Anggaran Kemenhan Ditambah, Pendiri PAN: Menhan Dimanjakan Jokowi, Ada Apa?

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 17 Agustus 2020 | 07:56 WIB
Anggaran Kemenhan Ditambah, Pendiri PAN: Menhan Dimanjakan Jokowi, Ada Apa?
Jokowi dan Prabowo berbalas status di media sosial (Instagram/prabowo)

Suara.com - Pendiri PAN, Abdillah Toha menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) manjakan Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan RI. Pasalnya, di saat anggaran kementerian-kementerian dipotong akibat pandemi Covid-19, anggaran Kementerian Pertahanan justru ditambah.

Tak tanggung-tanggung, anggaran tambahan yang dikucurkan untuk Kemenhan mencapai Rp 20 triliun, dari anggaran awal sebesar Rp 117,9 triliun menjadi Rp 137 triliun tahun depan.

Penambahan anggaran tersebut diberikan untuk membiayai pembelian Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) beserta perawatannya.

Abdillah merasa ada yang janggal dengan penambahan anggaran tersebut. Di saat anggaran semua kementerian dipangkas saat pandemi Covid-19, justru hanya anggaran Kemenhan yang mendapatkan penambahan.

"Menhan kita ini tampaknya dimanjakan oleh pak @jokowi. Ada apa ya?" kata Abdillah melalui akun Twitter miliknya @at_abdillahtoha, Senin (17/8/2020).

Abdillah mendapatkan kabar bahwa sejumlah supplier senjata di beberapa negara telah didatangi oleh Kemenhan. Bahkan, Prabowo sendiri yang mendatangi para supplier senjata tersebut.

Ia juga mendengar kabar alutsista yang dipakai hanyalah alutsista bekas pakai, bukan alutsista baru.

"Kabarnya Menhan keluar negeri dan temui sendiri supplier senjata. Sebagian yang akan dibeli kabarnya juga bekas pakai," ungkap Abdillah Toha.

Abdillah Toha mengamini pernyataan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengusulkan untuk menunda pembelanjaan alutsista.

Sebab, saat ini perekonomian Indonesia sedang porak poranda akibat Covid-19. Saat ini, musuh Indonesia bukanlah militer melainkan Covid-19.

"Pak SBY benar," ucapnya.

Untuk diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani akan menambah alokasi pagu anggaran untuk Kemenhan sebesar Rp 20 triliun.

Kenaikan anggaran tersebut diberikan untuk membiayai pembelian alutsista beserta perawatannya.

Meski demikian, Sri Mulyani berpesan agar Kemenhan dapat membelanjakan alutsista produk dalam negeri.

Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Jokowi untuk memprioritaskan membeli produk lokal untuk menggenjot serapan anggaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wakil Ketua MPR Kritik Proyek Food Estate Dikomandoi Prabowo

Wakil Ketua MPR Kritik Proyek Food Estate Dikomandoi Prabowo

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 17:54 WIB

TOK! Keponakan Prabowo, Rahayu Calon Wakil Wali Kota Tangsel dari PDIP

TOK! Keponakan Prabowo, Rahayu Calon Wakil Wali Kota Tangsel dari PDIP

Banten | Selasa, 11 Agustus 2020 | 11:41 WIB

Pilpres 2024, Prabowo Diprediksi Bakal Lawan Anies, RK, AHY hingga Puan

Pilpres 2024, Prabowo Diprediksi Bakal Lawan Anies, RK, AHY hingga Puan

News | Senin, 10 Agustus 2020 | 11:10 WIB

Terkini

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:11 WIB