Gegara Tak Pakai Helm, Polisi Tancapkan Kunci ke Dahi Pengendara Motor

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Kamis, 30 Juli 2020 | 19:01 WIB
Gegara Tak Pakai Helm, Polisi Tancapkan Kunci ke Dahi Pengendara Motor
Ilustrasi pemotor. (unsplash/Andrew Ly)

Suara.com - Petugas polisi di India dengan sengaja menancapkan kunci motor ke dahi seorang pria lantaran ia tak memakai helm saat berkendara.

Menyadur Gulf News, insiden yang melibatkan tiga polisi ini terjadi di distrik Udham Sigh Nagar, negara bagian Uttarakhand pada Senin (27/7), sekitar pukul 20.00 malam waktu setempat.

Kejadian bermula ketika pria itu bersama temannya tengah mengendarai sepeda motor menuju ke sebuah pom bensin.

Di tengah perjalanan, kedua pengendara motor ini diberhentikan oleh tiga personel polisi yang sedang bertugas malam itu.

Polisi menghentikan keduanya karena mereka tidak memakai helm saat berkendara.

Kunci motor motor sport sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Kunci motor motor sport sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Sesaat setelah diberhentikan, si pengendara sempat terlibat perdebatan dengan ketiga polisi.

Puncaknya, salah satu polisi mencabut kunci motor dan menghujamkannya ke dahi si pengendara.

Dalam video yang tersebar di media sosial, nampak si pria dengan kunci motor menancap di dahinya yang bersimbah darah, berjalan di tempat kejadian sebelum dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Penduduk sekitar lokasi kejadian penikaman geger melihat kondisi pengendara ini. Situasi sempat panas hingga seorang petinggi polisi datang untuk menenangkan warga.

Selepas kejadian ini, kepolisian Uttarakhand telah menghukum tiga petugas tersebut dengan skors. Adapun penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini telah diluncurkan.

Kabar pengendara ditikam dengan kunci motor di dahi langsung menyebar di media sosial. Publik India mengutuk aksi polisi tersebut.

"Ini adalah upaya untuk membunuh! Bayangkan kekuatan untuk menusukkan kuncinya ke dahi," ujar pengguna twitter @amitvasdev, dikutip dari Gulf News.

"Saya merasa mual setiap kali memikirkan atau melihat video ini. Pelakunya harus dihukum," ujar akun @SujataIndia1st, menyebut kejadian ini sebagai kasus kebrutalan polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesal Gegara Didenda, Teknisi Matikan Arus Listrik di Kantor Polisi

Kesal Gegara Didenda, Teknisi Matikan Arus Listrik di Kantor Polisi

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 20:27 WIB

Pasien Covid-19 Gantung Diri di Kamar Isolasi

Pasien Covid-19 Gantung Diri di Kamar Isolasi

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 17:23 WIB

Kecanduan Ganja, Seorang Pria Telan Pisau Sepanjang 20 Cm

Kecanduan Ganja, Seorang Pria Telan Pisau Sepanjang 20 Cm

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 09:05 WIB

Terkini

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

News | Sabtu, 18 April 2026 | 09:00 WIB

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

News | Sabtu, 18 April 2026 | 08:10 WIB

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB