Paling Banyak dalam Sejarah, United Airlines PHK 2.850 Pilot

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 18:33 WIB
Paling Banyak dalam Sejarah, United Airlines PHK 2.850 Pilot
Ilustrasi bandara. (Shutterstock)

Suara.com - Maskapai penerbangan Amerika, United Airlines melakukan PHK pada 2.850 pilot mereka secara bertahap. Menyadur CNBC News pada Jumat (28/08/2020), ini adalah PHK pilot paling banyak sepanjang sejarah.

Keputusan ini terpaksa diambil jika pemerintah tidak memperpanjang paket bantuan untuk membantu maskapai ini menutupi gaji karyawan selama enam bulan ke depan.

Memo PHK yang dibagikan pada karyawan ini juga dibagikan pada media. Tertulis bahwa PHK akan dilakukan dalam tiga tahap.

Pertama, sebanyak 1.747 pilot akan dipangkas pada 1 Oktober, diikuti oleh 572 lainnya pada akhir bulan, lalu 531 pilot pada 30 November.

Ilustrasi pilot dalam kokpit. (Shutterstock)
Ilustrasi pilot dalam kokpit. (Shutterstock)

"Penting untuk dicatat bahwa jumlah kami didasarkan pada permintaan perjalanan saat ini untuk sisa tahun ini dan jadwal penerbangan yang kami antisipasi, yang terus berubah dengan kebangkitan COVID-19 di wilayah di seluruh AS," tulis United di memo.

Jika dibandingkan maskapai kompetitor di Amerika, penerbangan internasional United sangat terpuruk hingga diperkirakan butuh waktu lebih lama untuk pulih.

Sebut saja maskapai Delta Air Lines yang sudah memangkas 1.900 pilot mereka sedangkan American Airlines yang merumahkan 1.600 pilot selama pandemi.

Maskapai Unted Airlines sudah menerima USD 25 miliar dana stimulus dari pemerintah AS pada bulan Maret. Uang ini untuk menutupi gaji dan melindungi pekerjaan hingga bulan September.

Ketika uang stimulus habis tanpa pemulihan, maskapai penerbangan dan serikat pekerja melobi Washington untuk USD 25 miliar lagi, tapi pembicaraan terhenti karena Kongres telah berjuang untuk mencapai kesepakatan tentang paket bantuan virus corona yang lebih luas.

Sebelumnya pada bulan Juli, perusahaan manufaktur pesawat asal Prancis, Airbus melakukan PHK pada 15 ribu karyawannya. Mengutip BBC, Rabu (1/7/2020) Airbus akan memberhentikan 1.700 karyawan di Inggris.

Airbus secara global memiliki 134.000 karyawan dengan 10 persen di antaranya berada di Inggris.

PHK Airbus di Inggris meliputi divisi pesawat terbang komersial, dengan lokasi kerja di Broughton dan Filton.

Airbus akan berkomunikasi dengan serikat pekerja sebelum menentukan jumlah karyawan yang diberhentikan di masing-masing lokasi kerja.

Maskapai penerbangan berbiaya rendah Inggris, EasyJet juga mengumumkan PHK 2.000 karyawan, sedangkan maskapai Prancis-Belanda, Air France-KLM akan memberhentikan 6.500 karyawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AirAsia Rugi Hingga Rp 3,4 Triliun Imbas Corona

AirAsia Rugi Hingga Rp 3,4 Triliun Imbas Corona

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2020 | 07:39 WIB

Cerita Pilot Pertama yang Terbangkan Pesawat N-250 Gatotkaca, Rasanya Mulus

Cerita Pilot Pertama yang Terbangkan Pesawat N-250 Gatotkaca, Rasanya Mulus

Jogja | Kamis, 27 Agustus 2020 | 07:25 WIB

Diminta Pindah Kursi oleh Pria Super Religius, Wanita Ini Gugat Maskapai

Diminta Pindah Kursi oleh Pria Super Religius, Wanita Ini Gugat Maskapai

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 18:13 WIB

Terkini

Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah

Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:27 WIB

Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum

Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:21 WIB

Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!

Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:19 WIB

Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah

Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:13 WIB

Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok

Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:06 WIB

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:02 WIB

Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini

Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:00 WIB

Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal

Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:54 WIB

Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal

Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:50 WIB

Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka

Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:39 WIB