AS Tolak Kapas dan Tomat Impor dari Xinjiang karena Dugaan Kerja Paksa

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 09 September 2020 | 16:33 WIB
AS Tolak Kapas dan Tomat Impor dari Xinjiang karena Dugaan Kerja Paksa
Presiden AS Donald Trump. [AFP]

Suara.com - Amerika kembali menekan China dan menolak impor tomat dan kapas dari Provinsi Xinjiang. Menyadur New York Times, Rabu (09/09/2020) keputusan ini merujuk pada dugaan kerja paksa saat proses produksi.

Selain tomat dan kapas, Pejabat Bea Cukai dan perlindungan perbatasan AS atau CBP juga mengumumkan lima larangan impor lainnya yang melibatkan pelanggaran kerja paksa Xinjiang.

"Kami memiliki bukti yang masuk akal tetapi tidak konklusif bahwa ada risiko kerja paksa dalam rantai pasokan yang terkait dengan tekstil kapas dan tomat yang keluar dari Xinjiang," kata Asisten Komisaris Eksekutif CBP Brenda Smith.

"Kami akan terus melakukan penyelidikan kami untuk mengisi celah itu."

Presiden Amerika Serikat  Donald Trump . [Foto / AFP]
Presiden Amerika Serikat Donald Trump . [Foto / AFP]

Ini adalah langkah tegas yang belum pernah diambil oleh CBP sebelumnya dan diduga akan memicu ketegangan antara dua raksasa ekonomi dunia tersebut.

"Perintah Pembebasan Penahanan" memungkinkan CBP untuk menahan pengiriman berdasarkan kecurigaan keterlibatan kerja paksa di bawah undang-undang AS.

Aturan ini sudah lama berlaku dan bertujuan untuk memerangi perdagangan manusia, pekerja anak dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya.

Pemerintahan Donald Trump menggalakkan aturan ini pada China atas perlakuannya terhadap Muslim Uighur di Xinjiang.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan memiliki laporan yang dapat dipercaya bahwa 1 juta Muslim telah ditahan di kamp-kamp di wilayah tersebut, tempat mereka ditempatkan untuk bekerja.

baca juga

Namun China membantah penganiayaan terhadap Uighur dan mengatakan kamp-kamp itu adalah pusat pelatihan kejuruan yang diperlukan untuk melawan ekstremisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Perketat Impor Sepeda

Pemerintah Perketat Impor Sepeda

Foto | Rabu, 02 September 2020 | 16:36 WIB

Marak Impor Sepeda, Mendag Beri Aturan Baru

Marak Impor Sepeda, Mendag Beri Aturan Baru

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2020 | 14:19 WIB

Serukan Boikot Impor Produk AS, Pemimpin Iran Posting Cuitan Pakai iPhone

Serukan Boikot Impor Produk AS, Pemimpin Iran Posting Cuitan Pakai iPhone

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 16:22 WIB

Terkini

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB