Ditemukan ASF, Jepang hingga China Tangguhkan Impor Daging Babi dari Jerman

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 14 September 2020 | 14:24 WIB
Ditemukan ASF, Jepang hingga China Tangguhkan Impor Daging Babi dari Jerman
Ilustrasi babi, binatang yang diyakini para ilmuwan bisa dijadikan inkubator organ tubuh manusia (Shutterstock).

Suara.com - Jepang menangguhkan impor daging babi dan babi hidup dari Jerman setelah ditemukan flu babi Afrika pada babi hutan di Jerman timur.

Menyadur Channel News Asia, Kementerian Pertanian Jepang menyampaikan penangguhan tersebut mulai Jumat (11/9/2020) setelah ditemukan kasus flu babi Afrika (ASF) pada babi hutan di Jerman bagian timur.

Tindakan penangguhan impor tersebut bertujuan untuk mencegah penularan penyakit itu, kata kementerian pertanian Jepang dalam sebuah pernyataan.

Menurut data kementerian, Jepang telah impor daging babi sebanyak 40.240 ton dari Jerman tahun lalu, sekaligus menyumbang 3,3 persen dari total impor Jepang sebesar 1,2 juta ton daging.

Jepang tidak mengimpor babi hidup pada tahun 2019, turun drastis sejak tahun 2018.

Jerman mengonfirmasi pada hari Kamis bahwa flu babi Afrika (ASF) telah ditemukan pada babi hutan yang mati di dekat perbatasannya dengan Polandia.

Pihak berwenang di negara bagian Brandenburg, Jerman, mengarantina area sepanjang 15 km di sekitar tempat babi hutan ditemukan untuk mencari lebih banyak hewan mati dan juga membatasi pergerakan hewan ternak.

Penyakit ini tidak berbahaya bagi manusia tetapi berakibat fatal bagi babi dan wabah besar-besaran di China, penghasil daging babi terbesar di dunia, telah memusnahkan ratusan juta babi.

Penemuan flu tersebut mengancam ekspor daging babi ke China dari produsen daging babi terbesar di Eropa, yang bernilai 1,2 miliar dolar ( Rp 17,9 triliun) tahun lalu.

Importir besar daging babi seperti China sering memberlakukan larangan impor dari negara-negara tempat ditemukannya ASF, meskipun hanya pada hewan liar.

Ilustrasi babi hutan. [Shutterstock]
Ilustrasi babi hutan. [Shutterstock]

"Perhatian sekarang tertuju pada apakah negara pengimpor, terutama China, memberlakukan pembatasan impor pada daging babi Jerman," kata Andre Schaefer dari pialang komoditas Kaackterminhandel GmbH.

"China khususnya adalah pelanggan penting bagi Jerman. Jika larangan impor diberlakukan, kita bisa melihat harga daging babi tertekan di Jerman," katanya.

Ekspor daging babi Jerman ke pasar China dan Jepang kemungkinan besar akan terhenti bersama dengan Korea Selatan, kata asosiasi industri daging Jerman VDF.

Asosiasi mengatakan importir Asia adalah pembeli penting produk daging babi yang tidak populer di Eropa seperti kaki, telinga, ekor dan tulang.

Penghentian ekspor akan mencegah produk ini dijual sebagai makanan dan "akan memiliki pengaruh yang kuat pada aliran produk di pasar daging babi".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramah Kantong, Nih Ada Promo Menarik dari 5 Restoran Jepang Kesayanganmu!

Ramah Kantong, Nih Ada Promo Menarik dari 5 Restoran Jepang Kesayanganmu!

Lifestyle | Minggu, 13 September 2020 | 15:45 WIB

Harga Yamaha NMAX di Jepang Bikin Melongo, Tembus Rp 50 Jutaan

Harga Yamaha NMAX di Jepang Bikin Melongo, Tembus Rp 50 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 12 September 2020 | 14:08 WIB

Pesanannya Diantar Pria Kekar, Layanan di Restoran Sushi Ini Bikin Salfok

Pesanannya Diantar Pria Kekar, Layanan di Restoran Sushi Ini Bikin Salfok

Lifestyle | Kamis, 10 September 2020 | 14:05 WIB

Terkini

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:53 WIB

WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN

WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:39 WIB

KDM dan Ahmad Luthfi Ketawa Bareng di Jakarta, Netizen Kena Prank Medsos?

KDM dan Ahmad Luthfi Ketawa Bareng di Jakarta, Netizen Kena Prank Medsos?

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:36 WIB

BGN Klarifikasi Konten Viral Susu 'Makan Bergizi Gratis' Dijual di Minimarket

BGN Klarifikasi Konten Viral Susu 'Makan Bergizi Gratis' Dijual di Minimarket

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:35 WIB

Buntut Kasus Amsal, Kajari Karo Terancam Pidana! Safaruddin DPR: Abaikan Perintah Hakim

Buntut Kasus Amsal, Kajari Karo Terancam Pidana! Safaruddin DPR: Abaikan Perintah Hakim

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:35 WIB

Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Dikuras Hacker, Pelaku Pesta Sabu Saat Ditangkap!

Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Dikuras Hacker, Pelaku Pesta Sabu Saat Ditangkap!

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:17 WIB