Viral Beri Mahar Sandal Jepit dan Air Putih, Yudi: Yang Penting Tak Kredit

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Senin, 06 Juli 2020 | 13:48 WIB
Viral Beri Mahar Sandal Jepit dan Air Putih, Yudi: Yang Penting Tak  Kredit
Pernikahan pria Lombok, beri mahar sandal jepit dan segelas air. (YouTube)

Suara.com - Baru-baru ini, viral di media sosial pernikahan pria di Lombok, Nusa Tenggara Barat yang memberikan mahar sandal jepit dan segelas air untuk pujaan hatinya.

Yudi, nama pria itu resmi mempersunting perempuan bernama Helmi. Keduanya melangsungkan akad nikah pada Jumat (3/7/2020).

Pernikahan keduanya seketika menjadi perbincangan hangat lantaran mempelai pria memberikan mahar yang dianggap tak wajar yakni berupa sandal jepit dan segelas air.

Tak sedikit warganet yang merasa terharu melihat mahar sederhana itu. Namun ada adapula yang menuding kalau mahar sandal jepit dan segelas air hanya rekayasa.

Yudi dan Helmi pun akhirnya buka suara mengenai isu yang beredar. Keduanya yang tengah berbahagia tampak santai menjawab komentar sinis warganet.

Hal itu ditunjukkan lewat video wawancara yang diunggah oleh akun Instagram @intaslombok, Senin (6/7/2020).

"Biarlah netizen berkoar-koar semaunya. Kita ambil positifnya aja," kata Yudi seperti dikutip Suara.com.

Setali tiga uang, Helmi pun mengatakan mahar yang diberikan suaminya benar-benar sandal jepit dan segelas air. Tidak ada uang yang diselipkan dalam kotak mahar seperti tuduhan warganer.

"Yang bilang (ada uang di belakang kotak mahar) itu hoaks," kata Helmi sembari tersenyum.

Perempuan itu menuturkan mahar yang dianggap ala kadarnya tersebut memang murni permintaannya sendiri. Ia memilih mas kawin sederhana asalkan lunas.

"Ini kemauan saya sendiri. Yang penting lunas," terangnya.

Pasangan dengan mahar sandal jepit dan segelas air. (Instagram/@instalombok_)
Pasangan dengan mahar sandal jepit dan segelas air. (Instagram/@instalombok_)

Tak berselang lama, Yudi terdengar menimpali perkataan istrinya, "Yang penting tidak kredit".

Bahkan dalam wawancara tersebut, Helmi menyeletuk tak memikirkan mahar lain selain sandal jepit. Sebab, baginya hal itu sudah cukup.

Meski menjadi sorotan karena mahar sandal jepit, pasangan itupun berharap pernikahan mereka langgeng sampai akhir hayat.

Keduanya memiliki prinsip lebih baik melangsungkan pernikahan secara sederhana tapi dapat hidup berkecukupan saat menjalani rumah tangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Kalah Cetar! Selain Penjual Rujak, Pedagang Sayur Ini Mirip Syahrini

Tak Kalah Cetar! Selain Penjual Rujak, Pedagang Sayur Ini Mirip Syahrini

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 17:01 WIB

Pelanggan Ojol Tersinggung Dipanggil 'Kak', Publik: Mau Dipanggil Almarhum?

Pelanggan Ojol Tersinggung Dipanggil 'Kak', Publik: Mau Dipanggil Almarhum?

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 15:55 WIB

Viral Pernikahan Pria di Lombok, Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air

Viral Pernikahan Pria di Lombok, Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air

News | Sabtu, 04 Juli 2020 | 15:43 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB