Hilangkan Stres saat Pandemi Covid-19, Perusahaan Ini Ciptakan Peti Hantu

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Minggu, 23 Agustus 2020 | 02:05 WIB
Hilangkan Stres saat Pandemi Covid-19, Perusahaan Ini Ciptakan Peti Hantu
Sebuah peti penghilang stres akibat Covid-19 hasil karya rumah produksi di Jepang.[Twitter/@kowagarasetai]

Suara.com - Sebuah perusahaan di Jepang mencoba membuat sebuah peti untuk menghilangkan stres di tengah pandemi Covid-19 yang masih menyerang negara tersebut.

Menyadur New York Times, Sabtu (22/8/2020), sebuah peti dengan jendela berukuran 2 meter dibuat untuk mendengarkan cerita horor, melihat aktor berkostum hantu.

Ide unik tersebut adalah hasil karya dari sebuah rumah produksi Kowagarasetai yang diberi nama Scare Squad.

Setiap pertunjukkan tersebut berdurasi 15 menit dan pelanggan harus membayar 800 yen atau sekitar Rp 111.755.

"Pandemi ini membuat stres, dan kami berharap orang-orang dapat sedikit lega dengan berteriak," kata Kenta Iwana, koordinator rumah produksi Kowagarasetai.

Ketika Jepang mengalami peningkatan kasus Covid-19, Iwana (25) berjuang untuk mencari pekerjaan untuk para aktornya, yang biasanya tampil di tempat-tempat seperti taman hiburan.

"Banyak acara dibatalkan karena virus corona, dan saya sedang mencari cara untuk menghilangkan stres saya," kata Kazushiro Hashiguchi (36), salah satu pengunjung.  "Saya merasa santai sekarang." ungkapnya.

Pertunjukan tersebut diadakan di ruang istirahat yang biasanya digunakan oleh penumpang setelah menempuh perjalanan dengan bus semalam, pusat perbelanjaan, dan tempat lain yang memungkinkan.

"Kami perlu memiliki sesuatu yang bisa kami bawa kemana-mana, dan peti mati mudah dipindahkan. Yang perlu Anda lakukan hanyalah meletakkannya di ruangan gelap," kata Iwana.

"Ini bisnis yang bagus untuk kami dan memuaskan pelanggan kami." tambah Iwana.

Bulan lalu rumah produksi Kowagarasetai juga membuat sebuah pertunjukan horor yang dapat dinikmati dengan sistem drive-thru, alasannya tidak lain karena Covid-19.

Setiap pengunjung dapat menikmati sensasi horor dari dalam mobil, sehingga tidak bersentuhan langsung dengan aktor.

"Para tamu dikurung di dalam mobil, sehingga mereka tidak dapat melarikan diri dari suasana menyeramkan sampai akhir kunjungan." jelas Iwana.

Iwana mendapatkan ide tersebut setelah berjuang dengan serangkaian pembatalan oleh para pengunjung karena wabah virus corona.

"Tiket untuk rumah hantu bergaya konvensional dibatalkan dan kami kehilangan sekitar 80 persen klien kami." ujarnya.

Menurut sang produser Kenta Iwana, rumah hantu dengan format baru ini dinilai lebih menakutkan daripada rumah hantu biasanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Kebiasaan Makan Tak Sesuai Adat Jepang, Pria Ini Kena Marah Istrinya

Punya Kebiasaan Makan Tak Sesuai Adat Jepang, Pria Ini Kena Marah Istrinya

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 18:15 WIB

3 Kisah Turis Jepang di Indonesia: Dipalak Polisi Hingga Puji Toilet Soetta

3 Kisah Turis Jepang di Indonesia: Dipalak Polisi Hingga Puji Toilet Soetta

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 18:55 WIB

Kondisi Fisik Jadi Alasan Ayaka Takahashi Pensiun Jelang Olimpiade

Kondisi Fisik Jadi Alasan Ayaka Takahashi Pensiun Jelang Olimpiade

Sport | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 18:30 WIB

Terkini

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:02 WIB

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB