Mahfud MD: Setiap Survei Politik Pasti Ikut Hitung Kecurangan

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 23 Juni 2020 | 20:17 WIB
Mahfud MD: Setiap Survei Politik Pasti Ikut Hitung Kecurangan
Ilustrasi Mahfud MD. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengungkapkan, pengawasan terhadap demokrasi di Indonesia kekinian jauh lebih baik ketimbang zaman Orde Baru.

Setidaknya, kata Mahfud, orang-orang yang seumuran dirinya pasti bakal menilai demokrasi kekinian sudah lebih baik  dari sebelum-sebelumnya.

Soal pemantauan demokrasi zaman kiwari, Mahfud berseloroh "kecurangan" pun sudah tampak sebelum hasil pemilihan presiden antara Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto diumumkan. 

Canda Mahfud itu erat terkait keberadaan hasil survei-survei yang digelar masing-masing kubu kandidat pada masa kampanye Pilpres 2019.

"Seperti Pak Jokowi dengan Pak Prabowo itu kan enam bulan sebelumnya orang sudah tahu, kira-kira 55 banding 45," kata Mahfud saat berpidato di acara Bawaslu RI yang disiarkan langsung secara virtual, Selasa (23/6/2020).

Saat menceritakan itu, Mahfud sempat menyebut persentase perolehan suara pendukung itu juga sudah termasuk kecurangan-kecurangan yang diciptakan. 

"Meskipun ada curangnya, ya itu sudah dihitung dengan curangnya sebelumnya," ucapnya sambil tertawa. 

"Sebelumnya itu kira-kira terjadi kecurangan sehingga begini kira-kira, sama-sama curang. Yang ini curang, yang ini curang tapi telat sehingga tidak signifikan," kata dia.

Sementara pada era Soeharto, kata Mahfud, tak ada survei-survei politik jelang pemilihan presiden. 

baca juga

Tapi, kata dia, hasil akhir pemilu zaman Orba sudah diketahui bahkan sejak setahun sebelumnya.

"Ada namanya survei, ada pengamat yang boleh masuk, ke KPU diberi sertifikat pemantau namanya. Dulu engak boleh pemantau. Ini harus disyukuri sebagai bagian dari demokrasi kita."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerap Rapid Test Corona di Istana, Moeldoko: Jangan Grogi, Ini Darah Biru

Kerap Rapid Test Corona di Istana, Moeldoko: Jangan Grogi, Ini Darah Biru

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 19:32 WIB

Mau Dukung Pemerintah Bila Jokowi Meninggal, DPR: Tengku Zul Harus Istigfar

Mau Dukung Pemerintah Bila Jokowi Meninggal, DPR: Tengku Zul Harus Istigfar

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 18:47 WIB

Istana Balas Tudingan Haris Azhar: Tak Sepeser pun APBN untuk Bayar Buzzer!

Istana Balas Tudingan Haris Azhar: Tak Sepeser pun APBN untuk Bayar Buzzer!

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 18:42 WIB

Kubu Ruslan Buton Bongkar Kejanggalan Alat Bukti Polisi

Kubu Ruslan Buton Bongkar Kejanggalan Alat Bukti Polisi

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 18:20 WIB

Kutip Ucapan Jokowi, Mahfud MD ke Aparat: Jangan Terlalu Sensi

Kutip Ucapan Jokowi, Mahfud MD ke Aparat: Jangan Terlalu Sensi

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 17:47 WIB

Serahkan Kesimpulan Gugatan ke Hakim, Kubu Ruslan Buton: Harus Dikabulkan!

Serahkan Kesimpulan Gugatan ke Hakim, Kubu Ruslan Buton: Harus Dikabulkan!

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 16:14 WIB

Polemik RUU HIP, Menteri Mahfud Sebut Pemerintah Tak Bisa Cabut Usulan DPR

Polemik RUU HIP, Menteri Mahfud Sebut Pemerintah Tak Bisa Cabut Usulan DPR

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 15:36 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×