Keji, Gadis 13 Tahun Diperkosa Secara Brutal Lalu Ditikam di Kepala

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 07 Agustus 2020 | 19:52 WIB
Keji, Gadis 13 Tahun Diperkosa Secara Brutal Lalu Ditikam di Kepala
ILUSTRASI: Kekerasan terhadap anak. ANTARA/Istimewa.

Suara.com - Seorang gadis berusia 13 tahun diduga diperkosa secara brutal dan tubuhnya ditemukan di pinggir jalan dengan luka tikam di kepala.

Menyadur One India pada Jumat (07/08/2020), gadis ini diperkosa di Peera Garhi di Delhi saat sedang sendirian.

Menurut keterangan polisi setempat, rumah gadis ini terletak di pemukiman kumuh di mana sebagian besar penduduknya bekerja sebagai pekerja lepas dengan upah harian.

CM Delhi Arvind Kejriwal mengatakan akan mengunjungi AIIMS untuk menemui gadis tersebut.

Dia sangat terganggu oleh insiden itu dan mengatkan pelaku harus ditemukan untuk dihukum.

Kasus pemerkosaan ini terungkap ketika seorang pejalan kaki memperhatikan gadis yang terbaring dengan genangan darah di sekujur tubuhnya.

Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]
Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]

Gadis ini diduga diperkosa oleh orang tak dikenal dan juga ditikam di bagian kepala. Dari hasil penyelidikan awal, gadis ini diduga ditikam dengan gunting.

Polisi menahan beberapa orang terkait kasus ini tapi belum mengidentifikasi siapa pun. Saat ini, investigasi sedang dilakukan.

Gadis usia 13 tahun ini dirawat di Rumah Sakit Memorial Sanjay Gandhi tapi tim dokter kemudian merujuknya ke AIIMS setelah mengevaluasi luka-lukanya yang menyedihkan.

Polisi telah mengajukan kasus terhadap hal-hal yang tidak diketahui berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak dari Pelanggaran Seksual dan Pasal 307 (percobaan pembunuhan) dari IPC.

Rekaman CCTV di wilayah West Delhi sedang diteliti untuk mencari petunjuk, kata polisi. "Sebuah tim sedang bekerja untuk melacak pelakunya," jelas pihak kepolisian.

Sementara itu, Kepala Komisi Wanita Delhi (DCW) Swati Maliwal telah mengeluarkan pemberitahuan kepada polisi dalam insiden tersebut.

Ilustrasi kekerasan pada anak [shutterstock]
Ilustrasi kekerasan pada anak [shutterstock]

Komisi sudah meminta salinan FIR yang terdaftar dalam masalah ini untuk melihat, apakah ada tersangka yang ditangkap atau tidak sehingga langkah-langkah bisa diambil oleh polisi untuk mengidentifikasi dan menangkap terdakwa.

Sementara itu, di India, seorang pria ditagkap polisi pada akhir bulan Juli karena memperkosa seekor anjing. Pria berusia 40 tahun ini ditangkap setelah diduga memperkosa anjing betina di distrik Thane, Maharashtra.

Polisi baru menindak kasus kekerasan terhadap hewan itu setelah para aktivis dan masyarakat lewat media sosial mengutuk aksi bejat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Guru TK Dilecehkan dan Hendak Diperkosa Kepala Sekolah

Kronologi Guru TK Dilecehkan dan Hendak Diperkosa Kepala Sekolah

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:36 WIB

Usai Proses Hukum, 50 WNI Jamaah Tabligh Dipulangkan Dari India

Usai Proses Hukum, 50 WNI Jamaah Tabligh Dipulangkan Dari India

News | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:49 WIB

Ayah Pukuli Anak Kandung hingga Tewas Gegara Pacaran Beda Agama

Ayah Pukuli Anak Kandung hingga Tewas Gegara Pacaran Beda Agama

News | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:27 WIB

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:38 WIB