Callamard: Pembunuhan Qassem Soleimani Langgar Hukum Internasional

Syaiful Rachman | Suara.com

Selasa, 07 Juli 2020 | 19:51 WIB
Callamard: Pembunuhan Qassem Soleimani Langgar Hukum Internasional
Kepala Pasukan Elite Quds Iran sekaligus tokoh militer berpengaruh, Mayor Jenderal Qassem Soleimani, bersama pemimpin Iran Ali Khamenei. [AFP]

Suara.com - Serangan udara pesawat nir-awak (drone) Amerika Serikat di Irak yang menewaskan komandan militer Iran, Mayor Jenderal Qassem Soleimani dan sembilan orang lainnya, merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional. Hal itu diungkapkan penyelidik hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Senin (6/7/2020).

Utusan khusus PBB untuk aksi di luar pengadilan, Agnes Callamard, dalam laporannya tentang eksekusi sewenang-wenang menyebutkan AS gagal menunjukkan bukti yang cukup untuk membenarkan aksinya menyerang konvoi mobil Soleimani setelah mereka keluar dari kompleks bandara di Baghdad, Irak.

Serangan itu melanggar piagam PBB, kata Callamard lewat laporannya. Ia juga mendesak otoritas terkait meningkatkan adanya akuntabilitas pada aksi serangan drone dan meminta aturan lebih banyak terkait penggunaan senjata.

"Dunia saat ini ada pada masa yang kritis, dan kemungkinan berada pada titik kritis, saat waktunya tiba untuk menggunakan drone ... Dewan Keamanan memilih tidak bertindak; komunitas internasional sengaja atau tidak, sebagian besar dari mereka juga diam," kata Callamard, seorang penyelidik independen.

Kepala Pasukan Elite Quds Iran sekaligus tokoh militer berpengaruh, Mayor Jenderal Qassem Soleimani, tewas dalam serangan udara oleh Amerika Serikat terhadap konvoi kedua petinggi militer itu di bandara Baghdad, Irak, Jumat (3/1/2020). [Irishtime]
Kepala Pasukan Elite Quds Iran sekaligus tokoh militer berpengaruh, Mayor Jenderal Qassem Soleimani, tewas dalam serangan udara oleh Amerika Serikat terhadap konvoi kedua petinggi militer itu di bandara Baghdad, Irak, Jumat (3/1/2020). [Irishtime]

Callamard akan mempresentasikan temuannya ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB, Kamis (9/7/2020). Setelah itu, negara-negara anggota akan membahas langkah selanjutnya yang harus dilakukan. AS bukan anggota Dewan HAM PBB, mengingat negara itu telah keluar dua tahun lalu.

Soleimani, komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran, merupakan tokoh penting di balik terbentuknya jaringan tentara Iran di kawasan Timur Tengah.

Washington menuduh Soleimani bertanggung jawab pada beberapa serangan yang diluncurkan oleh milisi/kelompok garis keras di sejumlah kawasan.

Warga Iran memberikan penghormatan kepada Qassem Soleimani yang tewas terbunuh oleh serangan drone Amerika Serikat. (Foto: AFP)
Warga Iran memberikan penghormatan kepada Qassem Soleimani yang tewas terbunuh oleh serangan drone Amerika Serikat. (Foto: AFP)

"Mayor Jenderal Soleimani bertanggung jawab menyusun strategi militer Iran, dan aksi militer di Suriah dan Irak. Namun, tidak ada ancaman yang nyata dan langsung pada hidup warga, sehingga serangan AS pun melanggar hukum," tulis Callamard dalam laporannya.

Ia menambahkan aksi AS pada 3 Januari tersebut menjadi serangan pertama yang diketahui publik yang bertujuan untuk mempertahankan diri dari ancaman negara lain. Serangan itu juga pertama kali dilakukan di wilayah pihak ketiga.

Setelah serangan yang menewaskan Soleimani, Iran membalas dengan meluncurkan roket ke pangkalan militer Irak, tempat tentara AS ditugaskan. Beberapa jam kemudian, tentara Iran yang tengah waspada tinggi salah menembak sebuah pesawat komersial berisi warga sipil setelah lepas landas dari Teheran.

Iran telah mengeluarkan surat penangkapan terhadap Presiden AS Donald Trump dan 35 pejabat AS lainnya terkait dengan tewasnya Soleimani. Iran juga meminta bantuan Interpol, kata seorang jaksa, Ali Alwasimehr pada 29 Juni, sebagaimana dikutip oleh kantor berita Fars. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!

Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:54 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Rupiah Tembus Rp17.391, Sinyal Bahaya atau Puncak Krisis bagi UMKM?

Rupiah Tembus Rp17.391, Sinyal Bahaya atau Puncak Krisis bagi UMKM?

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:08 WIB

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

Ditolak Masuk Kanada, Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026 Jika FIFA Tak Beri Garansi Keamanan

Ditolak Masuk Kanada, Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026 Jika FIFA Tak Beri Garansi Keamanan

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:19 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:29 WIB

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB