Mengerikan! Kesaksian Warga Dengar Beberapa Kali Ledakan di Pasar Timbul

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:32 WIB
Mengerikan! Kesaksian Warga Dengar Beberapa Kali Ledakan di Pasar Timbul
Sisa-sia tabung gas tampak gosong usai insiden kebakaran Pasar Timbul, Tomang, Jakarta Barat pada Jumat (7/8/2020) dini hari. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)

Suara.com - Sisa-sisa tabung gas LPG tampak berserakan di Pasar Timbul, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat yang terbakar Jumat (7/8/2020) dini hari tadi.

Beberapa warga pun mengaku sempat dengar beberapa ledakan saat kebakaran terjadi.

Ketua RT setempat, Cahyaman (50) mengatakan, di kawasan Pasar Timbul ada tiga toko yang menjual gas LPG dalam jumlah besar.

"Di sini memang ada 3 toko gas besar-besar," kata Cahyaman saat ditemui di lokasi, Jumat (7/8/2020).

Menurutnya, ketika kobaran api yang membakar Pasar Timbul belum terlalu besar sebenarnya para warga sudah berupaya melakukan evakuasi tabung-tabung gas tersebut sebagian.

Hanya saja, api terlihat begitu cepat membesar. Sebagian tabung gas akhirnya turut terbakar.

Ia tak membantah si jago merah menjadi lebih ganas lantaran sejumlah gas ikut terbakar.

"Tabung gas yang ada isinya sudah dipindahkan tapi masih ada sisanya. Itu yang buat api makin besar," tuturnya.

Sementara itu, Ahmad Gozali, salah satu warga sekitar mengaku memang sempat beberapa kali dengar suara ledakan. Ia menduga ledakan tersebut bersumber dari gas-gas yang terbakar.

baca juga

"Ada satu dua ledakan saya dengar. Di sebelah kanan pasar paling banyak gasnya. Itu besar kecil tabungnya ada memang tokonya," tuturnya.

Adapun Lurah Tomang, Dwi Kurniasih ditemui di lokasi mengatakan, dugaan sementara kebakaran tersebut adalah akibat adanya korsleting listrik.

"Iya dugaan sementara ini korsleting listrik. Karena kan diawali mati lampu lalu terlihat percikan api dari salah satu toko," kata Dwi kepada Suara.com di lokasi.

Sementara itu, Dwi mengatakan,kerugian dari adanya bencana kebakaran ini belum bisa ditaksir. Pihaknya masih fokus menangani warga yang terdampak.

Terbakar Usai Listri Padam

Cahyaman (50), salah satu warga sekitar menceritakan, situasi diawali dari padamnya listrik di lingkungan sekitar sekira pukul 00.30 WIB.

Kemudian, listrik kembali menyala dan tiba-tiba warga melihat adanya percikan api muncul di salah satu toko di Pasar Timbul.

"Ada percikan api di toko tengah posisinya. Api terlihat dari dalam bangunan," kata Cahyaman saat ditemui Suara.com di lokasi.

Melihat hal itu, kemudian warga langsung saling bergotong royong berupaya memadamkan percikan api dengan perlengkapan seadanya. Namun, justru api semakin besar.

"Warga berusaha memadamkan apinya dengan air yang ada dengan tabung dan kaso untuk dobrak toko itu," ujarnya.

"Tapi toko itu karena banyak sembako itu api berputar, api makin besar lalu merayap geser terus," sambungnya.

Di pasar tersebut terlihat juga ada toko gas. Warga sempat mengevakuasi beberapa tabung. Namun, api sudah kadung membesar akhirnya merembet dan besar menyulut gas yang tersisa.

"Itu (tabung gas) yang buat api makin besar. Dan membakar rumah toko di seberang pasar juga," katanya lagi.

Menurut Cahyaman, warga kemudian menghubungi pemadam kebakaran. Setengah jam petugas damkar datang dan akhirnya api padam menjelang bakda Subuh.

Dugaan sementara, kebakaran yang melanda Pasar Timbul akibat adanya korsleting listrik di salah satu toko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×