Tumbuh Tentakel, Mutasi Virus Corona Diklaim Kian Mengerikan

Rendy Adrikni Sadikin | Arief Apriadi | Suara.com

Sabtu, 27 Juni 2020 | 11:24 WIB
Tumbuh Tentakel, Mutasi Virus Corona Diklaim Kian Mengerikan
Gambar mengerikan terkait mutasi virus Corona yang kini mampu menumbuhkan tentakel. (Dok. Dr. Elizabeth Fischer, NIAID/NIH)

Suara.com - Tim ilmuwan internasional yang tengah mencari obat efektif untuk menyembuhkan infeksi Covid-19 baru-baru ini menunjukkan gambar mengerikan terkait mutasi virus Corona.

Menyadur Milwaukee Journal Sentinel, Sabtu (27/6/2020), virus bernama ilmiah Sars-CoV-2 ini mampu menumbuhkan tentakel bercabang yang berfungsi untuk menularkan infeksi ke sel-sel sekitar.

Kendati tampak mengerikan, gambar-gambar itu disebut jadi pintu bagi para ilmuwan untuk menemukan obat yang lebih efektif demi melawan Covid-19, sebagaimana laporan yang terbit di jurnal Cell, Sabtu (27/6/2020).

Dengan berfokus pada perilaku dasar virus--bagaimana mereka membajak protein utama manusia--tim tersebut mampu mengidentifikasi obat paling efektif untuk menghambat proses kinase Covid-19.

Gambar mengerikan terkait mutasi virus Corona yang kini mampu menumbuhkan tentakel. (Dok. Dr. Robert Gross, University of Freiburg).
Gambar mengerikan terkait mutasi virus Corona yang kini mampu menumbuhkan tentakel. (Dok. Dr. Robert Gross, University of Freiburg).

Hal itu diungkapkan Nevan Krogan, direktur Quantitative Biosciences Institute di University of California, San Francisco, yang merupakan salah satu dari sekitar 70 penulis makalah ilmiah tersebut.

“Kami telah menguji sejumlah penghambat kinase ini dan ada yang lebih baik daripada remdesivir,” kata Nevan Krogan.

Studi terbaru itu juga menunjukkan bagaimana hebatnya virus Corona untuk merusak sel-sel manusia. Sars-CoV-2 bahkan punya kemampuan untuk mengacaukan sistem komunikasi antar sel orang yang terinfeksi.

"Makalah ini menunjukkan betapa lengkapnya virus mampu mem-rewire semua sinyal yang terjadi di dalam sel," kata Andrew Mehle, seorang profesor asosiasi mikrobiologi medis dan imunologi di University of Wisconsin-Madison.

"Itu benar-benar luar biasa dan itu adalah sesuatu yang terjadi dengan sangat cepat (segera setelah dua jam setelah sel terinfeksi)."

Mehle, yang tidak terlibat dalam penelitian itu menjabarkan bahwa temuan baru ini mengungkap fakta bahwa misi menemukan obat atau vaksin untuk virus Corona jadi tugas yang amat menantang bagi ilmuan.

"Ini (virus Corona) adalah evolusi mesin yang sangat efisien. Hal itu membuat tugas menemukan terapi (obat atau vaksin) sangat menantang," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger, Video Pasien Corona yang Kritis Tidur Terapit 2 Jenazah Covid-19

Geger, Video Pasien Corona yang Kritis Tidur Terapit 2 Jenazah Covid-19

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 20:41 WIB

Sembuh dari Covid-19, Istri Gubernur Malut Tinggalkan Tempat Karantina

Sembuh dari Covid-19, Istri Gubernur Malut Tinggalkan Tempat Karantina

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 19:56 WIB

Sempat Divonis Tak Panjang Umur, Pria Ini Turunkan Berat Badan 133 Kg

Sempat Divonis Tak Panjang Umur, Pria Ini Turunkan Berat Badan 133 Kg

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 20:03 WIB

Ahli Sarankan Pakai Face Shield daripada Masker Kain, Ini Alasannya

Ahli Sarankan Pakai Face Shield daripada Masker Kain, Ini Alasannya

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 20:49 WIB

Terkini

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB

Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:44 WIB

Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh

Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:07 WIB

Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:03 WIB

Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?

Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:58 WIB

Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel

Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:52 WIB

Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan

Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:46 WIB

Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?

Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:44 WIB