Menlu China Sebut AS Sebar Hoaks untuk Merusak Hubungan Internasional

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 10 Juli 2020 | 21:38 WIB
Menlu China Sebut AS Sebar Hoaks untuk Merusak Hubungan Internasional
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. (AFP)

Suara.com - Kementerian Luar Negeri china menuduh Mike Pompeo menyebar Hoax dan mengarang semua berita pelasu untuk merusak hubungan internasional China dengan negara lain.

Menyadur CNN pada Jumat (10/07/2020), komentar ini diungkap olah Menlu China Zhao Lijian dalam konferensi pers terbarunya.

"Pompeo terus mengarang segala macam berita palsu untuk menyerang dan menodai China dan mencoba meracuni hubungan antara China dan negara-negara lain," ujarnya.

Sebelumnya pada hari Rabu, Pompeo mengatakan "Beijing mengklaim selama berbulan-bulan bahwa itu melaporkan wabah virus ke WHO. Sekarang kita tahu itu tidak benar juga," katanya.

Tak cuma itu, Mike Pompeo juga menyebut China punya masalah kredibilitas yang sangat besar dan gagal mengungkap kebenaran virus corona.

Jubir Kemlu China Zhao Lijian (ANTARA/HO-MFA/mii)
Zhao Lijian (ANTARA/HO-MFA/mii)

"Mereka gagal memberitahu dunia tentang kebenaran virus ini dan sekarang ratusan ribu orang di seluruh dunia sudah meninggal," ucap Pompeo.

Zhao Lijian mengatakan bahwa China memberi tahu WHO tentang informasi terbaru tentang penyebaran virus secepat mungkin.

Dia juga mendesak Pompeo untuk memperbaiki kesalahannya dan berhenti menyebarkan virus politik sebelum ia menjadi bahan tertawaan komunitas internasional.

ilustrasi WHO. (PlusONE / Shutterstock.com)
ilustrasi WHO. (PlusONE / Shutterstock.com)

Sementara itu pada 29 Juni , Oganisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengubah timeline virus corona. Dalam revisi tersebut mereka mengaku bahwa berita virus corona pertama berawal dari siaran pers secara daring, bukan dari otoritas China.

"Kantor Perwakilan WHO di Republik Rakyat Cina mengambil pernyataan media oleh Komisi Kesehatan Kotamadya Wuhan dari situs web mereka tentang kasus 'virus pneumonia' di Wuhan, Republik Rakyat China," kata WHO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Penularan Virus Corona, Terapkan 8 Hal ini di Salon dan Spa!

Cegah Penularan Virus Corona, Terapkan 8 Hal ini di Salon dan Spa!

Health | Jum'at, 10 Juli 2020 | 09:46 WIB

Jelang Akhir Pekan Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Melemah Lawan Dolar AS

Jelang Akhir Pekan Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Melemah Lawan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2020 | 08:58 WIB

Duh, 2 Anak Meninggal Akibat Penyakit Kawasaki Terkait Covid-19

Duh, 2 Anak Meninggal Akibat Penyakit Kawasaki Terkait Covid-19

Health | Jum'at, 10 Juli 2020 | 08:28 WIB

Terkini

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

News | Senin, 27 April 2026 | 13:48 WIB

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:44 WIB

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

News | Senin, 27 April 2026 | 13:41 WIB

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 27 April 2026 | 13:40 WIB

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

News | Senin, 27 April 2026 | 13:37 WIB

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

News | Senin, 27 April 2026 | 13:29 WIB

Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat

Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat

News | Senin, 27 April 2026 | 13:27 WIB

Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo

Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo

News | Senin, 27 April 2026 | 13:26 WIB

Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:24 WIB

KemenPPPA Sebut Lonjakan Daycare di Indonesia Tak Diiringi Standar dan Legalitas

KemenPPPA Sebut Lonjakan Daycare di Indonesia Tak Diiringi Standar dan Legalitas

News | Senin, 27 April 2026 | 13:22 WIB