Wanita Dirampok dan Dibunuh Tentara, Protes Meletus di Myanmar

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Rabu, 29 Juli 2020 | 22:37 WIB
Wanita Dirampok dan Dibunuh Tentara, Protes Meletus di Myanmar
Ilustrasi demo (Shutterstock).

Suara.com - Ribuan warga Myanmar menggelar unjuk rasa atas kematian seorang wanita dari kelompok Karen yang meninggal dunia usai dirampok oleh dua tentara.

Menyadur Barrons, Naw Nu Naw dirampok perhiasannya dan ditembak hingga tewas oleh dia tentara di kota Dwe Lo pada 16 Juli lalu.

Pengadilan militer negara itu telah menyatakan dua tentara ini bersalah. Adapun kini keduanya telah ditahan.

Wakil direktur Human Rights Watch Asia Phill Robertson menyerikan agar kedua prajurit itu diserahkan ke pengadilan sipil, mengecam kurangnya transparansi dalam pengadilan militer.

"Kemungkinan Naw Mu Naw akan berakhir sebagai kasus lain yang velum terselesaikan dalam pola kebrutalan militer Burma," kata Phill.

Ilustrasi seorang perempuan memegang pistol. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang perempuan memegang pistol. [Shutterstock]

Kasus ini kemudian memicu gelombang protes selama dua pekan terakhir, puncaknya pada Selasa (28/7) lalu.

Diperkirakan sekitar 5.000 pengunjuk rasa, turun ke jalanana ibu kota negara bagian Hpa-an, dengan berbalut pakaian tradisional dan mengibarkan bendera kelompo Karen.

"Kami menuntut militer mundur karena kami khawatir kami juga akan ditembak dan dibunuh, ujar seorang demonstran, Khwe Ni.

Pemberonyak Uni Nasional Karen (KNU) menandatangani gencatan senjata pada 2012 silam dengan militer setelah lebih dari 60 tahun berperang.

Kerusuhan berkobar lagi di negara bagian usai Karen menuduh pihak miliyer membangun jalan dan infrastruktur lainnya yang melanggar batas wilayah mereka.

Disebutkan, puluhan ribu pengungsi Karen masih tinggal di kamp-kamp yang terletak di sepanjang perbatasan Myanmar dan Thailand.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalih Butuh Uang buat Tengok Anak Sakit, Pasutri Bunuh Bos Panti Pijat

Dalih Butuh Uang buat Tengok Anak Sakit, Pasutri Bunuh Bos Panti Pijat

Jatim | Rabu, 29 Juli 2020 | 12:01 WIB

Sekongkol Bunuh Bos Panti Pijat, Hesti dan Suami Kabur ke Bali

Sekongkol Bunuh Bos Panti Pijat, Hesti dan Suami Kabur ke Bali

Jatim | Selasa, 28 Juli 2020 | 11:13 WIB

Klaim Mengusir Roh Jahat, Kakak-Adik Pukuli Paman dan Nenek hingga Tewas

Klaim Mengusir Roh Jahat, Kakak-Adik Pukuli Paman dan Nenek hingga Tewas

News | Senin, 27 Juli 2020 | 20:16 WIB

Terkini

KPK Periksa Pengusaha Rokok Jatim Martinus Suparman dalam Kasus Suap Bea Cukai

KPK Periksa Pengusaha Rokok Jatim Martinus Suparman dalam Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:58 WIB

Sepak Bola Ternyata Sumbang Puluhan Juta Ton Emisi Karbon Tiap Tahun, Bagaimana Menguranginya?

Sepak Bola Ternyata Sumbang Puluhan Juta Ton Emisi Karbon Tiap Tahun, Bagaimana Menguranginya?

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:50 WIB

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:46 WIB

Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa

Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:41 WIB

Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!

Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:36 WIB

Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing

Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:36 WIB

Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel

Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:31 WIB

KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara

KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:18 WIB

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:12 WIB

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:06 WIB