Kasus Covid-19 Melonjak, Australia Kirim Seribu Tentara ke Melbourne

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Kamis, 25 Juni 2020 | 14:05 WIB
Kasus Covid-19 Melonjak, Australia Kirim Seribu Tentara ke Melbourne
Ilustrasi tentara (Shutterstock).

Suara.com - Kementerian Pertahanan Australia akan mengerahkan 1000 tentara Melbourne sebagai upaya untuk membantu penanganan wabah virus corona yang belakangan meningkat di negara bagian Victoria.

Menyadur Channel News Asia, Victoria mencatatkan hampir 150 kasus baru dalam sepekan terakhir. Kasus merebak di Melbourne.

Menteri Pertahanan Australia Linda Reynolds pada Kamis (25/6), mengumumkan upaya pengirimiman tentara ini akan dilakukan secapatnya, dalam beberapa hari mendatang.

Reynolds menjelaskan Pasukan Pertahanan Australia akan dibagi untuk dua tugas. Sekitar 850 tentara akan membantu memantau para pelancong internasional yang menjalani karantina di hotel.

Sementara sekitar 200 lainnya akan memberikan dukungan di bagian logistik dan medis ke fasilitas pengujian Covid-19.

Personel militer sebelumnya telah dikerahkan untuk menjaga perbatasan negara-negara bagian yang ditutup dan menyediakan dukungan perencanaan untuk layanan manajemen kesehatan, termasuk di Victoria.

Penduduk setempat menyantap makanan di salah satu restoran, di Darling Harbour di Sydney, Australia, Sabtu (17/5/2020). Sydney mulai melonggarkan beberapa pembatasan COVID-19 sejak 15 Mei lalu yang memungkinkan orang-orang pergi ke berbagai pantai, pub, dan restoran untuk kegiatan rekreasi. ANTARA FOTO/Xinhua-Bai Xuefei/hp.
Penduduk setempat menyantap makanan di salah satu restoran, di Darling Harbour di Sydney, Australia, Sabtu (17/5/2020). Sydney mulai melonggarkan beberapa pembatasan COVID-19 sejak 15 Mei lalu yang memungkinkan orang-orang pergi ke berbagai pantai, pub, dan restoran untuk kegiatan rekreasi. ANTARA FOTO/Xinhua-Bai Xuefei/hp.

Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews, mengatakan pihak berwenang mulai menguji coba seluruh pinggiran kota yang terdampak paling buruk untuk menekan munculnya gelombang kedua.

"Kami memiliki ambulans dan van lain yang benar-benar akan berada di ujung jalan pemukiman warga," ujar Andrews.

"Kami akan melihat jumlah (kasus) ini meningkat dalam beberapa hari mendatang."

baca juga

Sejauh ini Australia mencatatkan lebih dari 7.500 infeksi virus corona dengan 104 kematian pada Kamis (25/6).

Sebelumnya, Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Australia menerapkan protokol kesehatan yang akan mencegah virus semakin mewabah, untuk itu ia mendesak agar pemerintah pusat dan negara bagian membuka kembali aktivitas ekonomi.

"Kita harus hidup berdampingan dengan Covid-19. Itu kan akan ke mana-mana. Kita harus terus maju," kata Morrison.

Australia pada akhir Juli nanti berencana mencabut sebagian besar pembatasan jarak sosial. Kendati demikian, negara bagian akan diberi kekuasaan untuk menentukan waktu pelonggaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mewah! Youtuber Australia Ungkap Isi Lemarinya yang Dihargai 2,8 Miliar

Mewah! Youtuber Australia Ungkap Isi Lemarinya yang Dihargai 2,8 Miliar

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2020 | 10:58 WIB

Mayoritas Warga Australia Tak Percaya Jokowi Mampu Tangani Masalah Covid-19

Mayoritas Warga Australia Tak Percaya Jokowi Mampu Tangani Masalah Covid-19

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 21:20 WIB

Agar Isolasi Diri, Victoria Sediakan Rp 14 Juta Bagi Pekerja yang Sakit

Agar Isolasi Diri, Victoria Sediakan Rp 14 Juta Bagi Pekerja yang Sakit

News | Minggu, 21 Juni 2020 | 14:46 WIB

Terkini

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Sport | Minggu, 20 September 2026 | 10:26 WIB

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 10:24 WIB

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 10:23 WIB

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:20 WIB

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 10:16 WIB

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:15 WIB

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:10 WIB

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 10:08 WIB

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 10:00 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

×