Lagi Corona, Istana Tak Undang Rakyat ke Upacara Peringatan HUT ke 75 RI

Senin, 06 Juli 2020 | 17:29 WIB
Lagi Corona, Istana Tak Undang Rakyat ke Upacara Peringatan HUT ke 75 RI
Heru Budi Hartono diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/4).

Suara.com - Istana Kepresidenan tetap menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Republik Indonesia di Istana Merdeka pada Senin (17/7/2020). Tapi tidak mengundang masyarakat luas.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan istri Wury Estu Handayani akan hadir dalam upacara peringatan HUT ke 75 RI.

Selain itu pejabat pemerintah yang hadir yakni yang bertugas membacakan teks proklamasi, pembaca doa, Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Karena keterbatasan jadi yang di Istana p
Presiden beserta ibu, Wakil Presiden beserta ibu dan pejabat yang hanya ada tugasnya, contoh mungkin ada yang baca proklamasi, baca doa dan plus Panglima TNI dan Polri," ujar Heru dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden, Senin (6/7/2020).

Heru menuturkan pada peringatan HUT ke 75 RI, Istana Kepresidenan tak mengundang masyarakat umum seperti tahun- tahun sebelumnya.

Adapun para menteri dan kepala negara yang hadir juga melalui virtual dari kementeriannya masing-masing.

"Kebiasaan dari istana adalah mengundang masyarakat itu kami tidak, tadi terkait dengan yang lain mungkin kita undang secara virtual, jadi undangan tetap kami edarkan kepada para menteri dan lembaga tetapi mereka berada di tempat masing-masing kira-kira seperti itu," ucap dia.

Heru menegaskan alasan tak mengundang masyarakat lantaran pemerintah mengutamakan kesehatan dan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

"Kami tidak mengundang masyarakat karena kondisi kita paham masih adanya PSBB dan kita utamakan kesehatan masyarakat dan protokol kesehatan," katanya.

Baca Juga: Makin Padat, KAI Minta Pembatasan Angkut Penumpang KRL Jadi 60 Persen

Tak hanya itu, Heru menyebut pasukan pengibaran bendera pusaka (Paskibraka) yang bertugas nantinya hanya berjumlah tiga orang dan satu orang cadangan.

Keputusan tersebut diambil mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19.

"Terkait Paskibra tentunya tadi kami bersepakat tentunya ini adlaah keputusan kolegial bahwa kita gunakan mempertimbangkan kondisi covid yang masih ada, sehingga kita mengambil keputusan bahwa Paskibra yang digunakan hanya tiga itu diambil plus cadangan satu yang akan mengibarkan bendera saja di lapangan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI