Menteri Erick Thohir: Vaksin Covid-19 Nanti Ada yang Gratis dan Berbayar

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Kamis, 27 Agustus 2020 | 14:44 WIB
Menteri Erick Thohir: Vaksin Covid-19 Nanti Ada yang Gratis dan Berbayar
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. [ANTARA FOTO/Adam Bariq]

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara yang juga Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Tohir, mengatakan pemerintah menyiapkan dua jenis vaksin corona.

Pertama, vaksin covid-19 yang bersifat gratis. Vaksin corona gratis itu untuk masyarakat miskin berdasarkan data BPJS Kesehatan.

Selain vaksin gratis, lanjut Erick, pemerintah juga menyediakan vaksin covid-19 berbayar untuk orang kaya atau mampu secara perekonomian.

"Usulan program vaksin ada dua, vaksin bantuan pemerintah, di mana melalui budget APBN dan data BPJS Kesehatan, nanti ada istilahnya vaksin gratis. Itu diharapkan ada awal tahun depan," kata Erick dalam paparannya saat rapat di Komisi IX DPR, Kamis (27/8/2020).

Erick menjelaskan, vaksin corona untuk orang mampu akan dipungut bayaran, agar mengurangi beban APBN.

"Anggaran terus melebar, pemasukan negara juga rentan, kami mengusulkan bila memungkinan untuk masyarakat bisa membayar vaksin mandiri. Itu untuk yang mampu," ujar Erick.

"Jadi yang terdata di BPJS Kesehatan tapi dengan tingkat daya beli tertentu, harus mandiri. Ini upaya untuk menekan cashflow pemerintah," sambungnya.

Sebelumnya, Erick mengatakan vaksin covid-19 yang kini dikembangkan antara perusahaan asal Indonesia dengan sejumlah perusahaan luar negeri, memiliki sistem vaksinasi dua kali.

Sistem vaksinasi dua kali itu dilakukan baik untuk yang hasil kerja sama dengan Sinovac maupun  PT Kimia Farma - G42 Healthcare Holdings asal Uni Emirat Arab (UEA).

baca juga

"Baik Sinovac dan G-42 konsep vaksinasinya adalah dua kali. Kapasitas dari UEA ada 220 juta. Tapi komitmen hari ini untuk 2020 adalah 10 juta vaksin. Tahun 2021 ada 50 juta vaksin," kata dia.

"Jadi kalau diakumulasi dari kerja sama UEA maupun China, kita akan mendapatkan 30 juta vaksin di 2020," kata Erick.

Erick mengatakan, dengan konsep dua kali vaksinasi maka otomatis satu orang membutuhkan dua dosis vaksin.

Dengan begitu, dari jumlah vaksin yang tersedia 30 juta dibagi menjadi dua, maka total jumlah orang yang divaksinasi tahun ini hanya 15 juta orang.

Ia sekaligus menekankan bahwa vaksin yang dikembangkan itu tidak bersifat selamanya.

Vaksin yang disuntikan hanya bertahan dalam jangka waktu tertentu, sehingga vaksinan perlu dilakukan kembali secara berkala.

"Untuk tahun 2021 sendiri, total komitmen ini kita masih merancang ada yang 290 juta sampai 340 juta. Kami tekankan ada dua kali dosis penyuntikan dengan jeda dua minggu. Sebagai catatan vaksin untuk Covid-19 yang ditemukan hari ini jangkanya masih 6 bulan sampai 2 tahun. Jadi bukan vaksin yang disuntik selamanya."

Erick berujar, dari hasil konfirmasi terakhir dengan pihak terkait, diketahui vaksin Covid-19 itu dapat disuntikan kepada remaja hingga dewasa usia 18 - 59 tahun.

"Tapi usia di atas 59 sudah bisa menerima vaksin dan sekarang terus dikembangkan vaksin untuk 18 tahun ke bawah termasuk anak-anak. Ini masih ada prosesnya," kata Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Berharap Vaksin Corona Segera Ditemukan Demi Ekonomi Bangsa

Sri Mulyani Berharap Vaksin Corona Segera Ditemukan Demi Ekonomi Bangsa

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2020 | 14:25 WIB

Vaksin Covid-19 Tak Bertahan Lama, Dosisnya 2 Kali Suntik per Orang

Vaksin Covid-19 Tak Bertahan Lama, Dosisnya 2 Kali Suntik per Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 13:26 WIB

4 Tahap dan Cara Pemberian Vaksin Virus Corona ke Relawan

4 Tahap dan Cara Pemberian Vaksin Virus Corona ke Relawan

Health | Rabu, 26 Agustus 2020 | 17:36 WIB

Mau Disuntik Virus Corona Sinovac, Ini Aktivitas Ridwan Kamil

Mau Disuntik Virus Corona Sinovac, Ini Aktivitas Ridwan Kamil

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2020 | 16:13 WIB

Gejala Apa yang Dialami 110 Relawan usai 2 Pekan Disuntik Vaksin Covid-19?

Gejala Apa yang Dialami 110 Relawan usai 2 Pekan Disuntik Vaksin Covid-19?

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2020 | 14:02 WIB

Badan Anggaran DPR Dukung Penuh Vaksin Corona Karya Anak Bangsa

Badan Anggaran DPR Dukung Penuh Vaksin Corona Karya Anak Bangsa

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 05:51 WIB

Ridwan Kamil Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac Selasa 25 Agustus

Ridwan Kamil Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac Selasa 25 Agustus

Jabar | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:10 WIB

Indonesia Akan Dipasok 40 Juta Vaksin Corona Sinovac Asal China

Indonesia Akan Dipasok 40 Juta Vaksin Corona Sinovac Asal China

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 09:58 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×