Radang Kantung Empedu, Raja Salman Tetap Pimpin Rapat dari Rumah Sakit

Rendy Adrikni Sadikin | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 22 Juli 2020 | 16:08 WIB
Radang Kantung Empedu, Raja Salman Tetap Pimpin Rapat dari Rumah Sakit
Raja Salman didampinngi putra mahkota Pangeran Mohammed bin Salman. [AFP]

Suara.com - Raja Salman dari Arab Saudi tetap memimpin rapat kabinet meski sedang dalam perawatan di rumah sakit pada Selasa (21/07/2020). Raja Arab ini dirawat karena keluhan radang kandung empedu.

Menyadur Gulf News pada Rabu (22/07/2020), tiga sumber dekat mengatakan Raja Salman dalam kondisi stabil.

Sebuah video raja yang memimpin pertemuan disiarkan di TV pemerintah Saudi pada Selasa malam. Dalam video tanpa suara itu, Raja Salman terlihat duduk di belakang meja sambil membaca dokumen.

Raja minyak yang berhasil menutup sekutu AS sejak 2015 ini menjalani pemeriksaan medis dan kini dalam kondisi stabil. Sumber menyebut Raja Salman baik-baik saja.

Seorang pejabat yang tak disebutkan identitasnya mengaku sempat bicara dengan salah satu putra Raja Salman pada hari Senin. Ia berkata semuanya yang tampak tenang dan tidak ada kepanikan tentang kesehatan raja.

Presiden Joko Widodo (Jokowi), bersama istri dan dua puteranya, berposen bersama Raja Salman, penguasa Arab Saudi di Riyahd, Minggu (14/4/2019). [Instagram/Jokowi]
Presiden Joko Widodo (Jokowi), bersama istri dan dua puteranya, berposen bersama Raja Salman, penguasa Arab Saudi di Riyahd, Minggu (14/4/2019). [Instagram/Jokowi]

Sebelumnya, Raja Salman bin Abdulaziz al Saud dari Arab Suadi, dirawat di rumah sakit spesialis Raja Faisal pada Senin (20/07/2020) pagi.

Sumber menyebut Raja Salman yang berusia 84 tahun mengalami peradangan empedu, namun tak dijelaskan secara rinci tentang informasi lainnya terkait hal ini.

Untuk sementara, posisi Raja Arab dipegang oleh putra mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman atau yang populer dengan sebutan MBS yang berusia 34 tahun.

Raja Salman dan tangga khususnya. (AFP)
Raja Salman dan tangga khususnya. (AFP)

Ia adalah pemegang kekuasaan secara de facto dan kerap melakukan sejumlah perubahan ekonomi termasuk mengakhiri budaya 'kecanduan minyak' yang selama ini melekat dalam Kerajaan Arab.

MBS juga kerap dipuji karena memberikan banyak perhatian dan hak pada kepentingan perempuan. Sebuah hal yang langka dalam budaya Arab.

Meskipun kerap dihujani pujian, MBS sulit mengukur tingkat antusiasmu domestik karena kontrol negara atas media dan ketatnya peraturan tentang perbedaan pendapat di kerajaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raja Salman dari Arab Saudi Dirawat di Rumah Sakit

Raja Salman dari Arab Saudi Dirawat di Rumah Sakit

News | Senin, 20 Juli 2020 | 14:33 WIB

10 Hari Setelah Operasi Batu Empedu, Begini Kondisi Miing Bagito

10 Hari Setelah Operasi Batu Empedu, Begini Kondisi Miing Bagito

Entertainment | Sabtu, 20 Juni 2020 | 14:30 WIB

Minum Kopi Satu Cangkir Setiap Hari, Bisa Cegah Penyakit Batu Empedu!

Minum Kopi Satu Cangkir Setiap Hari, Bisa Cegah Penyakit Batu Empedu!

Health | Sabtu, 30 Mei 2020 | 18:05 WIB

Terkini

Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?

Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:55 WIB

Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!

Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:54 WIB

Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan

Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:49 WIB

Miris! 6 Bulan Melaut Bertaruh Nyawa, Awak Kapal Perikanan Cuma Digaji Rp500 Ribu

Miris! 6 Bulan Melaut Bertaruh Nyawa, Awak Kapal Perikanan Cuma Digaji Rp500 Ribu

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:44 WIB

Benarkah Pertumbuhan Ekonomi Selalu Merusak Alam? Studi Baru Justru Menemukan Sebaliknya

Benarkah Pertumbuhan Ekonomi Selalu Merusak Alam? Studi Baru Justru Menemukan Sebaliknya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:35 WIB

DPR Beberkan Poin-poin Perubahan di RUU Polri: Ada Soal Aturan Polisi Bertugas di Luar Institusi

DPR Beberkan Poin-poin Perubahan di RUU Polri: Ada Soal Aturan Polisi Bertugas di Luar Institusi

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:24 WIB

Bukan Dibacok Begal! Pria di Tambora Patah Kaki Hantam Beton Gara-gara Mabuk

Bukan Dibacok Begal! Pria di Tambora Patah Kaki Hantam Beton Gara-gara Mabuk

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:21 WIB

Bukan Sabotase, Ini Alasan PLN Butuh Waktu Lama untuk Pulihkan Listrik Sumatra

Bukan Sabotase, Ini Alasan PLN Butuh Waktu Lama untuk Pulihkan Listrik Sumatra

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat

Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:00 WIB

Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu

Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:56 WIB