Serbia Gelar Pemilu saat Pandemi, Warga Usia di Atas 65 Tahun Tak Bisa Ikut

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 21 Juni 2020 | 20:22 WIB
Serbia Gelar Pemilu saat Pandemi, Warga Usia di Atas 65 Tahun Tak Bisa Ikut
Ilustrasi Serbia (Pixabay/alexsrbija)

Suara.com - Warga Serbia berpartisipasi dalam pemilihan umum untuk parlemen baru yang diadakan pada Minggu (21/6). Lantaran berlangsung di tengah pandemi, warga yang berusia di atas 65 tahun tidak bisa mengikuti pemilu dengan alasan kesehatan.

Menyadur Channel News Asia, pemilu Serbia ini menjadi pemilihan pertama di Eropa yang diadakan semenjak tiga bulan penguncian ketat akibat wabah virus corona.

Guna mencegah sebaran virus selama pemilihan yang diikuti oleh 5,5 juta orang, otoritas berwenang pun menerapkan sejumlah protokol kesehatan seperti mewajibkan penggunaan masker dan menyediakan hand sanitizer di tempat pemungutan suara.

Dengan adanya virus corona, beberapa warga memutuskan untuk tidak menggunakan hak pilih, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi seperti lansia.

"Sejumlah pemilih dengan usia di atas 65 tahun tidak akan memilih lantaran khawatir akan terinfeksi," ujar Bojan Klacar, direktur eksekutif jajak pendapat CESID.

Presiden Serbia Aleksandar Vucic. (Foto: AFP)
Presiden Serbia Aleksandar Vucic. (Foto: AFP)

Berdasarkan jajak pendapat terbaru, Partai Rakyat Serbia (SNS) milik Presiden Serbia Aleksandar Vucic, akan mengumpulkan sekitar 50 persen suara, didorong oleh kepercayaan publik yang meluas terkait kinerja pemerintah dalam menangani pandemi virus corona.

Sementara mitra koalisi Vucic, Parta Sosialis, diperkirakan akan berada di urutan kedua dengan suara sekita 10 persen, menyusul kemudian partai oposisi kanan yang dipimpin oleh Walikota Beograd Aleksandar Sapic yang diperkirakan berada di posisi ketiga.

Lebih lanjut disebutkan, para pemilih sebagian besar mendukung upaya koalisi Vucic untuk mendorong keanggotaan Serbia di Uni Eropa sembari mempertahankan ikatan yang kuat dengan Rusia dan China.

Negara dengan populasi 7,2 juta jiwa ini mencatatkan total infeksi virus corona mencapai 12.803 dengan 260 kematian. Adapun Serbia telah mencabut pembatasan sejak 22 Mei lalu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi-Lagi Rasis, Trump Sebut Virus Corona sebagai Kung Flu

Lagi-Lagi Rasis, Trump Sebut Virus Corona sebagai Kung Flu

News | Minggu, 21 Juni 2020 | 15:21 WIB

Agar Isolasi Diri, Victoria Sediakan Rp 14 Juta Bagi Pekerja yang Sakit

Agar Isolasi Diri, Victoria Sediakan Rp 14 Juta Bagi Pekerja yang Sakit

News | Minggu, 21 Juni 2020 | 14:46 WIB

Spanyol Izinkan Wisatawan Inggris Berkunjung Tanpa Karantina Covid-19

Spanyol Izinkan Wisatawan Inggris Berkunjung Tanpa Karantina Covid-19

News | Minggu, 21 Juni 2020 | 10:36 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×