Produknya Diberi Nama 'Rambut Kemaluan', Pabrik Bir Ini Minta Maaf

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 09 Agustus 2020 | 12:24 WIB
Produknya Diberi Nama 'Rambut Kemaluan', Pabrik Bir Ini Minta Maaf
Ilustrasi botol bir. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah pabrik pembuatan bir di Kanada meminta maaf usai tanpa sadar memberi nama produk yang berarti rambut kemaluan di bahasa Maori, penduduk asli Selandia Baru.

Menyadur BBC, Minggu (9/8/2020), Hell's Basement Brewery di Alberta merilis pale ale Huruhuru tanpa mengetahui nama itu merujuk pada rambut kemaluan.

Mulanya, pihak Hell's Basement mengira bahwa Huruhuru hanya berarti bulu.

Dengan memilih kata Huruhuru, perusahan berupaya membangun kesan bahwa produk bir fermentasi ini sangat ringan bagai bulu.

Hingga akhirnya, seorang tokoh Maori Te Hamura Nikora mengungkap interoretasi umum dari kata tersebut melalui unggahan facebook.

Ilustrasi suku Maori, penduduk asli Selandia Baru. (Pixabay/Barni1)
Ilustrasi suku Maori, penduduk asli Selandia Baru. (Pixabay/Barni1)

Ia mengatakan Huruhuru dalam budaya Maori biasa digunakan untuk menyebut rambut kemaluan.

Mengetahu fakta ini, pabrik bir ini meminta maaf ke dan menyebut produk Hurhuru akan berganti nama.

"Kami mengakui bahwa kami tidak menganggap penggunaan umum istilah huruhuru sebagai istilah untuk rambut kemaluan, dan konsuktasi dengan perwakilan Maori akan menjadi referensi yang lebih baik dari pada kamus online," ujar Mike Patriquin dari Hell's Basement Brewery.

"Kami ingin memperjelas secara khusus bahwa bukan niat kami untuk melanggar atau menyinggung budaya atau orang Maori, kepada yang merasa tidak dihargai, kami meminta maaf," sambungnya.

baca juga

Sebelumnya, Nikora juga mengkritik sebuah toko kulit di Selandia Baru yang juga menggunakan nama Huruhuru. Ia mengatakan telah menghubungi toko dan tempat pembuatan bir atas penggunaan kata tersebut.

"Beberapa orang menyebutnya apresiasi, saya menyebutnya apropriasi," kata Nikora.

"Itu penyakit yang mereka miliki. Hentikan. Gunakan bahasa anda sendiri," sambungnya.

Juru bicara toko kulit di Selandia Baru mengatakan mereka tidak bermaksud menyinggung dengan nama itu.

Adapun mereka menggunakan Huruhuru untuk merujuk ke wol atau bulu.

Suku Maori merupakan penduduk yang telah mendiami Selandia Baru sejak sekitar seribu tahun yang lalu.

Asal muasal suku ini diperkirakan dari wilayah di kepulauan Polinesia yang bernama Hawaiki, bertempat di Samudera Pasifik bagian selatan, mengutip laporan Newzealand.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Celana Jeans Ketat dan Cukur Rambut Kemaluan Berisiko Kena Vulvodynia

Pakai Celana Jeans Ketat dan Cukur Rambut Kemaluan Berisiko Kena Vulvodynia

Health | Rabu, 29 Juli 2020 | 17:15 WIB

Jangan Dicukur Habis, Ini Fungsi Rambut Kemaluan yang Tak Banyak Diketahui

Jangan Dicukur Habis, Ini Fungsi Rambut Kemaluan yang Tak Banyak Diketahui

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 19:30 WIB

5 Fakta Unik Soal Rambut Kemaluan: Perlu Dicukur Hingga Gejala Penyakit

5 Fakta Unik Soal Rambut Kemaluan: Perlu Dicukur Hingga Gejala Penyakit

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2020 | 21:48 WIB

Terkini

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Sengit di Yogyakarta, Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Pantau Calon Bintang di Campus League

Sengit di Yogyakarta, Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Pantau Calon Bintang di Campus League

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Batam | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:41 WIB

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:58 WIB

×