Wabah Virus Corona Belum Selesai, Kini Ditemukan Virus Bubonic pada Tupai

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Selasa, 14 Juli 2020 | 13:28 WIB
Wabah Virus Corona Belum Selesai, Kini Ditemukan Virus Bubonic pada Tupai
Tupai sedang makan kacang kenari. [Shutterstock]

Suara.com - 2020 seakan jadi tahun yang panjang bagi sebagian besar umat manusia. Saat pandemi virus Corona masih melanda dunia, kini ditemukan virus bubonic atau pes pada tupai.

Menyadur New York Post, Selasa (14/7/2020), seekor tupai di Jefferson County, Colorado, Amerika Serikat, terbukti terinfeksi virus pes yang di abad ke-14 menjadi pandemi bernama black death.

Pandemi black death merupakan salah satu krisis kesehatan terparah sepanjang sejarah manusia yang memakan korban jiwa hingga 50 juta orang.

"Wabah ini adalah penyakit menular yang disebabkan bakteri Yersinia pestis, dan dapat ditularkan oleh manusia dan hewan," kata pejabat kesehatan di The Town of Morrison, Jefferson County.

"Namun, jika tindakan pencegahan yang tepat diambil, risiko terkena wabah sangat rendah,” tambahnya.

Ilustrasi Black Death. [Shutterstock]
Ilustrasi Black Death. [Shutterstock]

Temuan virus bubonic pada tupai membuat departemen kesehatan masyarakat setempat meminta para pemilik hewan untuk waspada.

Mereka juga diminta berkonsultasi ke dokter hewan apabila peliharannya menunjukan gejala sakit.

Gejala pes pada manusia meliputi demam tinggi, menggigil, sakit kepala dan mual, di antara tanda-tanda lain, terjadi dalam waktu satu minggu setelah paparan. Namun, wabah dapat diobati dengan antibiotik setelah diagnosis dini.

"Anjing tidak rentan terhadap wabah; namun, mereka dapat mengambil dan membawa kutu tikus yang terinfeksi penyakit pes,” tulis pernyataan departemen kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Banyak Negara Salah Arah Tangani Virus Corona

WHO: Banyak Negara Salah Arah Tangani Virus Corona

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 09:56 WIB

Ngeyel Tak Percaya Pandemi Covid-19, Pria Meninggal Terinfeksi Corona

Ngeyel Tak Percaya Pandemi Covid-19, Pria Meninggal Terinfeksi Corona

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 10:26 WIB

Para Ahli Sebut Indonesia Gagal Kendalikan Wabah Covid-19

Para Ahli Sebut Indonesia Gagal Kendalikan Wabah Covid-19

Tekno | Selasa, 14 Juli 2020 | 09:30 WIB

Masuk Mekah Tanpa Izin Selama Musim Haji Didenda Rp 38 Juta

Masuk Mekah Tanpa Izin Selama Musim Haji Didenda Rp 38 Juta

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 09:44 WIB

Studi: Virus Corona Bisa Menyebabkan Kerusakan dan Disfungsi Jantung

Studi: Virus Corona Bisa Menyebabkan Kerusakan dan Disfungsi Jantung

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 08:20 WIB

Manfaatkan Lahan Kosong di Kolong Tol dengan Bercocok Tanam

Manfaatkan Lahan Kosong di Kolong Tol dengan Bercocok Tanam

Video | Selasa, 14 Juli 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB