Inggris dan AS Tuding Rusia Berupaya Curi Data Vaksin Covid-19

Jum'at, 17 Juli 2020 | 09:08 WIB
Inggris dan AS Tuding Rusia Berupaya Curi Data Vaksin Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Pusat Keamanan Cyber Nasional (NCSC) Inggris menuding peretas yang didukung oleh Rusia berusaha mencuri vaksin Covid-19 dan hasil penelitian perawatan institusi akademik dan farmasi di seluruh dunia.

Menyadur Channel News Asia, Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada sepakat menyebut serangan retasan datang dari kelompok APT29 atau dikenal Cozy Bear, yang dipastikan sebagai bagian dari layanan intelijen Rusia.

"Kami mengutuk serangan tercela ini terhadap yang melakukan pekerjaan vital untuk memerangi pandemi virus corona," ujar Direktur Operasi NCSC, Paul Chichester, Kamis (16/7).

Peneliti Cybersecurity mengatakan alat peretas APT29 digunakan terhadap klien yang berlokasi di Amerika Serikat, Jepang, Cina dan Afrika selama setahun terakhir.

NCSC menyebut serangan peretas terus berlanjut dan menggunakan berbagai alat serta teknik, termasuk spear-phishing dan custom malware.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab menyatakan serangan yang menargetkan perkerjaan terkait pandemi ini tidak dapat terima.

"Saat yang lain memburu kepentingan pribadi dengan perilaku sembrono, Inggris dan aliansinya bekerja keras menemukan vaksin dan melindungi kesehatan global," kata Raab.

Departemen Keaamana Dalam Negeri AS dan Komando Siber AS juga merilis informasi tentang tiga alat yang digunakan oleh peretas Rusia, dengan nama sandi Wellmail, Sorefang, dan Wellmess.

Sementara otoritas berwenang Kanada mengatakan serangan tersebut menghambat respon dan membahayakan organisasi kesehatan. Sinyal Pusat Intelijen Kanada menyarankan lembaga untuk mengambil tindakan perlindungan diri.

Baca Juga: Pulang ke Inggris, Lando Norris Jalani Perawatan Punggung

Kantor berita Rusia RIA mengutip juru bicara Dmitry Peskov yang menyatakan Kremlin menolak tuduhan Inggris yang tak dilengkapi dengan bukti yang kuat itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI