Ustaz Abdul Somad Blak-blakan Soal Alasannya Ogah Jadi Presiden

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Minggu, 13 September 2020 | 12:05 WIB
Ustaz Abdul Somad Blak-blakan Soal Alasannya Ogah Jadi Presiden
Ustaz Abdul Somad memberikan keterangan pers di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (21/8). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Ustaz Abdul Somad, Pendakwah kondang Indonesia blak-blakan soal alasannya tidak mau maju pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 mendatang. Ia mengaku tidak punya niatan untuk menjadi Pemimpin Negara Indonesia.

Padahal Ustaz Abdul Somad atau UAS sendiri disebut-sebut telah dijagokan oleh sejumlah pihak untuk maju pada Pilpres 2024 mendatang.

Dalam saluran YouTube TaufiqTV pada Rabu (12/8/2020), Ustaz Abdul Somad mengungkapkan alasan kenapa dirinya enggan menjadi presiden.

Ternyata, hal tersebut bertentangan dengan amanat yang pernah diberikan oleh sang kakek.

Menurut penuturan UAS, sejak kecil, kakek-kakeknya telah berpesan agar dirinya mendalami ilmu agama. Oleh sebab itu, dia kemudian enggan masuk ke dalam dunia perpolitikan.

Tangkapan Layar Pengakuan Ustaz Abdul Somad Ogah Jadi Presiden (YouTube/@TaufiqTV).
Tangkapan Layar Pengakuan Ustaz Abdul Somad Ogah Jadi Presiden (YouTube/@TaufiqTV).

"Saya ini bukan ustaz jadi-jadian. Nih, saya kasih tahu. Saya dari kecil memang sudah dipesangkan datuk-datuk saya, 'cucuku yang ini mesti sekolah agama', yang lain mau jadi dokter, mau jadi pengacara, mau jadi jaksa, mau jadi hakim, mau jadi polisi, mau jadi tentara. Tapi saya memang dipesankan untuk harus sekolah agama," tutur UAS, dikutip suara.com pada Minggu (13/9/2020).

Lebih lanjut lagi, Ustaz Abdul Somad mengaku rasanya mustahil mengkhianati amanat kakek-kakeknya tersebut. Lagi pula, saat ini sudah beredar sejumlah nama yang dirasa akan maju sebagai kandidat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden untuk Pilpres 2024 nanti.

Ustaz Abdul Somad menuturkan jika hendak memilih presiden beserta wakilnya, baiknya memilih yang sudah ada saja. Menurut UAS, banyak yang lebih hebat dari dirinya.

Tidak hanya itu, Ustaz Abdul Somad mengaku bahwa dia akan selamanya bergelut dalam bidang keagaamaan dan akan sampai mati menjadi seorang ustaz. Kalau pun dia harus berhenti ceramah dari majelis satu ke majelis lainnya, dia telah memiliki niatan untuk mengajar anak-anak mengaji saja.

"Jangan sakit hati, banyak lagi yang lebih mantap dan hebat. Saya sampai mati jadi ustaz," tegasnya.

Dilansir dari hops.id - jaringan suara.com, Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya pernah mengatakan bahwa dirinya menilai Ustaz Abdul Somad memiliki bekal untuk maju menjadi salah satu kandidat Capres Indonesia.

Pasalnya, Ustaz Abdul Somad memiliki pengikut setia yang telah tersebar di berbagai daerah. Kelebihannya tersebut akan semakin sempurna jika ia menguasai komunikasi politik dengan benar.

"Tentu saja ranah agama dan politik dalam proses berkompetensi dan kontentasi adalah dua hal yang berbeda. Hanya saja preferensi itu penting, media sosial itu memang pentung, dan mereka cukup kuat. Nah kemudian sejauh apa modal sosial yang telah kuat tersebut mampu menjadi semakin kokoh ketika ditransfer menjadi modal politik," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biar Lebih Selamat, Puan Maharani Baiknya Ikuti Saran UAS Ini Saja

Biar Lebih Selamat, Puan Maharani Baiknya Ikuti Saran UAS Ini Saja

News | Rabu, 09 September 2020 | 13:03 WIB

Raih Sejuta Subscribers, UAS Beri Pesan Menohok Buat Haters

Raih Sejuta Subscribers, UAS Beri Pesan Menohok Buat Haters

News | Kamis, 03 September 2020 | 18:55 WIB

MANTAP! Giring Siap Tantang Prabowo di Pilpres 2024

MANTAP! Giring Siap Tantang Prabowo di Pilpres 2024

News | Kamis, 03 September 2020 | 13:47 WIB

Terkini

Sampah Popok Meningkat di Jepang, Bisakah Daur Ulang Jadi Solusi?

Sampah Popok Meningkat di Jepang, Bisakah Daur Ulang Jadi Solusi?

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:11 WIB

Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital

Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:07 WIB

Israel Ketakutan AS-Iran Sepakat Damai, Tel Aviv Nekat Siapkan Serangan Darurat

Israel Ketakutan AS-Iran Sepakat Damai, Tel Aviv Nekat Siapkan Serangan Darurat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:48 WIB

Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas

Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:32 WIB

Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully

Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:09 WIB

KPK Buka Suara Soal Tahanan 'Naik-Turun' Status: Ini Alasan Pengalihan Penahanan Eks Menteri Agama

KPK Buka Suara Soal Tahanan 'Naik-Turun' Status: Ini Alasan Pengalihan Penahanan Eks Menteri Agama

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:09 WIB

Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026

Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:04 WIB

Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz

Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:46 WIB

AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal

AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:27 WIB

Kala Prabowo Temui Rakyat di Permukiman Kumuh Bantaran Rel Senen

Kala Prabowo Temui Rakyat di Permukiman Kumuh Bantaran Rel Senen

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:21 WIB