PBB: Lockdown Covid-19 Mempersulit Pergerakan ISIS

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Selasa, 25 Agustus 2020 | 11:44 WIB
PBB: Lockdown Covid-19 Mempersulit Pergerakan ISIS
Ilustrasi ISIS. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Kebijakan lockdown dan pembatasan sosial ketat diberbagai negara telah mengurangi ancaman serangan dari kelompok ISIS. Hal itu disampaikan seorang pejabat Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Senin (24/8/2020).

Sayangnya, menyadur Channel News Asia (CNA), Selasa (25/8/2020), keadaan itu berbanding terbalik dengan situasi yang terjadi di Irak dan Suriah, di mana dua negara itu terus dilanda serangan dari kelompok militan ISIS.

Vladimir Voronkov, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Penanggulangan Terorisme, mengakui lockdown dan pembatasan sosial cukup mengurangi pergerakan militan ISIS terutama di luar dua negara yang disebutkan.

"Langkah-langkah untuk meminimalkan penyebaran COVID-19, seperti penguncian dan pembatasan pergerakan, tampaknya telah mengurangi risiko serangan teroris di banyak negara," kata Voronkov.

Dia tidak merinci negara mana, tetapi ISIS telah mengklaim serangan di negara-negara mulai dari Prancis hingga Filipina.

Voronkov mengatakan dampak pandemi pada perekrutan dan keuangan grup tidak jelas, meskipun ancaman kejahatan dunia maya sebagai sumber pendanaan telah meningkat.

Faktor itu, kata Voronkov, disebabkan karena lebih banyak orang yang aktif menggunakan internet selama adanya pembatasan sosial terkait Covid-19.

Dia menambahkan ada bukti militan ISIS berkumpul kembali di zona konflik seperti Irak dan Suriah. Pejuang mereka diperkirakan masih berjumlah 10.000 orang di dua negara tersebut.

Namun untuk saat ini, pihak berwenang belum melihat indikasi yang jelas dari perubahan strategi di bawah pemimpin baru Amir Mohammed Said Abd al-Rahman al-Mawla, yang menggantikan Abu Bakar al-Baghdadi setelah kematiannya dalam serangan pasukan khusus AS pada bulan Oktober.

baca juga

Seorang mantan perwira di tentara Saddam Hussein, Mawla bergabung dengan barisan Al-Qaeda setelah invasi AS ke Irak dan penangkapan Hussein pada tahun 2003, menurut think-tank Counter Extremism Project (CEP).

Voronkov juga memberikan informasi terbaru tentang kegiatan kelompok itu di tempat lain, mengatakan ISIS memiliki sekitar 3.500 pejuang di Afrika Barat, dan terus membangun hubungan dengan kelompok jihadis lokal.

Di Libya, jumlah militan ISIS hanya mencapai ratusan orang. Namun, kelompok ekstrimis itu tetap dianggap sebagaiancaman bagi negara tersebut.

"Mereka juga memiliki kapasitas untuk melancarkan serangan yang menghancurkan di beberapa bagian Afghanistan, meskipun beberapa pemimpin telah ditangkap dan sebagian wilayahnya hilang, kata Voronkov.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

20.000 Kasus Baru, Spanyol Catat Rekor Infeksi Covid-19 Terbanyak di Eropa

20.000 Kasus Baru, Spanyol Catat Rekor Infeksi Covid-19 Terbanyak di Eropa

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 11:37 WIB

Suntik Vaksin Covid-19 Bersama Ridwan Kamil, Kapolda: Saya Sudah Siap

Suntik Vaksin Covid-19 Bersama Ridwan Kamil, Kapolda: Saya Sudah Siap

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2020 | 11:05 WIB

32 Orang di Pasar Kemis Tangerang Positif Corona, Banyak Kerja di Jakarta

32 Orang di Pasar Kemis Tangerang Positif Corona, Banyak Kerja di Jakarta

Banten | Selasa, 25 Agustus 2020 | 10:51 WIB

Gawat, Kematian karena Virus Corona di Asia Tenggara Tembus 10.000

Gawat, Kematian karena Virus Corona di Asia Tenggara Tembus 10.000

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 10:40 WIB

Menurut Survei, Dokter Temukan 5 Gejala Umum Usai Pulih dari Covid-19

Menurut Survei, Dokter Temukan 5 Gejala Umum Usai Pulih dari Covid-19

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

Pemerintah Finalisasi Pendidikan Gratis PAUD hingga Kuliah, Kriteria Penerima Belum Jelas

Pemerintah Finalisasi Pendidikan Gratis PAUD hingga Kuliah, Kriteria Penerima Belum Jelas

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?

Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?

Sumsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Laga Panas 2 Kartu Merah, Persib Bandung Tundukkan Cong Viettel 1-0

Laga Panas 2 Kartu Merah, Persib Bandung Tundukkan Cong Viettel 1-0

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Banten | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:39 WIB

×