Bawaslu Minta KPU Perhatikan Coklit Data Pemilih di Pilkada 2020

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Rabu, 15 Juli 2020 | 14:58 WIB
Bawaslu Minta KPU Perhatikan Coklit Data Pemilih di Pilkada 2020
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Pilkada serentak 2020 bakal dilaksanakan di 270 daerah yang terdiri dari 9 Provinsi, 37 Kota, dan 224 Kabupaten yang berada di wilayah Indonesia. Terkait itu, Bawaslu meminta agar KPU benar-benar melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih.

Ketua Bawaslu Abhan mengatakan tugas KPU dalam menyelenggarakan Pemilu bukanlah hal yang mudah. Terutama, penyelengaraan di tingkat desa. Dia meminta agar ada sebuah sinergitas dari segenap unsur guna melakukan tugas Coklit.

"Karena apa, karena petugas-petugas PPDP, KPU dan juga dari jajaran Bawaslu, pengawasan pemilihan desa kelurahan atau pengawas dadi desa kelurahan, tentunya harus bersinergi bersama dan melakukan tugas Coklit," ungkap Abhan di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2020).

Abhan menyebut, tugas Coklit menjadi penting guna memastikan agar kualitas data pemilih benar-benar valid dan akuntabel. Merujuk pada data pemilih yang diserahkan pada pihak Kementerian Dalam Negeri, jumlahnya hampir 106 juta pemilih.

"Bahkan Coklit tahapan penting untuk memastikan agar kualitas data pemilih itu betul-betul valid dan akuntabel. Karena kalau melihat data pemilih kita yang diserahkan Kemendagri atau DP4 kemarin ada kurang lebih 105 juta, dan tambahan DP4 juga 500 ribu. jadi hampir 106 juta," ungkap dia.

Abhan kembali menekankan soal sinergitas antar penyelenggara Pemilu. Ia kemudian berharap partisipasi aktif dari masyarakat.

Merujuk pada pengalaman sebelumnya, persoalan mengenai Daftar Pemilih Tetap (DPT) kerap menjadi alasan bilamana ada hasil sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Pengalaman dari beberapa kali Pemilu maupun Pilkada, bahwa persoalan DPT, sering jadi alasan ketika ada sengeketa hasil ke Mahkamah Konstitusi," katanya.

"Maka ini kewajiban dari penyelenggara Bawaslu untuk bersama-sama dengan KPU agar mensukseskan gerakan klik serentak. dan pada akhirnya bisa menghadirkan data pemilih yang akurat dan akuntabel," Abhan menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendagrai Minta KPU Siapkan 317 Ribu APD untuk Petugas Pilkada 2020

Kemendagrai Minta KPU Siapkan 317 Ribu APD untuk Petugas Pilkada 2020

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 14:12 WIB

Jelang Pilkada 2020, KPU Resmi Luncurkan Aplikasi Gerakan Klik Serentak

Jelang Pilkada 2020, KPU Resmi Luncurkan Aplikasi Gerakan Klik Serentak

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 12:08 WIB

Temui Cak Imin di DPP PKB, Ketum Partai Demokrat: Silaturahmi

Temui Cak Imin di DPP PKB, Ketum Partai Demokrat: Silaturahmi

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 14:05 WIB

Gerindra Minta KPU Tegas Menolak Pecandu Narkoba Maju Pilkada 2020

Gerindra Minta KPU Tegas Menolak Pecandu Narkoba Maju Pilkada 2020

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 06:19 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB