Kasus Suap Perkara Mahkamah Agung, KPK Periksa Seorang Ibu Rumah Tangga

Bangun Santoso, Welly Hidayat

Kamis, 18 Juni 2020 | 11:49 WIB
Kasus Suap Perkara Mahkamah Agung, KPK Periksa Seorang Ibu Rumah Tangga
Ilustrasi Gedung KPK.

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan memeriksa Amria Bambang Rachmadi selaku ibu rumah tangga terkait kasus suap dan gratifikasi perkara di Mahkamah Agung (MA) tahun 2011-2016.

Amria akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto. Hiendra pun hingga kini masih menjadi buronan KPK.

"Kami periksa Amria Bambang Rachmadi dalam kapasitas saksi untuk tersangka HSO (Hiendra Soenjot)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, dikonfirmasi, Kamis (18/6/2020).

Selain Amria, penyidik turut memanggil dua karyawan swasta Heri Purwanto dan Rayi Dhinar. Keduanya juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Hiendra.

Untuk diketahui, selain Hiendra, KPK turut menetapkan eks Sekretaris MA Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono sebagai tersangka.

Nurhadi dan Rezky sempat pula menjadi buronan KPK. Namun, pelariannya terhenti setelah ditangkap penyidik antirasuah di rumah bilangan Simprug, Jakarta Selatan, pada Senin (1/6/2020) malam.

Dalam penangkapan Nurhadi dan Rezky. Turut pula dibawa istri Nurhadi, Tin Zuraida ketika itu, untuk dimintai keterangan oleh penyidik KPK.
Nurhadi, Rezky serta Hiendra telah ditetapkan buron oleh KPK sejak 13 Februari 2020, dalam perkara suap dan gratifikasi sejumlah perkara di Mahkamah Agung (MA) tahun 2011-2016.

Mereka diduga telah menerima suap dan gratifikasi mencapai total Rp 46 miliar.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benny Ngeluh Rutan Tak Nyaman, Begini Tanggapan KPK

Benny Ngeluh Rutan Tak Nyaman, Begini Tanggapan KPK

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 08:12 WIB

Tolak Kasasi JPU KPK, MA Sebut Vonis Bebas Sofyan Basir Sudah Tepat

Tolak Kasasi JPU KPK, MA Sebut Vonis Bebas Sofyan Basir Sudah Tepat

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 12:02 WIB

Wadah Pegawai KPK Beri Dukungan untuk Komika Bintang Emon

Wadah Pegawai KPK Beri Dukungan untuk Komika Bintang Emon

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 21:00 WIB

Kasus Suap Nurhadi, Sepatu dan Tas Mewah Disita KPK

Kasus Suap Nurhadi, Sepatu dan Tas Mewah Disita KPK

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 12:48 WIB

Kebut Berkas Kasus Suap di MA, KPK Periksa 3 Saksi

Kebut Berkas Kasus Suap di MA, KPK Periksa 3 Saksi

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 12:41 WIB

Gubah Lagu Balonku, Mantan Menteri Agama Dicecar Netizen Soal KPK

Gubah Lagu Balonku, Mantan Menteri Agama Dicecar Netizen Soal KPK

Jogja | Selasa, 16 Juni 2020 | 12:28 WIB

Bentuk New KPK Hanya Komitmen Moral, Refly Harun: Mau Serius Itu Soal Lain

Bentuk New KPK Hanya Komitmen Moral, Refly Harun: Mau Serius Itu Soal Lain

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 11:46 WIB

Terkini

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:37 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:08 WIB

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

×