Menteri ATR/BPN Ingatkan Jajarannya untuk Melayani Masyarakat

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 01 September 2020 | 12:08 WIB
Menteri ATR/BPN Ingatkan Jajarannya untuk Melayani Masyarakat
Menteri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil. (Dok : ATR/BPN)

Suara.com - Menteri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil mengingatkan jajarannya untuk melayani masyarakat. Menurutnya, keinginan untuk terus memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat harus ditunjang dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang baik pula.

"Melayani itu idealnya ada prinsip 'apa yang bisa saya bantu.' Kita harus melayani, jangan dilayani. Tugas kita ke depan adalah menciptakan zero tunggakan. Ini perlu mobilisasi resource dan perbaikan. Selain itu dalam melayani, perlu ada attitude, semua masyarakat kita layani. Tidak melihat latar belakangnya," katanya, saat membuka "Internalisasi Nilai-Nilai Kementerian ATR/BPN:  Melayani, Profesional, Terpercaya," di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (31/8/2020).

"Internalisasi Nilai-Nilai Kementerian ATR/BPN:  Melayani, Profesional, Terpercaya," di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (31/8/2020). (Dok : ATR/BPN)
"Internalisasi Nilai-Nilai Kementerian ATR/BPN:  Melayani, Profesional, Terpercaya," di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (31/8/2020). (Dok : ATR/BPN)

Ia mengatakan, hal ini menjadi latar belakang utama Kementerian ATR/BPN dalam menetapkan kultur organisasi, yang merupakan langkah awal dalam mengisi pembangunan kualitas SDM untuk mendukung menciptakan kantor layanan masyarakat menjadi lebih baik.

"Kita perkenalkan kultur organisasi, yakni melayani, profesional serta tepercaya," ujarnya.

Kementerian ATR/BPN merupakan penyedia infrastruktur untuk kegiatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Melalui tata ruang, dapat tercipta pembangunan nasional yang harmonis dan aspek pertanahan dapat menjamin adanya investasi.

Saat ini, peran pertanahan sangat terasa melalui pengadaan tanah, terutama dalam pembangunan jalan tol, kawasan industri serta fasilitas umum.

"Ini merupakan tanggung jawab kita dan jika kita melaksanakan tugas secara benar, maka persoalan akan bisa kita atasi," ungkap Sofyan.

Pelaksanaan tugas secara benar perlu ditunjang oleh sikap melayani, profesional serta tepercaya.

Pegawai yang profesional adalah pegawai yang bekerja sesuai aturan. Pegawai yang tepercaya adalah yang menjadi bagian dari penyelesaian masalah.

"Saya sadari, masih ada kekurangan dan ini terus kita perbaiki. Pesan saya, nilai-nilai ini agar dapat diresapi, ditanamkan dalam diri kita masing-masing serta agar jadi value bersama," ujar Sofyan.

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto mengatakan, nilai kementerian penting karena untuk mendukung visi dan misi Kementerian ATR/BPN. Ia memberikan analogi rumah.

"Visi dan misi itu merupakan atapnya. Ini didukung oleh tiga pilar, yakni sistem, sumber daya manusianya serta program Kementerian ATR/BPN. Ketiga pilar ini berdiri di atas value atau nilai kementerian, yakni melayani, profesional dan terpercaya," katanya.

"Dalam menunjang pegawai ATR/BPN yang profesional, kita perlu menciptakan pegawai yang memiliki kemampuan, skill, dapat berkomunikasi dengan baik, bertanggung jawab, jujur dan berintegritas. Untuk mendukung menunjang organisasi yang melayani dan terpercaya, nantinya kita akan menuju ke zero defect," tambahnya.

Kegiatan lokakarya ini diikuti oleh 90 orang yang hadir langsung di tempat kegiatan. Mereka adalahWakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN (Wamen ATR/Waka BPN), para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta para Agen Perubahan Kementerian ATR/BPN.

Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh Kakanwil BPN Provinsi se-Indonesia dan para Kakantah seluruh Indonesia melalui video conference.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masa Pandemi, Sofyan Djalil : Masyarakat Jadi Peduli Pola Hidup Sehat

Masa Pandemi, Sofyan Djalil : Masyarakat Jadi Peduli Pola Hidup Sehat

News | Selasa, 01 September 2020 | 11:53 WIB

Kumpulkan Kepala Daerah Jawa Barat Bahas Jabodetabek - Punjur

Kumpulkan Kepala Daerah Jawa Barat Bahas Jabodetabek - Punjur

News | Senin, 27 Juli 2020 | 21:00 WIB

Menteri ATR :Jabodetabek-Punjur Bisa Jadi Kawasan Metropolitan

Menteri ATR :Jabodetabek-Punjur Bisa Jadi Kawasan Metropolitan

News | Minggu, 14 Juni 2020 | 09:25 WIB

Covid-19, Sofyan Djalil Pastikan Pembebasan Lahan Infrastruktur Tetap Jalan

Covid-19, Sofyan Djalil Pastikan Pembebasan Lahan Infrastruktur Tetap Jalan

News | Sabtu, 18 April 2020 | 10:00 WIB

ATR BPN dan Polri Berhasil Selamatkan Rp 85 Miliar dari Kasus Mafia Tanah

ATR BPN dan Polri Berhasil Selamatkan Rp 85 Miliar dari Kasus Mafia Tanah

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 12:52 WIB

Ibu Kota Baru Negara Banyak Lubang Bekas Tambang, Ini Kata Menteri ATR

Ibu Kota Baru Negara Banyak Lubang Bekas Tambang, Ini Kata Menteri ATR

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2020 | 20:41 WIB

Terkini

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:52 WIB

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!

Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:05 WIB

Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!

Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:50 WIB

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:50 WIB

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:30 WIB

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB