CEK FAKTA: Baju Tentara China Dicuci Laundry di Kelapa Gading?

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 26 Juli 2020 | 22:36 WIB
CEK FAKTA: Baju Tentara China Dicuci Laundry di Kelapa Gading?
Penjelasan Cek Fakta, terdapat aksara Hangeul identik seragam militer Korea Selatan (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Akun Facebook Dini Wahyuni Lubis membagikan video yang diklaim baju tentara China dicuci laundry di Kelapa Gading. Postingan itu diunggah pada 21 Juli 2020.

Namun unggahan itu telah telah dihapus tak lama setelah videonya ramai menjadi perbincangan di jagat maya.

Video tersebut memperlihatkan beberapa baju loreng yang khas dipakai oleh militer. Ada aksara mandarin yang diklaim berasal dari China dan tertempel di baju tersebut.

Berikut ini narasi yang ditulis oleh akun Facebook Dini Wahyuni Lubis untuk video itu.

"Baju tentara China di cuci Laundry di Kelapa Gading….Parah nih udah banyak tentara China,udah siap perang kynya (emotikon marah)."

Cek fakta, video yang diklaim baju tentara China dicuci laundry di Kelapa Gading (Turnbackhoax.id)
Cek fakta, video yang diklaim baju tentara China dicuci laundry di Kelapa Gading (Turnbackhoax.id)

Benarkah baju tentara China dicuci laundry di Kelapa Gading?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Minggu (26/7/2020), video yang diklaim akun Facebook Dini Wahyuni Lubis sebagai baju tentara China dicuci laundry di Kelapa Gading adalah tidak benar.

Seragam yang terlihat pada video bukan milik tentara China melainkan baju militer Korea Selatan. Hal tersebut diklarifikasi oleh Koordinator Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC) Andree So.

"Bukan Tiongkok itu. Huruf Mandarin itu ribet. Kalau itu kan simple," pungkas Andree, dilansir dalam artikel Jawa Pos di pressreader.com, Kamis, 23 Juli 2020.

Kontributor di Komunitas Pemerhati Aviasi dan Pertahanan, Enrico Aryyaguna juga membantah klaim postingan akun Facebook Dini Wahyuni Lubis tersebut.

Enrico menjelaskan bahwa tulisan pada seragam tersebut merupakan aksara Hangeul yang menunjukkan nama khas Korea Selatan. Aksara Hangeul pada badge bertuliskan nama Kim Seg Wanga atau Kim Se Kwang, sementara beberapa emblem diketahui menunjukkan lambang satuan dari militer Korea Selatan.

"Itu sejenis seragam wajib militer dari Korea Selatan. Saya lihat ada satu emblem yang bentuknya identik dengan divisi infanteri tahap II. Itu yang ada satu bulat merah," ujar Enrico.

Penjelasan Cek Fakta, terdapat aksara Hangeul identik seragam militer Korea Selatan (Turnbackhoax.id)
Penjelasan Cek Fakta, terdapat aksara Hangeul identik seragam militer Korea Selatan (Turnbackhoax.id)

Polisi bahkan sampai memeriksa sejumlah tempat laundry di Kelapa Gading pasca video tersebut viral di media sosial.

Sebanyak 42 lokasi usaha laundry di Kelapa Gading telah diperiksa. Faktanya, tidak satupun tempat cuci pakaian itu yang tengah mencuci seragam seperti dalam klaim video itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Ada Jenazah Dililit Ular, Wajah Menghitam, Azab Kubur?

CEK FAKTA: Benarkah Ada Jenazah Dililit Ular, Wajah Menghitam, Azab Kubur?

News | Minggu, 26 Juli 2020 | 18:13 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Ada Zodiak Baru dari NASA Bernama Ophiuchus?

CEK FAKTA: Benarkah Ada Zodiak Baru dari NASA Bernama Ophiuchus?

News | Minggu, 26 Juli 2020 | 21:06 WIB

CEK FAKTA: Ada Daftar Perlengkapan Wajib di Rumah Untuk Lawan Covid-19?

CEK FAKTA: Ada Daftar Perlengkapan Wajib di Rumah Untuk Lawan Covid-19?

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 20:55 WIB

Terkini

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:40 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:39 WIB