Habib Bahar Pilih Tetap di Nusakambangan, Menteri Yasonna: Beliau Nyaman

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 22 Juni 2020 | 17:37 WIB
Habib Bahar Pilih Tetap di Nusakambangan, Menteri Yasonna: Beliau Nyaman
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) sekaligus Ketua DPP PDIP Bidang Hukum dan Perundang-undangan PDIP Yasonna H Laoly memberi keterangan kepada wartawan di Royal Ambarrukmo, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (17/1/2020). - (Suara.com/Baktora)

Suara.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly mengungkapkan kondisi terbaru Habib Bahar bin Smith. Kekinian Yasonna menyebut bahwa Bahar telah kerasan menempati sel khusus si Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Batu, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Ia juga memastikan proses pembatalan asimilasi yang kemudian diiringi dengan pemindahan Bahar ke Lapas Nusakambangan sudah dilakukan sesuai prosedur. Hal itu disampaikan Yasonna dalam menjawab pertanyaan Komisi III.

Yasonna menuturkan, apa yang disampaikan itu merupakan jawaban langsung Bahar saat mendapat kunjungan dari Dirjen PAS beberapa pekan lalu. Awalnya Yasonna sengaja meminta Dirjen menemui Bajar dalam kunjungannya. Kemudian Dirjen PAS bertanya apakah Bahar ingin kembali pindah ke Lapas Gunung Sindur atau tetap di Nusakambangan.

"Sebetulnya apa yang kita lakukan memenuhi ketentuan peraturan dan sampai sekarang tetap kita monitor bahkan pak Dirjen PAS ketemu beliau beberapa waktu yang lalu, tiga minggu yang lalu. Gimana pak Habib apa kabar? Oh saya baik baik. Bagaimana kalau di ini? Oh buat sementara saya di sini saja, ya kan jawabannya begitu," kata Yasonna dalam rapat dengan Komisi III DPR, Senin (22/6/2020).

Kendati begitu, Yasonna juga tidak mengetahui detail alasan Bahar memilih berada di Nusakambangan.

Ia hanya memastikan bahwa pelayanan yang dilakukan terhadap Bahar dilakukan sebagai mana mestinya sesuai peraturan yang berlaku.

"Itu yang disampaikan Dirjen ke beliau, gimana pak Habib, gini-gini gimana kalau sementara oke saya di sini dulu barangkali waktu akan, ini kita akui bahwa ini kan preventif action yang ke sana, dan kalau beliau seperti yang dikatakan kalau beliau artinya sudah melihat nyaman. Barang kali berbeda, saya kira itu," tutur Yasonna.

Diketahui, pernyataan Yasonna merupakan jawaban atas pertanyaan anggota Komisi III, Habiburokhman dan Aboe Bakar Alhabsyi terkait pembatalan program asimilasi Habib Bahar yang kemudian disusul dengan pemindahan Bahar ke Lapas Nusakambangan.

"Saya banyak mendapat pertanyaan nih pak dari tokoh dan anggota masyarakat, apa sebenarnya sebab Habib Bahar Smith itu ditangkap kembali gitu, apakah memang karena pelanggaran PSBB yang kemudian menjadi pertanyaan, apakah karena pelanggaran PSBB juga Habib Bahar itu harus masuk ke lapas maksimum security di Nusakambangan?" tanya Aboe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Habib Bahar Digunduli, DPR Minta Kemenkumham Evaluasi Prosedur

Kepala Habib Bahar Digunduli, DPR Minta Kemenkumham Evaluasi Prosedur

News | Senin, 22 Juni 2020 | 13:13 WIB

Bahas Tapol Papua, DPD Minta MPR Panggil Mahfud MD, Yasonna, hingga Kapolri

Bahas Tapol Papua, DPD Minta MPR Panggil Mahfud MD, Yasonna, hingga Kapolri

News | Senin, 08 Juni 2020 | 20:24 WIB

UAS Samakan Habib Bahar seperti Proklamator dan Panglima Perang

UAS Samakan Habib Bahar seperti Proklamator dan Panglima Perang

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 13:54 WIB

Habib Bahar Cukur Rambut Gondrong di Lapas Nusakambangan

Habib Bahar Cukur Rambut Gondrong di Lapas Nusakambangan

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 12:21 WIB

Pengacara Siapkan 'Amunisi' Ini untuk Keluarkan Bahar Smith dari Penjara

Pengacara Siapkan 'Amunisi' Ini untuk Keluarkan Bahar Smith dari Penjara

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 15:57 WIB

Terkini

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:25 WIB

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB