Cari Aktor Intelektual Penusuk Syekh Ali Jaber, FPI: Ini Sudah Perang

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 14 September 2020 | 22:27 WIB
Cari Aktor Intelektual Penusuk Syekh Ali Jaber, FPI: Ini Sudah Perang
Syekh Ali Jaber ditusuk. (ist)

Suara.com - Front Pembela Islam (FPI) meminta seluruh Komando Laskar Islam melakukan pengamanan bagi seluruh ulama mulai dari kediaman, pasca kejadian penusukan terhadap Syeikh Ali Jaber. Selain itu, mereka juga diminta memburu aktor intelektual penusukan tersebut karena menganggap sudah dalam kondisi perang.

Juru bicara FPI Munarman mengatakan Komando Laskar Islam diminta untuk menggali seluruh informasi terkait pelaku berinisial AA tersebut. Mulai dari identitas diri, keluarga, lingkungannya, hingga menemukan aktor yang menyuruh si pelaku.

"Kalau sudah mendapatkan informasi lakukan qishas sampai ke aktor intelektualnya. Ini sudah dalam kondisi perang," kata Munarman saat dihubungi Suara.com, Senin (14/9/2020).

Karena menganggap seperti kondisi perang, maka menurutnya hukum yang berlaku pun hukum perang.

Dengan begitu, Munarman meminta agar seluruh laskar untuk tidak takut melindungi para ulama.

"Maka yang berlaku adalah hukum perang. Jangan ragu dan bimbang untuk melindungi para ulama. Sikat habis mereka (aktor intelektual) sampai ke akar-akarnya dan ke kepala-kepalanya," ujarnya.

Dari sisi lain, Munarman menilai kalau tindakan menyerang ulama itu dilakukan oleh kaum komunis.

Munarman mengemukakan kalau modus pembunuhan itu biasa dilakukan oleh golongan komunis ekasila dan trisila. Hal itu dibuktikannya dengan peristiwa serupa yang terjadi beberapa kali, yakni pada tahun 1948, 1965, 1998, dan 2019 saat menjelang kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres).

Munarman menganggap kaum komunis selalu melakukan pembunuhan sambil menyertakan pengalihan isu seperti dukun santet hingga setan desa. Seolah sudah dirancang, pelaku yang tertangkap pun bakal disebut sebagai orang gila.

"Ini modus lama (komunis). Umat Islam sudah paham dengan permainan yang begini," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Syekh Ali Jaber, Pendakwah Korban Penusukan

Profil Syekh Ali Jaber, Pendakwah Korban Penusukan

News | Senin, 14 September 2020 | 22:05 WIB

Badan Koordinasi Mubaligh Kecam Keras Penusukan Syekh Ali Jaber

Badan Koordinasi Mubaligh Kecam Keras Penusukan Syekh Ali Jaber

News | Senin, 14 September 2020 | 21:42 WIB

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Din Syamsuddin Minta Jokowi Turun Tangan

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Din Syamsuddin Minta Jokowi Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2020 | 21:27 WIB

Syekh Ali Jaber Ditusuk, FPI: Ini Modus Kaum Komunis

Syekh Ali Jaber Ditusuk, FPI: Ini Modus Kaum Komunis

News | Senin, 14 September 2020 | 21:04 WIB

Syekh Ali Jaber Ditusuk Lagi Ceramah, Dude Harlino Minta Ulama Dilindungi

Syekh Ali Jaber Ditusuk Lagi Ceramah, Dude Harlino Minta Ulama Dilindungi

Entertainment | Senin, 14 September 2020 | 20:45 WIB

Ditusuk Saat Ceramah, LPSK Persilahkan Syeikh Ali Jaber Ajukan Perlindungan

Ditusuk Saat Ceramah, LPSK Persilahkan Syeikh Ali Jaber Ajukan Perlindungan

News | Senin, 14 September 2020 | 20:24 WIB

Terkini

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:20 WIB

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:05 WIB

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:34 WIB

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26 WIB

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:10 WIB

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:40 WIB

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:12 WIB

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB