Ahli Penyakit Menular Swedia Anggap Masker Saja tidak Cukup Cegah Covid-19

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 20 Agustus 2020 | 20:17 WIB
Ahli Penyakit Menular Swedia Anggap Masker Saja tidak Cukup Cegah Covid-19
Masker kain (Dok. ATS)

Suara.com - Pakar penyakit menular terkemuka di Swedia menolak merekomendasikan kepada masyarakat untuk memakai masker dengan alasan "sangat berbahaya" jika orang percaya masker saja akan menghentikan penyebaran virus corona.

Menyadur New York Post, Kamis (20/8/2020), Dr Anders Tegnell, kepala ahli epidemiologi di Badan Kesehatan Masyarakat Swedia berulang kali menyatakan skeptis bahwa masker akan mengendalikan wabah virus corona.

"Sangat berbahaya untuk percaya bahwa masker akan mengubah permainan jika terkait dengan Covid-19," kata Tengell, yang dianggap setara dengan Dr Anthony Fauci dari satuan tugas Covid-19 Gedung Putih.

Dia mencatat bahwa negara-negara dengan tingkat kepatuhan menggunakan masker, seperti Belgia dan Spanyol, masih ada tingkat penyebaran virus yang meningkat.

"Masker bisa menjadi pelengkap ketika benda-benda lain sudah terpasang dengan aman," buka Dr Anders Tegnell.

"Tetapi untuk memulai dengan menggunakan masker dan kemudian berpikir Anda dapat memadati bus atau pusat perbelanjaan Anda - itu pasti sebuah kesalahan." jelasnya.

Bulan lalu, Anders menganggap bahwa memakai masker di Swedia saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini hanyalah sia-sia.

"Dengan jumlah yang berkurang sangat cepat di Swedia, kami melihat tidak ada gunanya memakai masker di Swedia, bahkan di angkutan umum." ujar Dr Anders.

Tegnell berpendapat bahwa bukti tentang keefektifan penggunaan masker sangat lemah.

"Saya terkejut bahwa kami tidak memiliki studi yang lebih banyak atau lebih baik yang menunjukkan apa efek sebenarnya dari penggunaan masker," katanya kepada UK Times.

Pakar penyakit menular tersebut kemudian mengeluarkan tanggapan keras setelah Swedia secara kontroversial menolak untuk memberlakukan lockdown.

Ilustrasi seorang perempuan mengenakan masker kain. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang perempuan mengenakan masker kain. [Shutterstock]

Swedia telah mencatat setidaknya 85.000 kasus Covid-19, lebih dari 5.800 kematian, menurut data terbaru dari Universitas Johns Hopkins.

Dikutip dari The Guardian, secara total, 51.405 orang di Swedia meninggal dalam periode enam bulanan terakhir, jumlah yang lebih tinggi daripada tahun mana pun sejak tahun 1869, ketika 55.431 orang meninggal karena kelaparan. Populasi Swedia pada waktu itu sekitar 4,1 juta, dibandingkan dengan 10,3 juta sekarang.

Sekitar 10 persen kematian akibat Covid-19, lebih tinggi dari rata-rata untuk periode selama lima tahun terakhir, kantor tersebut mengatakan pada hari Rabu.

Pada bulan April, jumlah kematian hampir 40 persen lebih tinggi dari rata-rata karena lonjakan kematian terkait Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertepatan dengan Hari Jumat, Polisi Swedia Tolak Aksi Pembakaran Al Quran

Bertepatan dengan Hari Jumat, Polisi Swedia Tolak Aksi Pembakaran Al Quran

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 12:13 WIB

Berbalut Bikini, Yuk Intip Potret Seksi Lotta Okvist Bek Tim Wanita MU

Berbalut Bikini, Yuk Intip Potret Seksi Lotta Okvist Bek Tim Wanita MU

Bola | Kamis, 13 Agustus 2020 | 15:00 WIB

Negara Ini Tidak Menerapkan Lockdown, Tapi Kasus Virus Corona Menurun!

Negara Ini Tidak Menerapkan Lockdown, Tapi Kasus Virus Corona Menurun!

Health | Rabu, 29 Juli 2020 | 11:55 WIB

Terkini

Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap

Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:28 WIB

Viral! Sapi Kurban di Ciputat Ngamuk dan Lepas, Lari Sampai ke Asrama Putri UIN!

Viral! Sapi Kurban di Ciputat Ngamuk dan Lepas, Lari Sampai ke Asrama Putri UIN!

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:05 WIB

Presiden Masoud Pezeshkian: Iran Siap Berdamai Akhiri Perang

Presiden Masoud Pezeshkian: Iran Siap Berdamai Akhiri Perang

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 15:49 WIB

Pelipur Lara! Gubernur Pramono Kurban Sapi 1,1 Ton untuk Korban Kebakaran Tamansari

Pelipur Lara! Gubernur Pramono Kurban Sapi 1,1 Ton untuk Korban Kebakaran Tamansari

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 15:41 WIB

Bulog Maknai Iduladha 1447 H, Teguhkan Semangat Kurban untuk Ketahanan Pangan Umat

Bulog Maknai Iduladha 1447 H, Teguhkan Semangat Kurban untuk Ketahanan Pangan Umat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 15:16 WIB

Gus Yaqut Tak Bisa Makan Santan karena Gerd, Sang Istri Bawakan Tempe ke Rutan KPK

Gus Yaqut Tak Bisa Makan Santan karena Gerd, Sang Istri Bawakan Tempe ke Rutan KPK

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 15:11 WIB

Saling Kenal dan Mabuk, Ini Motif Selebgram Brunei Woodyrman Hantam Rekannya hingga Tewas

Saling Kenal dan Mabuk, Ini Motif Selebgram Brunei Woodyrman Hantam Rekannya hingga Tewas

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:47 WIB

Istri Ungkap Gus Yaqut Tak Pernah Cerita Kasus Haji ke Keluarga: Biar Sama Lawyer Saja

Istri Ungkap Gus Yaqut Tak Pernah Cerita Kasus Haji ke Keluarga: Biar Sama Lawyer Saja

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:45 WIB

Lebaran Pilu di Penjara, Istri Gus Yaqut Curhat Kondisi Suaminya: Sakit Rasanya...

Lebaran Pilu di Penjara, Istri Gus Yaqut Curhat Kondisi Suaminya: Sakit Rasanya...

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:38 WIB

Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN, Gerindra: Sejak Era SBY dan Jokowi Sudah Begitu!

Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN, Gerindra: Sejak Era SBY dan Jokowi Sudah Begitu!

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:32 WIB