Asyik! Mahasiswa Sumsel Dapat Subsidi UKT dari Pemprov Rp 1 Juta Setahun

Chandra Iswinarno | Suara.com

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 02:55 WIB
Asyik! Mahasiswa Sumsel Dapat Subsidi UKT dari Pemprov Rp 1 Juta Setahun
Gubernur Sumsel Herman Deru. [Suara.com/Rio]

Suara.com - Sebanyak 18.082 mahasiswa asal Sumatera Selatan dari 92 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) bakal diberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Para mahasiswa yang terdampak Pandemi Virus Corona atau Covid-19 ini masing-masing mendapat bantuan stimulan sebesar Rp 1 juta.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, pemprov telah menyalurkan bantuan UKT bagi mahasiswa kurang mampu terdampak corona dan pondok pesantren sebesar Rp 18 miliar.

“Saya minta jangan dilihat angkanya (nominal keringanan UKT per mahasiswa terdampak corona). Ini bentuk perhatian kita (Pemprov Sumsel). Tak banyak jumlahnya ini adalah stimulan,” ujar dia kepada di hadapan awak media pada Jumat (7/8/2020).

Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada 92 PTN dan PTS serta 328 pondok pesantren guna meringankan beban di masa Pandemi Covid-19 ini.

“Para mahasiswa harus tahu kalau kita (Pemprov Sumsel) tidak tinggal diam melihat kondisi para orang tua mahasiswa yang terdampak covid-19. Sementara putra-putri harus tetap survive,” katanya.

Masih kata dia, masing-masing mahasiswa menerima bantuan sebesar Rp 1 juta selama dua semester. Bantuan itu langsung diberikan dari pemprov ke masing-masing kampus.

“Jadi, itu (bantuan keringanan UKT) diberikan untuk semester ganjil dan genap. Per semester mahasiswa dapat Rp 500 ribu. Bantuan ini juga disalurkan ke mahasiswa kita yang berada di luar negeri yang meminta bantuan seperti di Sudan dan Mesir,” tambahnya.

Ia menjelaskan, penerima bantuan tersebut merupakan mahasiswa yang sudah diajukan oleh universitas masing-masing secara seleksi. Mereka yang memenuhi kriteria penerima bantuan yang mendapat stimulun itu.

“Karena kalau tidak dibantu dari tiap universitas, kita akan kesulitan untuk mendata nama-nama mahasiswa terdampak Covid-19 yang membutuhkan bantuan ini,” ungkap dia.

Dia mengungkapkan, dari 18.082 penerima bantuan keringanan biaya pendidikan itu, sekitar 8.000 penerimanya adalah siswa pondok pesantren di wilayahnya. Bantuan itu diberikan kepada 328 ponpes.

“Masing-masing pondok pesantren diberikan bantuan operasional senilai Rp 15 juta,” ucap Deru.

Setelah lama diberlakukan study from home (SFH), ia menilai pengurus pondok pesantren tentu memerlukan biaya tambahan guna menyambut persiapan adaptasi kebiasaan baru.

“Jadi, bantuan operasional yang diberikan misalnya untuk bersih-bersihkan pesantren. Ya, semua pondok pesantren kita bantu tanpa terkecuali."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Protes Kenaikan UKT dan SPP, Aliansi Rakyat Bergerak Geruduk LL Dikti V DIY

Protes Kenaikan UKT dan SPP, Aliansi Rakyat Bergerak Geruduk LL Dikti V DIY

Jogja | Kamis, 09 Juli 2020 | 20:54 WIB

UGM Luncurkan KKN Daring, Warganet: UKT Masih Mencekik Mahasiswa

UGM Luncurkan KKN Daring, Warganet: UKT Masih Mencekik Mahasiswa

Jogja | Senin, 29 Juni 2020 | 16:14 WIB

Mendikbud Nadiem: Mahasiswa Cuti dan Tunggu Wisuda Tak Wajib Bayar UKT

Mendikbud Nadiem: Mahasiswa Cuti dan Tunggu Wisuda Tak Wajib Bayar UKT

Jabar | Jum'at, 19 Juni 2020 | 15:59 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB