Effendi Buhing Pejuang Tanah Adat Ditangkap, Jansen Sitindaon Sindir Jokowi

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:46 WIB
Effendi Buhing Pejuang Tanah Adat Ditangkap, Jansen Sitindaon Sindir Jokowi
Ketua Masyarakat Adat Laman Kinipan Effendi Buhing dijemput paksa oleh aparat Polda Kalimantan Tengah pada Rabu (26/8/2020) siang. [Tangkapan layar Grup Facebook Save Kinipan]

Suara.com - Kabar ditangkapnya Effendi Buhing atas tuduhan pembakaran pos pantau api milik PT SML mendapat komentar dari berbagai pihak, salah satunya Jansen Sitindaon.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat tersebut ikut buka suara melalui akun Twitter pribadinya pada Kamis (27/8/2020).

"Sudah 1x24 jam belum ya? Apa kabar dan gimana status Pak Effendi Buhing hari ini? Semoga hukum diterapkan secara adil dan benar untuk beliau," tulis Jansen Sitindaon.

"Baru saja kemarin Presiden pakai baju adat sebagai simbol keberpihakan negara pada masyarakat adat. Jangan sampai sesaat saja simbol dan realitas itu gugur," sambungnya.

Jansen Sitindaon Angkat Bicara Soal Penangkapan Effendi Buhing. (Twitter @jansen_jsp).
Jansen Sitindaon Angkat Bicara Soal Penangkapan Effendi Buhing. (Twitter @jansen_jsp).

Sebagaimana diketahui, Jokowi memang beberapa kali tampak mengenakan pakaian adat dalam beberapa acara.

Dalam acara Upacara HUT ke-75 RI misalnya, Jokowi mengenakan busana adat Kabupaten Timur Tengah Selatan, NTT.

Sejumlah warganet menganggap dipilihnya busana adat ini sejatinya merupakan simbol keperpihakan negara pada masyarakat adat.

Namun, Jansen Sitindaon dalam unggahannya menyinggung akan hal tersebut. Ia berharap agar simbol dan realita keberpihakan negara pada masyarakat adat tidak luntur.

Hingga tulisan ini dibuat, unggahan Jansen Sitindaon telah diretweets lebih dari 300 kali dan disukai oleh lebih dari 1.100 pengguna Twitter. Tidak hanya itu, sejumlah warganet pun ikut menimpali unggahan ini.

Sebagian warganet menilai baju adat yang dikenakan oleh pejabat terkadang hanya sekadar bentuk simbol saja, berbanding terbalik dengan realita yang ada dimana masyarakat adat dianggap sering menerima perlakuan tidak adil.

"Bang, heran juga kalau para pejabat-pejabat petinggi negeri suka sangat pakai baju adat-adat kalau ada acara kenegaraan. Kayaknya hanya sebagai etalase doang ya bang. Kebanyakan juga tanah adat yang digusur demi kepentingan kebun sawit, yang tidak mempedulikan kelestarian hutan," tutur seorang warganet.

Atas kasus yang menimpa Effendi Buhing, Ketua Masyarakat Adat Laman Kinipan ini, publik berharap agar di Indonesia masih ada keadilan untuk mereka (masyarakat adat).

"Mudah-mudahan masih ada keadilan," ujar @biebbayhaqi.

Effendi Buhing Disebut Dalangi Aksi Bakar Pos PT SML

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Hendra Rochmawan mengungkapkan bahwa penangkapan terhadap Effendi Buhing berdasarkan tiga laporan polisi yang dibuat oleh PT Sawit Mandiri Lestari (SML).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Effendi Buhing Ditangkap, Walhi: Jokowi Jangan Cuma Gimmick Pakai Baju Adat

Effendi Buhing Ditangkap, Walhi: Jokowi Jangan Cuma Gimmick Pakai Baju Adat

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:06 WIB

Usai Polisi Tangkap Effendi Buhing, Ini Sentilan Walhi ke Jokowi

Usai Polisi Tangkap Effendi Buhing, Ini Sentilan Walhi ke Jokowi

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 15:51 WIB

Pasca Ketua Adat Ditangkap Polisi, Warga Adat Kinipan Ngaku Sering Diteror

Pasca Ketua Adat Ditangkap Polisi, Warga Adat Kinipan Ngaku Sering Diteror

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 13:53 WIB

Terkini

Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja, Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial

Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja, Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:06 WIB

Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?

Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:06 WIB

Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok

Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:00 WIB

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:46 WIB

Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!

Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:42 WIB

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:37 WIB

Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi

Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:31 WIB

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:25 WIB

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:10 WIB

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:03 WIB