Kelak di Masa Depan, Gua di Mars dan Bulan Bisa Jadi Rumah Manusia

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Selasa, 18 Agustus 2020 | 15:21 WIB
Kelak di Masa Depan, Gua di Mars dan Bulan Bisa Jadi Rumah Manusia
Planet Mars. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah studi yang dipublikasikan di Earth-Science Reviews, menyebut gua-gua di Mars dan Bulan bisa jadi rumah manusia di masa mendatang.

Gua, yang disebut ilmuwan dengan nama tabung lava, dikatakan dapat melindungi manusia dari radiasi kosmik, sebagaimana dilaporkan New York Post, Selasa (18/8/2020).

Selain berfungsi sebagai pelindung, penelitian tersebut mencatat bahwa tabung lava itu kemungkinan berukuran antara 100 dan 1.000 kali lebih besar dari yang ada di bumi.

Dengan lebar lebih dari 100 kaki dan panjang 25 mil, gua-gua di Mars dan Bulan dirasa akan jadi rumah ideal mansuai di masa-masa awal eksplorasi.

"Tabung lava dapat memberikan perisai yang stabil dari radiasi kosmik dan matahari serta dampak mikrometeorit yang sering terjadi di permukaan benda planet," kata penulis utama studi tersebut, Franceso Sauro.

“Selain itu, mereka memiliki potensi besar untuk menyediakan lingkungan di mana suhunya tidak berubah dari siang hingga malam hari."

Menurut Sauro, badan antarika berbagai negara kini tertarik dengan gua dan tabung lava di Planet Merah itu.

Karena, gua-gua tersebut punya potensi jadi batu loncatan manusia dalam pembentukan koloni di luar bumi.

"Dan untuk menemukan kehidupan (dulu atau sekarang) di bawah permukaan Mars," jelas Sauro.

baca juga

Untuk mendapatkan temuan mereka, Sauro dan para peneliti lainnya melihat tabung lava di berbagai wilayah berbeda di Bumi: Hawaii, Kepulauan Canary, Kepulauan Galapagos, Australia dan Islandia.

Mereka mengukur ukuran dan mengumpulkan morfologi tabung lava di Bulan dan Mars menggunakan model medan digital (DTM).

Model tersebut didapatkan Sauro dan kawan-kawannya melalui gambar stereoskopik satelit dan altimetri laser yang diambil oleh probe antarplanet

“Kami kemudian membandingkan data ini dengan studi topografi tentang rantai keruntuhan serupa di permukaan bumi dan dengan pemindaian laser di bagian dalam tabung lava di Lanzarote dan Galapagos," kata Riccardo Pozzobon, rekan penulis studi tersebut.

Penampakan pemandangan Bulan. [YouTube/@Dutchsteammachine]
Penampakan pemandangan Bulan. [YouTube/@Dutchsteammachine]

"Data ini memungkinkan untuk membatasi hubungan antara rantai runtuh dan rongga bawah permukaan yang masih utuh."

Kemungkinan gravitasi yang lebih rendah di bulan dan Mars memengaruhi aktivitas gunung berapi awal miliaran tahun lalu, yang dapat menjelaskan mengapa tabung tersebut secara signifikan lebih besar daripada yang terlihat di Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Gunakan AI untuk Ciptakan Pertandingan Tenis Virtual Tampak Nyata

Ilmuwan Gunakan AI untuk Ciptakan Pertandingan Tenis Virtual Tampak Nyata

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2020 | 13:09 WIB

Keren! Ilmuwan Ubah Air Asin Aman Diminum Hanya 30 Menit, Begini Caranya

Keren! Ilmuwan Ubah Air Asin Aman Diminum Hanya 30 Menit, Begini Caranya

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2020 | 12:00 WIB

Berhasil, NASA Nyalakan Helikopter Mars di Luar Angkasa Pertama Kali

Berhasil, NASA Nyalakan Helikopter Mars di Luar Angkasa Pertama Kali

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2020 | 11:00 WIB

Jepang Siap Lakukan Pendaratan di Bulan pada 2022

Jepang Siap Lakukan Pendaratan di Bulan pada 2022

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2020 | 09:00 WIB

Ternyata... Transgender Ada Sejak Ribuan Tahun Lalu

Ternyata... Transgender Ada Sejak Ribuan Tahun Lalu

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×