosiasi dengan menawarkan kota lain.

"Kalo ke Madura bisa di COD?" tanyanya.

"Enggak bisa," jawab admin olshop.

Pembeli ngotot bikin admin olshop emosi. (Twitter/@txtdarionlshop)
Pembeli ngotot bikin admin olshop emosi. (Twitter/@txtdarionlshop)

Tak merasa puas dengan jawaban itu, pembeli menanyakan hal yang sama di hari berikutnya. Sementara admin olshop menjawabnya dengan membagikan bidikan layar percakapan sebelumnya yang menerangkan bahwa pihaknya tidak bisa melayani COD di Madura.

Meski begitu, pembeli rupanya masih saja tak terima dengan jawaban admin olshop. Ia kembali mengirim pesan dengan pertanyaan yang sama di hari lain.

Sayangnya pesan tersebut terlanjur membuat emosi admin olshop yang sudah berulang kali memberikan penjelasan.

Walhasil ia menjawab pesan pembeli dengan nada huruf kapital untuk menandakan kemarahaannya.

"Wkwkwk mbuh kak. Semua produk hanya bisa COD Semarang. Mau tanya berapa kali lagi," tulis admin olshop yang jengkel.

Kontan saja percakapan antara admin olshop dan pelanggan yang ngotor ini menyita perhatian warganet. Tak sedikit dari mereka yang kemudian memberikan sentilan kepada pembeli.

"Perlunya literasi selama 12 tahun tuh ini (emoji menangis)," tulis @verresto****.

"Positif aja, sapa tahu itu Dors yang mau beli," celetuk @xiaoju***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Driver Ojol Sepi Orderan tapi Anak Minta Es Krim, Bikin Mewek

Viral Video Driver Ojol Sepi Orderan tapi Anak Minta Es Krim, Bikin Mewek

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 16:07 WIB

Polos, Usai Salat, Bocah Ini Berdoa supaya Ketemu Jennie Blackpink

Polos, Usai Salat, Bocah Ini Berdoa supaya Ketemu Jennie Blackpink

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 10:45 WIB

Melayang Siang Bolong, Layangan Horor Ini Bikin Warganet Merinding

Melayang Siang Bolong, Layangan Horor Ini Bikin Warganet Merinding

Tekno | Senin, 15 Juni 2020 | 20:00 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB