Kembali ke Jakarta, Fahri Hamzah: Corona Mati Duluan atau Kita Gila Duluan?

Reza Gunadha, Ruhaeni Intan

Senin, 22 Juni 2020 | 19:44 WIB
Kembali ke Jakarta, Fahri Hamzah: Corona Mati Duluan atau Kita Gila Duluan?
Salah satu insiator Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah kembali berkomentar mengenai penanganan kasus virus corona Covid-19 di Indonesia. Hal itu ia lakukan setibanya di Jakarta, Senin (22/6/2020).

Meski tak lagi menjabat sebagai anggota dewan, ia masih aktif menanggapi berbagai isu dan permasalahan yang dialami negara, salah satunya perkembangan penanganan kasus Covid-19.

Melalui akun Twitter-nya @Fahrihamzah, ia pun mengatakan jika bandara terlihat sepi. Namun, jalanan di wilayah DKI Jakarta justru ramai.

"Aku tiba kembali di Jakarta. Airport sepi tapi jalan raya kota ini penuh sesak," tulis @Fahrihamzah.

Ia kemudian bertanya dimana orang-orang menyembunyikan virus corona. Menurutnya, virus yang belum ada obatnya itu seolah-olah berlomba dengan manusia sehingga ia berspekulasi apakah virus tersebut lebih dulu lenyap atau manusia yang lebih dulu gila.

"Mereka mengunci corona di mana? Atau corona mengunci kita? Belum jelas, sepertinya adu nafas, corona mati duluan atau kita gila duluan?" kata Fahri Hamzah.

Cuitan Fahri Hamzah (Twitter).
Cuitan Fahri Hamzah (Twitter).

Di akhir cuitannya, ia seakan memberikan alternatif jika masyarakat masih punya pilihan, yakni dengan cara hidup baru atau penerapan new normal.

"Ada pilihan lain, kita mulai lagi keberanian #NewNormal," pungkasnya.

Cuitan tersebut mengundang perhatian warganet meski tidak banyak. Ada beberapa warganet yang menggoda Fahri Hamzah dengan menyebut cuitannya itu seperti puisi milik penyair kondang Chairil Anwar.

baca juga

"Udah mirip Chairil Anwar nih Bang Fahri," tulis akun Twitter @pasiencorona.

Namun, tak sedikit juga yang menanggapi cuitan tersebut dengan sentimen negatif, salah satunya adalah akun Twitter @a_doni95.

"Jika gila dan banyak duit atau orang kaya disebutnya eksentrik. Lebih tepat opsinya antara ini? Dirawat di UGD karena wabah Covid-19 atau dirawat di RSJ?" tulis @a_doni95.

"Ya jelas sepi bandara bung. Setiap orang keluar masuk bandara harus rapid maupun swab. Terus kita ini yang kerja di luar Jawa sebagai pedagang kecil tidak bisa berangkat kerja biayanya sangat mahal. Tolong kebijakan ini disuruh kaji ulang bang @Fahrihamzah @PartaiSocmed," kata @mahesa_munir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fahri Hamzah Sindir Parpol Gunakan Saluran TV Untuk Berkampanye

Fahri Hamzah Sindir Parpol Gunakan Saluran TV Untuk Berkampanye

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 20:00 WIB

Jelang Pilkada, Fahri Hamzah Ngadu Soal E-KTP ke Mendagri Tito Karnavian

Jelang Pilkada, Fahri Hamzah Ngadu Soal E-KTP ke Mendagri Tito Karnavian

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 18:47 WIB

Fahri Hamzah: Partai Politik Adalah Mesin Ide, Bukan Mesin Kekuasaan!

Fahri Hamzah: Partai Politik Adalah Mesin Ide, Bukan Mesin Kekuasaan!

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 16:21 WIB

Luhut Polisikan Said Didu, Fahri Hamzah: Pemerintah Jangan Suka Main Lapor

Luhut Polisikan Said Didu, Fahri Hamzah: Pemerintah Jangan Suka Main Lapor

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 15:20 WIB

Fahri Hamzah Unggah Foto Khotbah Jumat, Publik Kangen Kritik Pedasnya

Fahri Hamzah Unggah Foto Khotbah Jumat, Publik Kangen Kritik Pedasnya

News | Jum'at, 19 Juni 2020 | 13:06 WIB

Al Ghazali Menikah, Ahmad Dhani Minta Sosok Ini Jadi Saksinya

Al Ghazali Menikah, Ahmad Dhani Minta Sosok Ini Jadi Saksinya

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2020 | 11:27 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×