Kini Dipersoalkan, Ini Asal Mula Humor Gus Dur Tentang Tiga Polisi Jujur

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 18 Juni 2020 | 11:27 WIB
Kini Dipersoalkan, Ini Asal Mula Humor Gus Dur Tentang Tiga Polisi Jujur
Gus Dur (Tangkapan layar/ islami.co)

Suara.com - Seorang pria di Maluku Utara diamankan oleh pihak berwajib usai mengunggah humor Gus Dur mengenai Tiga Polisi Jujur di akun media sosialnya. Penangkapan pria bernama Ismail Ahmad itu sontak membuat publik geram.

Unggahan humor itu diduga telah menyinggung instansi kepolisian. Oleh karenanya Ismail digiring ke kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut.

Humor soal Tiga Polisi Jujur merupakan humor legendaris yang dibuat oleh mantan presiden Abdurrahman Wahid.

Dikutip dari laman NU Online, Kamis (18/6/2020), humor soal Tiga Polisi Jujur pernah dibahas oleh Gus Dur saat berbincang dengan Muhammad AS Hikam dan Rozi Munir pada 2008. Kisah ini dituliskan oleh AS Hikam dalam bukunya yang berjudul 'Gus Durku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita' (2013).

Kala itu, AS Hikam dan Rozi Munir merasa khawatir dengan maraknya praktik korupsi lintas institusi negara, perbankan hingga Polri.

AS Hikam mencontohkan kasus megakorupsi BLBI dan Bank Century yang hingga kini penanganan kasusnya tidak jelas. Padahal kasus tersebut telah merugikan negara hingga ratusan triliun.

"Kasus yang melibatkan Polsi ini apakan saking kacaunya lembaga itu atau gimana ya Gus? Kan dulu panjenengan yang mula-mula menjadikan Polri independen dan diletakkan langsung di bawah Presiden?" tanya AS Hikam kepada Gus Dur.

Saat Orde Baru, kewenangan Polri berada di bawah TNI. Polri sebagai aparat keamanan dalam negeri diatur dengan cara tentara sehingga kerap menimbulkan kontradiksi.

Setelah Orde Baru berakhir, Gus Dur mengubah peraturan. Ia menetapkan POlri sebagai lembaga independen yang berada di bawah Presiden langsung.

"Polri kan sebelumnya di bawah TNI dan itu tidak bener. Mosok aparat keamanan dalam negeri dan sipil kok diatur oleh dan dengan cara tentara. Tapi kan memang begitu maunya Pak Harto dan TNI supaya bisa menggunakan Polri untuk mengawasi rakyat," jawab Gus Dur.

Gus Dur menyebut akan menjadikan Polri berada di bawah satu kementerian. Kementerian yang menjadi pilihan adalah Kehakiman seperti di Amerika Serikat atau Kementerian Dalam Negeri seperti di Rusia.

Gus Dur menyinggung institusi Polri memang sudah tidak beres sejak dulu. Maka, tak heran ada humor Tiga Polisi Jujur.

"Nah, Polri memang sudah lama menjadi praktik kurang bener itu, sampai guyonan-nya kan hanya ada tiga polisi yang jujur: Pak Hoegeng (Kapolri 1968-1971), patung polisi, dan polisi tidur... hehehe..." ungkap Gus Dur.

Humor tersebut langsung disambut gelak tawa oleh AS Hikam dan Rozi Munir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Jenderal Hoegeng, Polisi Jujur yang Disanjung Gus Dur

Profil Jenderal Hoegeng, Polisi Jujur yang Disanjung Gus Dur

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 11:08 WIB

Cerita di Balik Humor Gus Dur soal '3 Polisi Jujur'

Cerita di Balik Humor Gus Dur soal '3 Polisi Jujur'

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 09:00 WIB

Pria Dibekuk usai Unggah Humor Gus Dur, Alissa Wahid Beri Sentilan Menohok

Pria Dibekuk usai Unggah Humor Gus Dur, Alissa Wahid Beri Sentilan Menohok

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 07:34 WIB

Terkini

Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan

Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:59 WIB

Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk

Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:55 WIB

AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan

AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:54 WIB

10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon

10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:48 WIB

Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten

Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:29 WIB

KRL Tangerang Lumpuh Sore Ini: Kereta Mogok di Tengah Jalur, Penumpang Terjebak

KRL Tangerang Lumpuh Sore Ini: Kereta Mogok di Tengah Jalur, Penumpang Terjebak

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:28 WIB

TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi

TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:22 WIB

Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang

Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:16 WIB

Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga

Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:12 WIB

RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF

RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:10 WIB