Said Didu: Ahok Baru Ahok Kalau Kontroversial, Kalau Tidak Sudah Ganti Nama

Dany Garjito, Hernawan

Kamis, 17 September 2020 | 15:47 WIB
Said Didu: Ahok Baru Ahok Kalau Kontroversial, Kalau Tidak Sudah Ganti Nama
Said Didu Tanggapi Keluhan Ahok (YouTube/Talk Show tvOne).

Suara.com - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu ikut menanggapi kritik yang dilontarkan oleh Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait kinerja internal dalam BUMN.

Kritik tersebut disampaikan Said Didu dalam acara Indonesia Businees Forum yang ditayangkan oleh TvOne pada Rabu (16/9/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Said Didu menyebut Ahok adalah sosok yang penuh dengan kontroversi.

"Ahok itu baru Ahok kalau kontroversial," ungkap Said Didu.

"Kalau tidak kontroversial udah ganti nama dia," lanjutnya.

Said Didu Tanggapi Keluhan Ahok (YouTube/Talk Show tvOne).
Said Didu Tanggapi Keluhan Ahok (YouTube/Talk Show tvOne).

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN ini mengaku bahwa dirinya mengikuti apa saja pernyataan Ahok. Menurutnya, ada satu hal yang unik dari semuanya. Pasalnya, hal yang dikeluhkan Ahok sejatinya menjadi tanggung jawabnya sendiri.

"Ini [yang dikritik Ahok] tugas dia semua, jadi seakan-akan Ahok mengeluh, dia tak mampu melaksanakan tugasnya dan itu disampaikan ke publik," kata Said.

Lebih lanjut lagi, Said Didu pun tampak mempertanyakan apakah ke depannya Ahok akan memperbaiki semuanya atau justru malah memilih untuk menyerah dan angkat tangan saja.

"Jadi pertanyaan saya apakah dia mau memperbaiki atau sudah angkat tangan?" ujarnya.

baca juga

Bagaimana tidak, menurut Said Didu semua yang dikatakan oleh Ahok adalah bagian dari tugas seorang komisaris. Said juga mencontohkan salah satu keluhan Ahok yang mengatakan bahwa direksi sering datang kepada menteri.

"Seperti umpamanya dia menyatakan kalau direksi sering ke menteri, itu tugas komisaris, bukan direksi. Kalau perlu komisaris ke presiden," tegasnya.

Selain itu, Said Didu juga menuturkan apa saja tugas yang semestinya juga dilakukan oleh Ahok selaku Komut Pertamina.

"Tugas Ahok itu ada empat, ke Presiden, DPR, Menteri ESDM, Menteri Keuangan menagih utang, dll. Loh itu tugas dia tetapi tidak dilaksanakan," sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mantan pejabat BUMN ini juga menegaskan bahwa tugas ke dalam tubuh Pertamina seharusnya juga menjadi kendali Ahok. Oleh sebab itu, ia lantas kembali bertanya soal kapasitas yang dimiliki oleh Komisaris Utama Pertamina itu.

"Saya membayangkan apa yang dikemukakan Ahok itu adalah rapat internal komisaris dan direksi, membahas sesuatu dan Ahok menyampaikan usulan, tetapi bocor," duga Said.

"Jadi usulan pribadi dia bocor ke publik, itu kaya cari gara-gara gitu lah," sambungnya.

Lebih dalam lagi, Said Didu menyebut Ahok tidak bisa mengendalikan tugas ke dalam dan tidak sanggup melakukan wewenang keluar.

"Ahok ini tidak bisa mengendalikan ke dalam dan melobby keluar," jelasnya.

"Ahok sebenarnya sudah menyerah atau ada tujuan lain gitu. Saya membacanya sih dia sudah menyerah sehingga memohon pertolongan publik," tuturnya.

Ahok Kritik Direksi Pertamina

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengeluarkan banyak pernyataan pedas mengenai Pertamina yang diunggah dalam akun Youtube POIN.

Ahok blak-blakan bicara soal buruknya tata kelola di PT Pertamina (Persero).

Menjabat sejak 22 November 2019, Ahok mengaku sering geleng-geleng kepala dengan berbagai kebijakan direksi Pertamina.

Keputusan bisnis Pertamina seringkali tidak masuk akal dalam kalkulasi bisnis.

Akibatnya, menurut Ahok, Pertamina harus menanggung utang yang jumlahnya cukup besar. Dia mencontohkan, kebijakan manajemen Pertamina yang rajin mengakuisisi sumur minyak di luar negeri.

Pembelian ladang minyak dilakukan dengan utang.

“Sudah ngutang 16 miliar dollar AS, tiap kali otaknya minjam duit terus, saya sudah kesal ini. Minjam duit terus, mau akuisisi terus,” terang Ahok seperti dikutip dari tayangan yang diunggah akun Youtube POIN dilihat pada Rabu 16 September 2020.

Diungkapkan Ahok, selain secara hitungan bisnis kurang menguntungkan, Pertamina sebaiknya fokus mengeksplorasi ladang minyak di dalam negeri.

“Saya bilang tidak berpikir untuk eksplorasi, kita masih punya 12 cekungan yang berpotensi punya minyak, punya gas. Ngapain di luar negeri? Ini jangan-jangan ada komisi ini, beli-beli minyak ini,” ucap Ahok.

Jengkel soal kilang minya,  pria yang kini akrab disapa BTP ini kemudian berujar, contoh temuannya yang lain soal ketidakefisienan Pertamina yakni soal pembangunan kilang minyak.

Dirinya masih meminta penjelasan kenapa banyak kilang baru yang belum juga dibangun.

Padahal, lanjut dia, sudah ada beberapa investor yang serius patungan bisnis dengan Pertamina.

Selain itu, Ahok juga membeberkan kalau posisinya di Pertamina juga seringkali dipermasalahkan. Alasannya, karena keberadaannya mengganggu keharmonisan dalam perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahok Bukan Bongkar Aib Pertamina, Tapi untuk Berantas Mafia Migas

Ahok Bukan Bongkar Aib Pertamina, Tapi untuk Berantas Mafia Migas

Bisnis | Kamis, 17 September 2020 | 14:37 WIB

Jarang yang Tahu, Koleksi Kendaraan Ahok Lebih Mentereng dari Erick Thohir

Jarang yang Tahu, Koleksi Kendaraan Ahok Lebih Mentereng dari Erick Thohir

Otomotif | Kamis, 17 September 2020 | 14:58 WIB

Usai Mengkritik Pertamina, Ahok Temui Erick Thohir

Usai Mengkritik Pertamina, Ahok Temui Erick Thohir

News | Kamis, 17 September 2020 | 15:14 WIB

Terkini

5 Sunscreen Merek Lokal untuk Kulit Sensitif, Cegah Iritasi dan Kulit Kemerahan

5 Sunscreen Merek Lokal untuk Kulit Sensitif, Cegah Iritasi dan Kulit Kemerahan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:28 WIB

Peringatan! Cadangan Minyak Dunia Menipis saat AS - Iran Perang Lagi

Peringatan! Cadangan Minyak Dunia Menipis saat AS - Iran Perang Lagi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:27 WIB

Di Tengah Hilirisasi Nikel, Perempuan Pulau Obi Menemukan Jalan Baru Gerakkan Ekonomi

Di Tengah Hilirisasi Nikel, Perempuan Pulau Obi Menemukan Jalan Baru Gerakkan Ekonomi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:27 WIB

Kuasa Hukum Sebut Kasus Santri Terbakar Tak Ada Unsur Kesengajaan

Kuasa Hukum Sebut Kasus Santri Terbakar Tak Ada Unsur Kesengajaan

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:25 WIB

Intip Wisma Terapung Asian Games 2026, Tempat Menginap Tim Indonesia

Intip Wisma Terapung Asian Games 2026, Tempat Menginap Tim Indonesia

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:23 WIB

Kelangkaan Pertalite Meluas, ESDM Turunkan Tim Usut Masalah Distribusi BBM

Kelangkaan Pertalite Meluas, ESDM Turunkan Tim Usut Masalah Distribusi BBM

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:20 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:20 WIB

Mimpi Jadi Raksasa Semikonduktor: Mampukah Indonesia Lepas dari Candu Batu Bara?

Mimpi Jadi Raksasa Semikonduktor: Mampukah Indonesia Lepas dari Candu Batu Bara?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:18 WIB

ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI, AI Lokal yang Pangkas Penetration Testing Jadi Hitungan Jam

ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI, AI Lokal yang Pangkas Penetration Testing Jadi Hitungan Jam

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:16 WIB

Kenapa Moisturizer Bikin Wajah Kusam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Moisturizer Bikin Wajah Kusam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:14 WIB

×