Boris Johnson Bikin Akun LinkedIn Setelah Isu Mundur dari Perdana Menteri

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 02 September 2020 | 21:21 WIB
Boris Johnson Bikin Akun LinkedIn Setelah Isu Mundur dari Perdana Menteri
Ilustrasi LinkedIn. [Shutterstock]

Suara.com - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson membuat akun 'profesional' LinkedIn yang membuat banyak orang bertanya-tanya tentang maksud dan tujuannya.

Menyadur Metro pada Rabu (02/09/2020), Boris mengatakan akun LinkedIn itu dibuat untuk kebutuhan profesional karena ia harus terhubung langsung dengan para pengusaha.

Downing Street juga membenarkan hal itu. Mereka mengatakan, penting bagi Boris Johnson untuk terlibat langsung dengan kalangan bisnis dan pekerja demi pemulihan ekonomi dari pandemi virus corona.

Kondisi sesaat setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dinyatakan positif terjangkit virus corona. (Foto: AFP)
Kondisi sesaat setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dinyatakan positif terjangkit virus corona. (Foto: AFP)

"Anda bisa melihat campuran konten tertulis dan video dari PM yang akan mempromosikan bisnis Inggris, pekerjaan dan pengumuman ekonomi," jelas pernyataan dari juru bicara resmi PM Inggris.

"Dan juga (akun LinkedIn) merinci beberapa kunjungan dan keterlibatan PM dengan bisnis," lanjut juru bicara yang sama sembari menyebut pemimpin lainnya yang memiliki akun LinkedIn.

"Saya pikir sejumlah pemimpin lain juga ada di LinkedIn saat ini - saya pikir Presiden [Prancis] (Emmanuel) Macron dan Perdana Menteri [Kanada] (Justin) Trudeau, misalnya. Mantan PM Inggris David Cameron juga ada di LinkedIn.

Akun LinkedIn Boris Johnson ini cukup menyita perhatian karena muncul bertepatan dengan isu dirinya yang akan mundur sebagai Perdana Menteri Inggris.

Pekan lalu, Sir Humphry Wakefield mengatakan bahwa Boris Johnson sedang dalam proses keluar dari posisi perdana menteri karena memiliki masalah kesehatan setelah sembuh dari Covid-19, menurut The Times.

Namun, Boris Johnson membantah dan berkata "Jika ada, jauh lebih baik karena saya telah menurunkan berat badan. "Tidak cukup, tapi aku telah kehilangan setidaknya satu setengah pon."

"Saya hanya ingin memberi tahu Anda bahwa saya sekarang ada di LinkedIn. Bisnis dari semua ukuran sangat penting bagi negara ini dan saya ingin terhubung lebih langsung dengan Anda saat kami membangun kembali dengan lebih baik," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Boris Johnson Sarankan Warganya untuk Diet agar Tidak Mudah Tertular Corona

Boris Johnson Sarankan Warganya untuk Diet agar Tidak Mudah Tertular Corona

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 09:06 WIB

Sambil Pakai Masker, Ratusan Warga London Protes Penggunaan Masker

Sambil Pakai Masker, Ratusan Warga London Protes Penggunaan Masker

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 08:55 WIB

Jadi Ayah, PM Inggris Boris Johnson Juga Konsultasi Online dengan Bidan

Jadi Ayah, PM Inggris Boris Johnson Juga Konsultasi Online dengan Bidan

News | Minggu, 19 Juli 2020 | 23:21 WIB

Terkini

Apresiasi Harga BBM Tak Naik, Komisi VI DPR Sebut Presiden Prabowo Siap Hadapi Dinamika Global

Apresiasi Harga BBM Tak Naik, Komisi VI DPR Sebut Presiden Prabowo Siap Hadapi Dinamika Global

News | Rabu, 01 April 2026 | 14:11 WIB

Amsal Sitepu Divonis Bebas dari Dakwaan Korupsi, Sahroni Ingatkan Penegak Hukum: Harus Buka Hati

Amsal Sitepu Divonis Bebas dari Dakwaan Korupsi, Sahroni Ingatkan Penegak Hukum: Harus Buka Hati

News | Rabu, 01 April 2026 | 14:09 WIB

Parkir Ganda dan Jukir Liar di Blok M Square: Pengelola Akui Sudah Ditertibkan, Tapi Kerap Kembali

Parkir Ganda dan Jukir Liar di Blok M Square: Pengelola Akui Sudah Ditertibkan, Tapi Kerap Kembali

News | Rabu, 01 April 2026 | 14:03 WIB

Andre Rosiade Ungkap Strategi Rahasia Prabowo sehingga Harga BBM Tak Naik

Andre Rosiade Ungkap Strategi Rahasia Prabowo sehingga Harga BBM Tak Naik

News | Rabu, 01 April 2026 | 13:57 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Prabowo Didesak Kecam AS-Israel dan Tarik Diri dari BoP

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Prabowo Didesak Kecam AS-Israel dan Tarik Diri dari BoP

News | Rabu, 01 April 2026 | 13:54 WIB

Menlu Iran Tantang AS, Sebut Serangan Darat Tak Akan Terjadi

Menlu Iran Tantang AS, Sebut Serangan Darat Tak Akan Terjadi

News | Rabu, 01 April 2026 | 13:49 WIB

PBB Minta Israel Batalkan UU Hukuman Mati Warga Palestina

PBB Minta Israel Batalkan UU Hukuman Mati Warga Palestina

News | Rabu, 01 April 2026 | 13:47 WIB

Lebaran Gaya Sultan, Wamenhub Suntana Ungkap Lonjakan Order Jet Pribadi di Tengah Konflik Global

Lebaran Gaya Sultan, Wamenhub Suntana Ungkap Lonjakan Order Jet Pribadi di Tengah Konflik Global

News | Rabu, 01 April 2026 | 13:20 WIB

Tembok TPS Pasar Induk Kramat Jati Roboh Diterjang Gunungan Sampah, Warga: Takut Ambruk Lagi

Tembok TPS Pasar Induk Kramat Jati Roboh Diterjang Gunungan Sampah, Warga: Takut Ambruk Lagi

News | Rabu, 01 April 2026 | 13:08 WIB

KPK Periksa Pengusaha Rokok Jatim Martinus Suparman dalam Kasus Suap Bea Cukai

KPK Periksa Pengusaha Rokok Jatim Martinus Suparman dalam Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:58 WIB